"Lagi sibuk ya..?" suara pak Budi membuyarkan pikiranku yang dari tadi sedang membaca tausyiah-tausyiah islami di WA.
"Owh, ngga. Ini mau siap-siap ngajar ngaji bapak-bapak." jawabku, sambil bergegas keluar kamar.
"Ada yang bisa saya bantu pak?" tanyaku ke pak Budi.
"Ini ada teman dari Al-w****a ingin bertemu. Beliau adalah salah satu leader di perusahaan kami .." jawab dia dengan nada sedikit pelan.
"Owh begitu.." jawabku.
"Rupanya, pak budi masih ingin merekrutku sebagai agennya. Kali ini beliau mendatangkan seorang seniornya bahkan leader, agar aku berhasil di rekrut, setelah bulan yang lalu beliau tidak berhasil merekrut secara langsung." Pikirku dalam hati.
***
Bulan yang lalu, pak budi pernah mengajakku ke acara seminar yang diadakan oleh perusahaan yang dia ikuti, dan dia mencoba mengajakku untuk ikut hadir dan mendaftar sebagai agen di perusahaannya, namun waktu itu aku tidak bisa, karena bersamaan dengan agenda yang sudah ada.
***
"Tapi pak, saat ini aku harus bimbing tahsin bapak-bapak" ujar saya.
"Kalau begitu, abis isya saja ustadz" jelas pak budi.
"Baik pak, insya Allah." sayapun meng iyakan.
***
Pak budi bersama temannya ikut kegiatan tahsin yang biasa saya adakan bersama jamaah bapak-bapak setiap habis maghrib.
***
Adzan isyapun tiba, tandanya saya harus menutup kegiatan tahsin ini dan bersiap-siap untuk imam isya. Dan pak budi bersama temannya ikut juga berjamaah di belakang saya. Hingga selesai sholat isya, mereka berdua masih setia menunggu saya menghampirinya.
***
"Assalamu'alaikum.." saya menghampiri pak budi dan temannya yang dari tadi menunggu di ruang tengah masjid.
"'Alaikum salam.." merekapun menjawab salam saya.
"Bagaimana pak? Ada yang bisa saya bantu..?" tanya saya.
Temannya pak budi yang tak lain seniornya di al-w****a, mulai menjelaskan maksud dan tujuannya ingin bersilaturrahim dengan saya.
Usut punya usut, akhirnya ia utarakan bahwa ia ingin mengajak/merekrut saya sebagai salah satu agennya. Sejak awal, saya sudah paham. Dan saya sudah siapkan penangkalnya. Hehe. Karena saya tahu betul, untuk menjadi agennya perlu proses yang lumayan. Entah biaya, kerjaan bertambah, waktu saya harus rela dibagi, dll. Dan itu saya belum bisa, mengingat sudah tidak ada waktu lagi untuk hal-hal seperti itu.
"Sebelumnya saya ucapkan mohon maaf dan terima kasih atas penawarannya. Untuk saat ini, saya belum bisa menerima tawaran bapak. Kenapa? Karena saat ini saya sudah menjadi Agen di perusahaan Insan Mulia, yang bergerak di bidang umroh dan haji, ada travel juga, aneka herbal juga banyak. Insya Allah di Insan Mulia semuanya ada, tinggal saya jalani saja." jelas saya.
"Dan jujur saja, semua program dan produk di Insan Mulia, belum sepenuhnya saya jalani, mengingat berbenturan dengan aktivitas rutin disini. Jadi saat ini saya hanya fokus di Marketing umroh dan haji saja. Sisanya, ya sambil jalan saja." lanjut saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar