Seorang Imam sholat, lupa melanjutkan ayat. Wajar. Kan manusia. Bukan malaikat.
Imam Masjidil Haram saja pernah lupa. Kan beliau juga manusia. Bukan malaikat.
Kalau Imam benar, ikuti. Kalau lupa, ya kasih tau. Kalau salah, ya ingatkan.
Begitu pun pemimpin kita. Ya, pemimpin apa saja. Entah negara, provinsi, kabupaten, kecamatan, sekolah, pesantren, bahkan keluarga. Kalau benar, ikuti dan taati. Kalau salah dan keliru, kasih tau dan ingatkan. Bukan dihujat, dicela, digunjing, dicemooh, karena hal seperti itu tidak dapat merubah. Catat. Sepakat?
Yang begini perlu dijelaskan, kadang orang kalau ngomong asal jeplak. Mungkin sebelum ngomong ngga baca bismillah dulu. Jadi ngga tertata dengan baik.
Untuk apa sibuk mencela sana sini. Itu tidak membantu merubah keadaan. Ingatkan, kasih tau, tegur dengan cara yang baik, dan lain-lain.
Sekian dulu. Nanti kita nyambung lagi. Thanks for all
Senin, 18 April 2016
Suka dan Duka
Suka dan Duka
============
_LH_
2 hari yang lalu, saya merasakan suka duka yang teramat dalam. Suka duka yang berkaitan dengan para hafidz al-Quran. Ya, tentang hamba Allah yang senantiasa dekat dengan Al-Quran.
Disebut suka, karena saya merasa bangga dan bahagia, bahkan saaangat bahagia. Kenapa? KarenA, ada seorang Hafidz al-Quran termuda se-Indonesia, yang telah mengharumkan Tanah Air tercinta lewat ajang musabaqah hifdzil Quran tingkat internasional yang diadakan di negara timur tengah sana. Hafidz cilik asal Indonesia ini, berhasil membawa nama Indonesia pada urutan ke 3 tingkat Internasional. Bukan nasional, provinsi, kota ataupun lainnya. Tapi, In-ter-na-sio-nal.
Artinya apa? Artinya, Indonesia itu keren. Indonesia itu negara yang layak dihormati, mengingat banyak prestasi yang dimiliki negeri ini. Ya, banyak sekali prestasi anak bangsa, yang harus mendapatkan apresiasi. Jangan sampai kita melihat sisi negatif negara kita, sehingga menutup semua kebaikan-kebaikan yang ada padanya. Tapi, mari kita lihat sisi positifnya, sisi baiknya. Agar kita selalu berpandangan baik dan berpikir baik. Insya Allah nasib pun membaik.
Adapun duka, saya teramat berduka, ketika mendengar kabar tentang seorang ulama hafidz al-Quran, Imam Masjid di Tanah Suci, yang suaranya sering diputar di Masjid Masjid, mushola-mushola, majlis ta'lim, dan di berbagai kegiatan keislaman lainnya di tanah air khususnya, dan di berbagai penjuru dunia umumnya, namun beliau kemarin lusa harus berpulang ke rahmatullah. Allahummaghfirlahu warhamhu.
Ulama yang saya maksud adalah Syaikh Dr. Muhammad Ayyub, seorang imam Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sabtu, 16 April 2016 menghembuskan nafas terakhirnya. Dua kota suci Mekah dan Madinah pun berduka. Kedua kota itu dibanjiri jutaan orang yang ingin mengurus dan mengantarkan jenazah beliau (semoga Allah menerima iman dan islamnya).
Jujur, ketika saya mendengar kabar duka itu dari salah seorang teman yang bermukim di Madinah, seolah saya kaget dan tak percaya. Betapa tidak, suaranya sering saya dengarkan menjelang adzan subuh berkumandang, biasanya yang sering memutarkan murottalnya adalah seorang marbot Masjid. Namun kini nama Syaikh Muhammad Ayyub yang memiliki bacaan Quran yang teramat tartil, syahdu, merdu dan dapat menggetarkan jiwa, hanya tinggal kenangan.
Semoga beliau ditempatkan di syurgaNya yang penuh kenikmatan...
Amiiin ya Robbal 'alamiin...
๐Lukmanul Hakim,
(yang tengah di ambang suka dan duka)
============
_LH_
2 hari yang lalu, saya merasakan suka duka yang teramat dalam. Suka duka yang berkaitan dengan para hafidz al-Quran. Ya, tentang hamba Allah yang senantiasa dekat dengan Al-Quran.
Disebut suka, karena saya merasa bangga dan bahagia, bahkan saaangat bahagia. Kenapa? KarenA, ada seorang Hafidz al-Quran termuda se-Indonesia, yang telah mengharumkan Tanah Air tercinta lewat ajang musabaqah hifdzil Quran tingkat internasional yang diadakan di negara timur tengah sana. Hafidz cilik asal Indonesia ini, berhasil membawa nama Indonesia pada urutan ke 3 tingkat Internasional. Bukan nasional, provinsi, kota ataupun lainnya. Tapi, In-ter-na-sio-nal.
Artinya apa? Artinya, Indonesia itu keren. Indonesia itu negara yang layak dihormati, mengingat banyak prestasi yang dimiliki negeri ini. Ya, banyak sekali prestasi anak bangsa, yang harus mendapatkan apresiasi. Jangan sampai kita melihat sisi negatif negara kita, sehingga menutup semua kebaikan-kebaikan yang ada padanya. Tapi, mari kita lihat sisi positifnya, sisi baiknya. Agar kita selalu berpandangan baik dan berpikir baik. Insya Allah nasib pun membaik.
Adapun duka, saya teramat berduka, ketika mendengar kabar tentang seorang ulama hafidz al-Quran, Imam Masjid di Tanah Suci, yang suaranya sering diputar di Masjid Masjid, mushola-mushola, majlis ta'lim, dan di berbagai kegiatan keislaman lainnya di tanah air khususnya, dan di berbagai penjuru dunia umumnya, namun beliau kemarin lusa harus berpulang ke rahmatullah. Allahummaghfirlahu warhamhu.
Ulama yang saya maksud adalah Syaikh Dr. Muhammad Ayyub, seorang imam Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sabtu, 16 April 2016 menghembuskan nafas terakhirnya. Dua kota suci Mekah dan Madinah pun berduka. Kedua kota itu dibanjiri jutaan orang yang ingin mengurus dan mengantarkan jenazah beliau (semoga Allah menerima iman dan islamnya).
Jujur, ketika saya mendengar kabar duka itu dari salah seorang teman yang bermukim di Madinah, seolah saya kaget dan tak percaya. Betapa tidak, suaranya sering saya dengarkan menjelang adzan subuh berkumandang, biasanya yang sering memutarkan murottalnya adalah seorang marbot Masjid. Namun kini nama Syaikh Muhammad Ayyub yang memiliki bacaan Quran yang teramat tartil, syahdu, merdu dan dapat menggetarkan jiwa, hanya tinggal kenangan.
Semoga beliau ditempatkan di syurgaNya yang penuh kenikmatan...
Amiiin ya Robbal 'alamiin...
๐Lukmanul Hakim,
(yang tengah di ambang suka dan duka)
Rabu, 13 April 2016
Hikmah diPHK
๐LH
Pagi tadi, Allah izinkan saya menyimak secara langsung obrolan santai pak Bachtiar Nashir bersama narasumber lainnya, terkait hikmah diPHK melalui sebuah acara yang disiarkan di salah satu tv swasta.
Menurut beliau, PHK adalah langkah awal menuju perubahan yang lebih baik. Ya, lebih baik. Saya ulang lagi, LE-BIH BA-IK.
Betapa banyak para buruh yang uring-uringan, tidak terima, protes, dan melakukan apresiasi lainnya ketika mendapati dirinya di PHK. Padahal sebenarnya, Allah sedang mempersiapkan yang lebih baik jika kita mau merenungkan dan berintrospeksi diri.
PHK bukanlah akhir dari segalanya. Tapi awal dari kesuksesan kita. Bukannya, Allah telah menitipkan banyak nikmat kepada kita, hamba-Nya? Agar kita dapat menggunakan nikmat itu dengan sebaik-baiknya. Allah telah menitipkan akal, yang dengan akal itu kita diperintahkan untuk berfikir, bagaimana caranya agar bangkit dari keterpurukan. Tak terkecuali PHK.
Bukan hanya PHK, ujian apapun yang membuat kita terpuruk, dan kita merasa tidak mampu untuk bangkit lagi, maka berpikirlah bagaimana caranya agar bisa bangkit kembali menuju yang lebih baik. Seperti yang disabdakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa orang yang beruntung adalah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin. Jika kemarin hidup kita ancur, berantakan, belum berhasil, maka sebisa mungkin hari ini harus lebih baik.
Lakukan apa yang bisa. Dan lakukanlah yang terbaik...
Sekian, semoga bermanfaat.
Salam semangat selalu. Dari sahabatmu, Lukmanul Hakim
Jakarta, 13 April 2016
Pagi tadi, Allah izinkan saya menyimak secara langsung obrolan santai pak Bachtiar Nashir bersama narasumber lainnya, terkait hikmah diPHK melalui sebuah acara yang disiarkan di salah satu tv swasta.
Menurut beliau, PHK adalah langkah awal menuju perubahan yang lebih baik. Ya, lebih baik. Saya ulang lagi, LE-BIH BA-IK.
Betapa banyak para buruh yang uring-uringan, tidak terima, protes, dan melakukan apresiasi lainnya ketika mendapati dirinya di PHK. Padahal sebenarnya, Allah sedang mempersiapkan yang lebih baik jika kita mau merenungkan dan berintrospeksi diri.
PHK bukanlah akhir dari segalanya. Tapi awal dari kesuksesan kita. Bukannya, Allah telah menitipkan banyak nikmat kepada kita, hamba-Nya? Agar kita dapat menggunakan nikmat itu dengan sebaik-baiknya. Allah telah menitipkan akal, yang dengan akal itu kita diperintahkan untuk berfikir, bagaimana caranya agar bangkit dari keterpurukan. Tak terkecuali PHK.
Bukan hanya PHK, ujian apapun yang membuat kita terpuruk, dan kita merasa tidak mampu untuk bangkit lagi, maka berpikirlah bagaimana caranya agar bisa bangkit kembali menuju yang lebih baik. Seperti yang disabdakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa orang yang beruntung adalah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin. Jika kemarin hidup kita ancur, berantakan, belum berhasil, maka sebisa mungkin hari ini harus lebih baik.
Lakukan apa yang bisa. Dan lakukanlah yang terbaik...
Sekian, semoga bermanfaat.
Salam semangat selalu. Dari sahabatmu, Lukmanul Hakim
Jakarta, 13 April 2016
Selasa, 12 April 2016
Investasi Ghaib
Bismillah...
Izinkan saya bercerita tentang investasi ghaib.
Sejak ribuan tahun silam, telah ditemukan jamu manjur 4-in-1:
1⃣Jamu Tolak Bala
2⃣Jamu Galian Rezeki
3⃣Jamu Enteng Jodoh
4⃣Jamu Sehat Perkasa
Jamu apa itu? Yap, itulah sedekah. Kita boleh menyebutnya derma, donasi, sumbangan, pemberian, atau apa saja. Yang jelas ianya sangat berkhasiat untuk:
1⃣Menolak Bala
2⃣Memudahkan Rezeki
3⃣Memudahkan Jodoh
4⃣Memelihara Kesehatan
Betul sekali, inilah jamu segala jamu. Nikmat kan? ๐. Enaknya lagi, dengan jor-joran bersedekah, kita pun akan 'dijamu' oleh Allah di dunia dan akhirat kelak.
Kalau boleh ngelantur, dalam perdukunan mungkin ada istilah ilmu penglaris, penangkal, dan pemikat. Menurut kami, tidak perlulah kita repot repot dengan itu semua. Malu. Cukuplah sedekah sebagai penglaris, penangkal, dan pemikat. Nah, lebih baik lagi, kalau sedekah itu diracik dengan shalat dhuha dan tahajjud. Wah, betul-betul berkhasiat.
Omong-omong, kita masih ingat dengan lagu ini? "Balonku ada lima. Rupa-rupa warnanya. Merah, kuning, kelabu, merah muda dan biru. Meletus balon hijau. Darrr!" Coba perhatikan baik baik warna balon-balon tsb. Kan cuma ada lima warna. Kok tiba tiba ada warna hijau...? Jangan-jangan yang hijau bukan balon. Jangan-jangan yang hijau itu tabung gas. Hehehe...
Beginilah hidup di negara berkembang. Rakyat main petasan, pemerintah main tabung, dan teroris main bom. He he. Maksud kami, bala dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja. Lalu gimana cara mencegahnya? Yang jelas, itu mutlak wewenang Allah. Yang jelas pula, sedekah merupakan salah satu upaya manusia yang diizinkan Allah untuk memperkecil kemungkinan terjadinya bala. Ini sesuai dengan sabda Nabi, "Bersegeralah sedekah, sebab bala tidak pernah mendahului sedekah."
Dengan kata lain, sedekah itu dapat menjadi:
1⃣Bankir pribadi, karena memudahkan keuangan kita
2⃣Dokter pribadi, karena memelihara kesehatan kita
3⃣Bodyguard pribadi, karena memelihara kita dari bala
4⃣Asisten pribadi, karena memudahkan urusan-urusan kita
Dan tentunya, sedekah hanyalah sebuah washilah (perantara) untuk meraih semua itu, dan pada hakikatnya kekuasaan Allah lah yang memberikan semua itu.
Sekian, semoga bermanfaat....
Semoga Allah berikan kita rahmat...
Barokallahu fiikum...
__________
Sumber: Buku Percepatan Rezeki & 7 Keajaiban Rezeki, karya Ippho Santosa, dengan sedikit pengeditan agar tidak terkesan menggurui, melainkan berbagi.
Izinkan saya bercerita tentang investasi ghaib.
Sejak ribuan tahun silam, telah ditemukan jamu manjur 4-in-1:
1⃣Jamu Tolak Bala
2⃣Jamu Galian Rezeki
3⃣Jamu Enteng Jodoh
4⃣Jamu Sehat Perkasa
Jamu apa itu? Yap, itulah sedekah. Kita boleh menyebutnya derma, donasi, sumbangan, pemberian, atau apa saja. Yang jelas ianya sangat berkhasiat untuk:
1⃣Menolak Bala
2⃣Memudahkan Rezeki
3⃣Memudahkan Jodoh
4⃣Memelihara Kesehatan
Betul sekali, inilah jamu segala jamu. Nikmat kan? ๐. Enaknya lagi, dengan jor-joran bersedekah, kita pun akan 'dijamu' oleh Allah di dunia dan akhirat kelak.
Kalau boleh ngelantur, dalam perdukunan mungkin ada istilah ilmu penglaris, penangkal, dan pemikat. Menurut kami, tidak perlulah kita repot repot dengan itu semua. Malu. Cukuplah sedekah sebagai penglaris, penangkal, dan pemikat. Nah, lebih baik lagi, kalau sedekah itu diracik dengan shalat dhuha dan tahajjud. Wah, betul-betul berkhasiat.
Omong-omong, kita masih ingat dengan lagu ini? "Balonku ada lima. Rupa-rupa warnanya. Merah, kuning, kelabu, merah muda dan biru. Meletus balon hijau. Darrr!" Coba perhatikan baik baik warna balon-balon tsb. Kan cuma ada lima warna. Kok tiba tiba ada warna hijau...? Jangan-jangan yang hijau bukan balon. Jangan-jangan yang hijau itu tabung gas. Hehehe...
Beginilah hidup di negara berkembang. Rakyat main petasan, pemerintah main tabung, dan teroris main bom. He he. Maksud kami, bala dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja. Lalu gimana cara mencegahnya? Yang jelas, itu mutlak wewenang Allah. Yang jelas pula, sedekah merupakan salah satu upaya manusia yang diizinkan Allah untuk memperkecil kemungkinan terjadinya bala. Ini sesuai dengan sabda Nabi, "Bersegeralah sedekah, sebab bala tidak pernah mendahului sedekah."
Dengan kata lain, sedekah itu dapat menjadi:
1⃣Bankir pribadi, karena memudahkan keuangan kita
2⃣Dokter pribadi, karena memelihara kesehatan kita
3⃣Bodyguard pribadi, karena memelihara kita dari bala
4⃣Asisten pribadi, karena memudahkan urusan-urusan kita
Dan tentunya, sedekah hanyalah sebuah washilah (perantara) untuk meraih semua itu, dan pada hakikatnya kekuasaan Allah lah yang memberikan semua itu.
Sekian, semoga bermanfaat....
Semoga Allah berikan kita rahmat...
Barokallahu fiikum...
__________
Sumber: Buku Percepatan Rezeki & 7 Keajaiban Rezeki, karya Ippho Santosa, dengan sedikit pengeditan agar tidak terkesan menggurui, melainkan berbagi.
Senin, 04 April 2016
Pesan Untuk Para Pedagang
Oleh: Lukman
Jika rezeki menghampirimu...
Sambutlah dengan baik rezekimu...
Jangan kau malas-malasan...
Jangan kau ogah-ogahan...
Apa lagi sampai memperlihatkan...
wajah yang tak nyaman...
Jika demikian yang kau lakukan...
Maka tak heran, rezeki pun susah didapatkan...
Rezeki pergi menjauh, karena kau tidak memperlakukannya dengan sopan...
Rezeki yang baik itu datangnya dari Allah yang Maha Rahman...
Dan hanya diberikan kepada orang orang yang beriman..
Karenanya, sambutlah dengan baik, wahai kawan...
Satu lagi aku pesankan...
Bersedekahlah dengan senyuman...
Sapaan...
Dan candaan yang tidak berlebihan...
Agar mereka merasa nyaman...
Dan terus menerus berlangganan...
Dari jauh aku mendoakan...
Semoga perniagaanmu diberi kelancaran...
Kemudahan...
Dan keberkahan...
Salam dari sahabatmu Lukman...
Jika rezeki menghampirimu...
Sambutlah dengan baik rezekimu...
Jangan kau malas-malasan...
Jangan kau ogah-ogahan...
Apa lagi sampai memperlihatkan...
wajah yang tak nyaman...
Jika demikian yang kau lakukan...
Maka tak heran, rezeki pun susah didapatkan...
Rezeki pergi menjauh, karena kau tidak memperlakukannya dengan sopan...
Rezeki yang baik itu datangnya dari Allah yang Maha Rahman...
Dan hanya diberikan kepada orang orang yang beriman..
Karenanya, sambutlah dengan baik, wahai kawan...
Satu lagi aku pesankan...
Bersedekahlah dengan senyuman...
Sapaan...
Dan candaan yang tidak berlebihan...
Agar mereka merasa nyaman...
Dan terus menerus berlangganan...
Dari jauh aku mendoakan...
Semoga perniagaanmu diberi kelancaran...
Kemudahan...
Dan keberkahan...
Salam dari sahabatmu Lukman...
Minggu, 03 April 2016
Agar Bisa ke Tanah Suci
Oleh: Lukmanul Hakim
Bismillah...
Salah satu impian kaum muslimin di seluruh penjuru dunia adalah dapat menginjakkan kaki di tanah suci untuk berumrah ataupun berhaji.
Bagaimana tidak, Allah dan Rasul Nya lah yang memerintahkan kita untuk pergi kesana.
Ada yang sampai tubuhnya gemetar disertai rasa bahagia, saat saudara muslimnya berangkat umrah ataupun haji. Seraya berdoa dalam hati, "Ya Allah kapan engkau undang aku kesana..." begitu menurut salah satu sahabat saya yang sangat merindukan Baitullah.
Ada juga yang merasakan ketenangan, kedamaian, dan dorongan kuat saat memandang keindahan Baitullah walaupun hanya di layar facebook, WA, Bbm, dan sosial media lainnya. Seraya berkata dalam hatinya, "Ya Allah, izinkan hamba bersimpuh di tanah suci-Mu. Pantaskan aku. Mudahkan rezekiku.." begitu menurut kebanyakan orang yang memiliki kerinduan ingin berkunjung ke Baitullah. Dan masih banyak lagi ungkapan ungkapan lainnya.
Dan tidak sedikit juga, saudara-saudara kita yang ingin berumrah tapi ingin yang gratis. Kalau ngga gratis, ngga mau. Menurutnya, uang sebanyak itu dari mana. Dan sederet alasan lainnya. Yang seperti inilah yang perlu motivasi dan inspirasi, agar pola pikirnya menjadi luas.
Jadi begini sahabat. Sebenarnya umrah itu gratis. Haji pun gratis. Masuk masjid Nabawi gratis. Ke Raudhah gratis. Ziarah makam Nabi gratis. Masuk ke masjidil haram pun gratis. Dan lain-lain.
Yang bayar itu tiket pesawatnya, penginapan/hotelnya, makan selama disana, dan keperluan-keperluan lainnya. Jadi jangan pernah sedikit pun ada pikiran bahwa umrah itu mahal. Karena jika terlalu sering berpikir begitu, maka tidak heran jika selamanya terasa mahal dan menganggap dirinya belum mampu bahkan tidak mampu.
Bukannya ada Allah yang Maha Kaya...? Bukannya ada Allah yang Maha Gagah Perkasa...?
Bukannya kita di perintahkan untuk tidak bosan meminta...?
Dekati saja Dia.
Jangan pernah bosan.
Terus dekati.
Mintalah pada-Nya. Niscaya doa kita, Dia kabulkan.
Bukankah begitu janji-Nya dalam AlQuran...?
Terakhir, saya hanya ingin mengajak kepada anda para perindu Baitullah, agar berkenan membuka link paling bawah, yang berisi halaman baru saya, yang saya beri nama "Agar Bisa ke Tanah Suci". Insya Allah, saya akan rutin berbagi motivasi dan inspirasi di halaman tsb terkait tentang cara agar kita layak diundang oleh Allah ke tanah suci.
Apa saja tipsnya...? Apa saja amalan yang harus dirutinkan...? Nantikan tulisan saya berikutnya. Semoga anda berkenan.
Karena sesungguhnya Allah memiliki cara tersendiri untuk mengundang hamba-hamba-Nya yang sudah dipantaskan oleh-Nya. Tinggal keyakinan dan kesungguhan kita terhadap-Nya.
Semoga bermanfaat dan barokah ya. Amiin...
Jangan lupa klik like, agar artikelnya dapat lewat dan terbaca di wall facebook anda.
Sekian dulu dari saya, insya Allah lain waktu kita sambung lagi.
Barokallahu fiikum...
https://mobile.facebook.com/Agar-Bisa-ke-Tanah-Suci-1744168605828847/?tsid=0.6748156191315502&source=typeahead
____________
Umrah 9 hari Awal Ramadhan $1950 (all in)
Bismillah...
Salah satu impian kaum muslimin di seluruh penjuru dunia adalah dapat menginjakkan kaki di tanah suci untuk berumrah ataupun berhaji.
Bagaimana tidak, Allah dan Rasul Nya lah yang memerintahkan kita untuk pergi kesana.
Ada yang sampai tubuhnya gemetar disertai rasa bahagia, saat saudara muslimnya berangkat umrah ataupun haji. Seraya berdoa dalam hati, "Ya Allah kapan engkau undang aku kesana..." begitu menurut salah satu sahabat saya yang sangat merindukan Baitullah.
Ada juga yang merasakan ketenangan, kedamaian, dan dorongan kuat saat memandang keindahan Baitullah walaupun hanya di layar facebook, WA, Bbm, dan sosial media lainnya. Seraya berkata dalam hatinya, "Ya Allah, izinkan hamba bersimpuh di tanah suci-Mu. Pantaskan aku. Mudahkan rezekiku.." begitu menurut kebanyakan orang yang memiliki kerinduan ingin berkunjung ke Baitullah. Dan masih banyak lagi ungkapan ungkapan lainnya.
Dan tidak sedikit juga, saudara-saudara kita yang ingin berumrah tapi ingin yang gratis. Kalau ngga gratis, ngga mau. Menurutnya, uang sebanyak itu dari mana. Dan sederet alasan lainnya. Yang seperti inilah yang perlu motivasi dan inspirasi, agar pola pikirnya menjadi luas.
Jadi begini sahabat. Sebenarnya umrah itu gratis. Haji pun gratis. Masuk masjid Nabawi gratis. Ke Raudhah gratis. Ziarah makam Nabi gratis. Masuk ke masjidil haram pun gratis. Dan lain-lain.
Yang bayar itu tiket pesawatnya, penginapan/hotelnya, makan selama disana, dan keperluan-keperluan lainnya. Jadi jangan pernah sedikit pun ada pikiran bahwa umrah itu mahal. Karena jika terlalu sering berpikir begitu, maka tidak heran jika selamanya terasa mahal dan menganggap dirinya belum mampu bahkan tidak mampu.
Bukannya ada Allah yang Maha Kaya...? Bukannya ada Allah yang Maha Gagah Perkasa...?
Bukannya kita di perintahkan untuk tidak bosan meminta...?
Dekati saja Dia.
Jangan pernah bosan.
Terus dekati.
Mintalah pada-Nya. Niscaya doa kita, Dia kabulkan.
Bukankah begitu janji-Nya dalam AlQuran...?
Terakhir, saya hanya ingin mengajak kepada anda para perindu Baitullah, agar berkenan membuka link paling bawah, yang berisi halaman baru saya, yang saya beri nama "Agar Bisa ke Tanah Suci". Insya Allah, saya akan rutin berbagi motivasi dan inspirasi di halaman tsb terkait tentang cara agar kita layak diundang oleh Allah ke tanah suci.
Apa saja tipsnya...? Apa saja amalan yang harus dirutinkan...? Nantikan tulisan saya berikutnya. Semoga anda berkenan.
Karena sesungguhnya Allah memiliki cara tersendiri untuk mengundang hamba-hamba-Nya yang sudah dipantaskan oleh-Nya. Tinggal keyakinan dan kesungguhan kita terhadap-Nya.
Semoga bermanfaat dan barokah ya. Amiin...
Jangan lupa klik like, agar artikelnya dapat lewat dan terbaca di wall facebook anda.
Sekian dulu dari saya, insya Allah lain waktu kita sambung lagi.
Barokallahu fiikum...
https://mobile.facebook.com/Agar-Bisa-ke-Tanah-Suci-1744168605828847/?tsid=0.6748156191315502&source=typeahead
____________
Umrah 9 hari Awal Ramadhan $1950 (all in)
Catatan Hati Tim G-Petir
Oleh: Lukmanul Hakim
Bismillah...
3 Hari yang lalu, tim G-Petir (Gerakan Pembebasan Rentenir) mengadakan meeting yang bertempat di kediaman Pak Anang Sujana Jembatan 9 Rawa Lumbu.
Di ruangan meeting yang mampu menampung puluhan orang itu, telah menghasilkan gagasan-gagasan, ide-ide, program program, dan lain sebagainya yang bersangkutan dengan visi dan misi G-Petir yaitu menguatkan perekonomian Umat Islam.
Salah satu program yang dihasilkan pada meeting tsb adalah Seminar dan Sosialisasi pemberdayaan ekonomi umat dan penggalangan dana bergulir untuk jamaah masjid. Alhamdulillah, acara telah terselanggara dengan baik sejak tadi pagi pkl. 08.30 hingga pkl. 12.00.
Sesi pertama diisi oleh Bunda Yulia, seorang Trainer ABCo yang tak lain adalah sahabat kita juga di MTO grup. Diawal penampilannya beliau mengajak kita untuk fokus. Ya, fokus. Atau konsentrasi. Dengan berbagai keahlian yang dimilikinya, beliau telah berhasil melatih para peserta untuk selalu fokus dari awal hingga akhir acara. Artinya apa? Jika kita tidak fokus dalam menjalankan kehidupan ini, maka hasilnya pun tidak akan bagus, tidak jelas tujuannya dll.
Kemudian beliau memperlihatkan dua gambar nasi yang berbeda akibat diberi kata-kata positif dan negatif. Nasi yang diberi kata kata positif terlihat bagus, bersih, putih, dan tentunya enak dimakan. Sedangkan nasi yang diberi kata kata negatif, terlihat tidak bersih, tidak segar, kumuh, dan lain-lain. Artinya apa? Nasi saja bisa begitu, apa lagi tubuh kita.
Kita bisa bayangkan, bagaimana perbedaan tubuh yang diberi makanan halal lagi baik, dengan tubuh yang diberi makanan haram, syubhat, mengandung unsur RIBA dan yang semacamnya. Jauh berbeda. Sekali lagi, BER-BE-DA.
Dan masih banyak lagi yang beliau sampaikan di sesi pertama itu.
Adapun sesi kedua diisi oleh Ustadz Yanuardi atau yang akrab dipanggil UYA. UYA itu sebenarnya singkatan dari dua kata, yaitu Ustad dan Yanuardi. Begitu kata seorang temanku.
Beliau adalah seorang Ustadz yang multitalent. Selain pandai merangkai kata demi kata saat berbicara di depan peserta, UYA ini rendah hati orangnya.
Beliau menyampaikan,bahwa diperlukan cara langit (Baca: Cara Allah) untuk menyelesaikan segala persoalan hidup, tak terkecuali soal keuangan, yang kita anggap sudah tidak ada lagi cara lain kecuali melakukan pinjaman ke rentenir.
Bukannya Allah Sudah informasikan ke kita, bahwa siapa saja yang berkata Allah adalah Tuhanku kemudian ia beristiqomah, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan berkata janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati, dan bergembiralah kamu dengan syurga yang telah dijanjikan kepadamu. (Silahkan buka Qs. 41:30)
UYA melanjutkan dengan bertanya kepada hadirin tentang arti istiqomah, mereka pun menjawab dengan berbagai macam jawaban. Sampai akhirnya beliau pun bercerita ketika mentadabburi ayat ini sewaktu beliau diberi kesempatan study di Saudi Arabia. Tidak sebentar waktu yang digunakan untuk mendapatkan arti istiqomah. Terus dan terus beliau cari, hingga pulang ke tanah air pun beliau masih penasaran dengan arti istiqomah menurut Bahasa Indonesia. Beliau berangkat ke perpustakaan Nasional yang berada di Salemba, hanya untuk mendapatkan arti istiqomah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Beliau buka buka, apa itu istiqomah, dan akhirnya beliau dapatkan dan menyimpulkan bahwa seseorang tidak dapat disebut istiqomah jika kurang dari tiga hal. Tiga hal itu harus dilakukan jika kita ingin beristiqomah. Apa saja 3 hal tsb...?
1. Serius
2. Fokus
3. Terus menerus
Jadi istiqomah itu serius, fokus, dan terus menerus (Konsisten).
Dan masih banyak lagi yang beliau sampaikan pada acara tsb.
Di akhir acara, beliau menutup dengan doa, dimana isi dari doa itu berharap agar umat islam Allah jadikan orang orang kaya yang bertaqwa, yang menjauhi RIBA, dan senantiasa memudahkan urusan sesamanya.
Selesai berdoa, panitia pun mengungkapkan kesan-kesannya saat menyimak motivasi dari kedua pembicara yang Masya Allah. Dan panitia menginfokan bahwa tim G-Petir akan mendatangi rumah-rumah warga yang terlilit hutang RIBA dengan rentenir, demi membebaskan hutang-hutangnya itu.
Terakhir, kami ucapkan syukraan jazaakumullahu khoiron katsiiron kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara dan kegiatan ini. Semoga rahmat Allah senantiasa menyertai anda semua.
Amiiin ya Rabbal 'alamiin...
Barokallahu fiikum...
Bismillah...
3 Hari yang lalu, tim G-Petir (Gerakan Pembebasan Rentenir) mengadakan meeting yang bertempat di kediaman Pak Anang Sujana Jembatan 9 Rawa Lumbu.
Di ruangan meeting yang mampu menampung puluhan orang itu, telah menghasilkan gagasan-gagasan, ide-ide, program program, dan lain sebagainya yang bersangkutan dengan visi dan misi G-Petir yaitu menguatkan perekonomian Umat Islam.
Salah satu program yang dihasilkan pada meeting tsb adalah Seminar dan Sosialisasi pemberdayaan ekonomi umat dan penggalangan dana bergulir untuk jamaah masjid. Alhamdulillah, acara telah terselanggara dengan baik sejak tadi pagi pkl. 08.30 hingga pkl. 12.00.
Sesi pertama diisi oleh Bunda Yulia, seorang Trainer ABCo yang tak lain adalah sahabat kita juga di MTO grup. Diawal penampilannya beliau mengajak kita untuk fokus. Ya, fokus. Atau konsentrasi. Dengan berbagai keahlian yang dimilikinya, beliau telah berhasil melatih para peserta untuk selalu fokus dari awal hingga akhir acara. Artinya apa? Jika kita tidak fokus dalam menjalankan kehidupan ini, maka hasilnya pun tidak akan bagus, tidak jelas tujuannya dll.
Kemudian beliau memperlihatkan dua gambar nasi yang berbeda akibat diberi kata-kata positif dan negatif. Nasi yang diberi kata kata positif terlihat bagus, bersih, putih, dan tentunya enak dimakan. Sedangkan nasi yang diberi kata kata negatif, terlihat tidak bersih, tidak segar, kumuh, dan lain-lain. Artinya apa? Nasi saja bisa begitu, apa lagi tubuh kita.
Kita bisa bayangkan, bagaimana perbedaan tubuh yang diberi makanan halal lagi baik, dengan tubuh yang diberi makanan haram, syubhat, mengandung unsur RIBA dan yang semacamnya. Jauh berbeda. Sekali lagi, BER-BE-DA.
Dan masih banyak lagi yang beliau sampaikan di sesi pertama itu.
Adapun sesi kedua diisi oleh Ustadz Yanuardi atau yang akrab dipanggil UYA. UYA itu sebenarnya singkatan dari dua kata, yaitu Ustad dan Yanuardi. Begitu kata seorang temanku.
Beliau adalah seorang Ustadz yang multitalent. Selain pandai merangkai kata demi kata saat berbicara di depan peserta, UYA ini rendah hati orangnya.
Beliau menyampaikan,bahwa diperlukan cara langit (Baca: Cara Allah) untuk menyelesaikan segala persoalan hidup, tak terkecuali soal keuangan, yang kita anggap sudah tidak ada lagi cara lain kecuali melakukan pinjaman ke rentenir.
Bukannya Allah Sudah informasikan ke kita, bahwa siapa saja yang berkata Allah adalah Tuhanku kemudian ia beristiqomah, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan berkata janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati, dan bergembiralah kamu dengan syurga yang telah dijanjikan kepadamu. (Silahkan buka Qs. 41:30)
UYA melanjutkan dengan bertanya kepada hadirin tentang arti istiqomah, mereka pun menjawab dengan berbagai macam jawaban. Sampai akhirnya beliau pun bercerita ketika mentadabburi ayat ini sewaktu beliau diberi kesempatan study di Saudi Arabia. Tidak sebentar waktu yang digunakan untuk mendapatkan arti istiqomah. Terus dan terus beliau cari, hingga pulang ke tanah air pun beliau masih penasaran dengan arti istiqomah menurut Bahasa Indonesia. Beliau berangkat ke perpustakaan Nasional yang berada di Salemba, hanya untuk mendapatkan arti istiqomah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Beliau buka buka, apa itu istiqomah, dan akhirnya beliau dapatkan dan menyimpulkan bahwa seseorang tidak dapat disebut istiqomah jika kurang dari tiga hal. Tiga hal itu harus dilakukan jika kita ingin beristiqomah. Apa saja 3 hal tsb...?
1. Serius
2. Fokus
3. Terus menerus
Jadi istiqomah itu serius, fokus, dan terus menerus (Konsisten).
Dan masih banyak lagi yang beliau sampaikan pada acara tsb.
Di akhir acara, beliau menutup dengan doa, dimana isi dari doa itu berharap agar umat islam Allah jadikan orang orang kaya yang bertaqwa, yang menjauhi RIBA, dan senantiasa memudahkan urusan sesamanya.
Selesai berdoa, panitia pun mengungkapkan kesan-kesannya saat menyimak motivasi dari kedua pembicara yang Masya Allah. Dan panitia menginfokan bahwa tim G-Petir akan mendatangi rumah-rumah warga yang terlilit hutang RIBA dengan rentenir, demi membebaskan hutang-hutangnya itu.
Terakhir, kami ucapkan syukraan jazaakumullahu khoiron katsiiron kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara dan kegiatan ini. Semoga rahmat Allah senantiasa menyertai anda semua.
Amiiin ya Rabbal 'alamiin...
Barokallahu fiikum...
Rabu, 24 Februari 2016
Bukan Rezekinya yang Kurang
Oleh: Lukman
Bismillah...
Salah satu sifat manusia yang disebut-sebut oleh al-Quran adalah bahwa manusia itu biasanya senang berkeluh kesah. Jika sesuatu yang Allah berikan tidak sesuai dengan harapannya dia akan mengeluh, jika Allah berikan banyak kenikmatan, terkadang lalai untuk bersyukur.
Sebagaimana dalam Qs. Al-Ma'arij: 19-21, "Sungguh manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah. Dan apa bila mendapatkan (harta) dia jadi kikir."
Lagi-lagi soal rezeki, rezeki adalah sesuatu yang paling banyak diminta oleh manusia. Saat rezeki yang diterimanya merasa tidak cukup, dia akan mengeluh kurang. Sebenarnya bukan rezekinya yang kurang, mungkin syukurnya yang kurang. Bukannya rezeki tidak harus uang? Teman yang baik, istri yang baik, anak yang baik-baik, tubuh yang jarang sakit, semuanya adalah rezeki. Karenanya perlu menata syukur, agar rezeki deras mengucur.
Sedekah adalah bukti syukur kita kepada Allah, walaupun hanya 1000/hari. Jika dilakukan secara istiqomah maka akan menjadi amalan yang sangat dicintai Allah Subhanahu wata'ala. Beruntunglah bagi sahabatku yang gemar bersedekah. Semoga rezekinya berkah berlimpah. Amin.
Lalu ada sebagian orang mengatakan, "ustad, bukannya sedekah tidak harus uang...? Senyum kita terhadap saudara kita, mengajarkan ilmu, membuang duri di jalan, menunjukkan arah jalan kepada yang tersesat, bukannya semua itu adalah sedekah?" Betul sekali dengan ungkapan itu, tidak ada yang salah sama sekali. Tapi yang jadi permasalahannya, ketika meminta rezeki sama Allah, pengennya uang. Giliran diajak sedekah, beralasan sedekah tidak harus uang. Ini kan aneh namanya.
Kita sering mengeluhkan rezeki kita yang tidak lancar alias seret. Tidak ada salahnya, kita bermuhasabah/berintropeksi diri. Apakah selama ini sedekahku seret? Apakah selama ini hubunganku dengan orang tua seret? Sehingga rezekiku seret.
Jika iya, segera diperbaiki lagi. Semoga Allah meridhai.
Lalu pada ayat berikutnya, Allah menyebutkan pengecualian dengan menyebutkan ciri-ciri orang yang pandai bersyukur, tidak pernah mengeluh dengan pemberian-Nya, ujian-Nya dan lain-lainnya.
Siapa sajakah mereka? Baiklah, mari kita simak bersama.
1. Orang-orang yang melaksanakan shalat, dan tetap istiqomah dengan shalatnya
2. Orang-orang yang senantiasa menafkahkah sebagian rezekinya kepada mereka yang membutuhkan
3. Orang-orang yang beriman akan hari pembalasan
4. Orang-orang yang takut akan azab Allah
5. Orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka
6. Orang-orang yang memelihara amanah dan janjinya
7. Orang-orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya
8. Orang-orang yang memelihara shalatnya
Sungguh mereka itu dimuliakan di dalam syurga-Nya yang penuh kenikmatan. Dan semoga kita termasuk salah satu diantaranya. Amiin...
Selamat beraktivitas. Selamat menjemput rezekinya yang halal, baik dan barokah. Bukan banyak ya, tapi ba-ro-kah ๐. Semoga keluarga di rumah tambah sholeh dan sholehah.
Sekian dari Lukman
Barokallahu fiikum...
------------
Info layanan Haji dan Umrah: 085717657973
1. Umrah awal ramadhan $1950 (all in)
2. Umrah plus turki April 2016 $2750+1jt
3. Umrah promo Awal Des Rp. 1.8750.000
Bismillah...
Salah satu sifat manusia yang disebut-sebut oleh al-Quran adalah bahwa manusia itu biasanya senang berkeluh kesah. Jika sesuatu yang Allah berikan tidak sesuai dengan harapannya dia akan mengeluh, jika Allah berikan banyak kenikmatan, terkadang lalai untuk bersyukur.
Sebagaimana dalam Qs. Al-Ma'arij: 19-21, "Sungguh manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah. Dan apa bila mendapatkan (harta) dia jadi kikir."
Lagi-lagi soal rezeki, rezeki adalah sesuatu yang paling banyak diminta oleh manusia. Saat rezeki yang diterimanya merasa tidak cukup, dia akan mengeluh kurang. Sebenarnya bukan rezekinya yang kurang, mungkin syukurnya yang kurang. Bukannya rezeki tidak harus uang? Teman yang baik, istri yang baik, anak yang baik-baik, tubuh yang jarang sakit, semuanya adalah rezeki. Karenanya perlu menata syukur, agar rezeki deras mengucur.
Sedekah adalah bukti syukur kita kepada Allah, walaupun hanya 1000/hari. Jika dilakukan secara istiqomah maka akan menjadi amalan yang sangat dicintai Allah Subhanahu wata'ala. Beruntunglah bagi sahabatku yang gemar bersedekah. Semoga rezekinya berkah berlimpah. Amin.
Lalu ada sebagian orang mengatakan, "ustad, bukannya sedekah tidak harus uang...? Senyum kita terhadap saudara kita, mengajarkan ilmu, membuang duri di jalan, menunjukkan arah jalan kepada yang tersesat, bukannya semua itu adalah sedekah?" Betul sekali dengan ungkapan itu, tidak ada yang salah sama sekali. Tapi yang jadi permasalahannya, ketika meminta rezeki sama Allah, pengennya uang. Giliran diajak sedekah, beralasan sedekah tidak harus uang. Ini kan aneh namanya.
Kita sering mengeluhkan rezeki kita yang tidak lancar alias seret. Tidak ada salahnya, kita bermuhasabah/berintropeksi diri. Apakah selama ini sedekahku seret? Apakah selama ini hubunganku dengan orang tua seret? Sehingga rezekiku seret.
Jika iya, segera diperbaiki lagi. Semoga Allah meridhai.
Lalu pada ayat berikutnya, Allah menyebutkan pengecualian dengan menyebutkan ciri-ciri orang yang pandai bersyukur, tidak pernah mengeluh dengan pemberian-Nya, ujian-Nya dan lain-lainnya.
Siapa sajakah mereka? Baiklah, mari kita simak bersama.
1. Orang-orang yang melaksanakan shalat, dan tetap istiqomah dengan shalatnya
2. Orang-orang yang senantiasa menafkahkah sebagian rezekinya kepada mereka yang membutuhkan
3. Orang-orang yang beriman akan hari pembalasan
4. Orang-orang yang takut akan azab Allah
5. Orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka
6. Orang-orang yang memelihara amanah dan janjinya
7. Orang-orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya
8. Orang-orang yang memelihara shalatnya
Sungguh mereka itu dimuliakan di dalam syurga-Nya yang penuh kenikmatan. Dan semoga kita termasuk salah satu diantaranya. Amiin...
Selamat beraktivitas. Selamat menjemput rezekinya yang halal, baik dan barokah. Bukan banyak ya, tapi ba-ro-kah ๐. Semoga keluarga di rumah tambah sholeh dan sholehah.
Sekian dari Lukman
Barokallahu fiikum...
------------
Info layanan Haji dan Umrah: 085717657973
1. Umrah awal ramadhan $1950 (all in)
2. Umrah plus turki April 2016 $2750+1jt
3. Umrah promo Awal Des Rp. 1.8750.000
Selasa, 23 Februari 2016
Cara mengetahui apakah dia pria sejati atau 1/2 pria
Oleh: Lukman
Maraknya LGBT di negeri ini, membuat kita turut prihatin dan mendoakan, semoga mereka yang memilih jalan demikian, segera diberi hidayah dan kembali kepada fitrahnya.
Tentu kita sangatlah cemas dengan hal ini. Bagaimana tidak, kita khawatir negeri yang sangat kita cintai diazab dengan hujan batu layaknya kaum Nabi Luth dulu. Sungguh mengerikan. Semoga kita dijauhkan.
***
Sayang ya. Ganteng-ganteng, sukanya sama yang ganteng lagi. Cantik-cantik sukanya sama yang cantik lagi. Masih mending, cantik-cantik sukanya sama cowo yang sudah tua. Ini normal. Dari pada sama yang cantik lagi, ini kan masalah.
Pesan penulis, orang-orang yang demikian janganlah dibenci, dijauhi, dicaci, apa lagi diperangi, sekali lagi, jangan. Tapi dekati, berilah sesuatu yang sekiranya ia mau berhijrah ke fitrahnya. Beri ia ilmu, wawasan, kasih sayang, jika ada rezeki beri ia modal usaha yang sesuai dengan fitrahnya. Jika awalnya ia memang seorang pria, beri ia modal untuk buka bengkel misalnya. Bukan salon. Ini bahaya. Salon biasanya jadi tmpat berkumpul dengan teman-temannya. Atau mungkin kita belikan alat yang memang produktif, ya apa saja. Asal jangn gitar atau genjring, ini sama saja. Kalau awalnya ia perempuan, beri saja gamis-gamis yang cantik, hijab yang dapat menutup auratnya. Bukan jeans, kaos, dll. Lalu sampaikan keutamaan-keutamaannya, sampai ia paham dan kembali ke fitrahnya.
***
Kembali ke judul. Kata pak ust. Abdul Jabir, seorang trainer dari ESQ 165, saat mengisi di acara launching BMT Insan Mulia di gedung UHAMKA jakarta, "sangat mudah untuk mengetahui apakah dia seorang pria sejati atau 1/2 pria."
Lalu beliau melanjutkan, "beri saja ia tisue, dan lihat bagaimana cara ia mengambil tisue itu." Para hadirin yang mendengarkan statementnya saat itu begitu penasaran, kenapa harus dengan tisue.
Akhirnya beliau melanjutkan, "Pria sejati itu biasanya mengambil sehelai tisue dari tempatnya akan terlihat biasa saja. Ya layaknya orang ngambil tisue. Tapi kalau yang 1/2 pria biasanya dia mengangkatkan jari kelingkingnya saat mengambil tisue, dengan penuh kehati-hatian. Coba saja perhatikan" begitu ungkapnya.
Dan para hadirinpun tertawa histeris seketika itu, lalu beliau melanjutkan lagi, "begitu juga saat mengusap muka, pria sejati akan terlihat biasa saja saat mengusap mukanya. Lain halnya yang 1/2 pria, dia penuh kehati-hatian saat mengusap-usap mukanya." paparnya.
Kembali para hadirin tertawa dengan statement-statementnya yang mwnghibur.
Dan beliaupun menyimpulkan, jika anak perempuan anda dilamar oleh seorang pria, maka harus diketahui apakah ia benar-benar pria sejati atau 1/2 pria. Pastikan itu.
Dan pada akhirnya, penulis berharap, semoga kita, anak-anak kita terhindar dari penyakit LGBT yang merusak ini. Amiin
Maraknya LGBT di negeri ini, membuat kita turut prihatin dan mendoakan, semoga mereka yang memilih jalan demikian, segera diberi hidayah dan kembali kepada fitrahnya.
Tentu kita sangatlah cemas dengan hal ini. Bagaimana tidak, kita khawatir negeri yang sangat kita cintai diazab dengan hujan batu layaknya kaum Nabi Luth dulu. Sungguh mengerikan. Semoga kita dijauhkan.
***
Sayang ya. Ganteng-ganteng, sukanya sama yang ganteng lagi. Cantik-cantik sukanya sama yang cantik lagi. Masih mending, cantik-cantik sukanya sama cowo yang sudah tua. Ini normal. Dari pada sama yang cantik lagi, ini kan masalah.
Pesan penulis, orang-orang yang demikian janganlah dibenci, dijauhi, dicaci, apa lagi diperangi, sekali lagi, jangan. Tapi dekati, berilah sesuatu yang sekiranya ia mau berhijrah ke fitrahnya. Beri ia ilmu, wawasan, kasih sayang, jika ada rezeki beri ia modal usaha yang sesuai dengan fitrahnya. Jika awalnya ia memang seorang pria, beri ia modal untuk buka bengkel misalnya. Bukan salon. Ini bahaya. Salon biasanya jadi tmpat berkumpul dengan teman-temannya. Atau mungkin kita belikan alat yang memang produktif, ya apa saja. Asal jangn gitar atau genjring, ini sama saja. Kalau awalnya ia perempuan, beri saja gamis-gamis yang cantik, hijab yang dapat menutup auratnya. Bukan jeans, kaos, dll. Lalu sampaikan keutamaan-keutamaannya, sampai ia paham dan kembali ke fitrahnya.
***
Kembali ke judul. Kata pak ust. Abdul Jabir, seorang trainer dari ESQ 165, saat mengisi di acara launching BMT Insan Mulia di gedung UHAMKA jakarta, "sangat mudah untuk mengetahui apakah dia seorang pria sejati atau 1/2 pria."
Lalu beliau melanjutkan, "beri saja ia tisue, dan lihat bagaimana cara ia mengambil tisue itu." Para hadirin yang mendengarkan statementnya saat itu begitu penasaran, kenapa harus dengan tisue.
Akhirnya beliau melanjutkan, "Pria sejati itu biasanya mengambil sehelai tisue dari tempatnya akan terlihat biasa saja. Ya layaknya orang ngambil tisue. Tapi kalau yang 1/2 pria biasanya dia mengangkatkan jari kelingkingnya saat mengambil tisue, dengan penuh kehati-hatian. Coba saja perhatikan" begitu ungkapnya.
Dan para hadirinpun tertawa histeris seketika itu, lalu beliau melanjutkan lagi, "begitu juga saat mengusap muka, pria sejati akan terlihat biasa saja saat mengusap mukanya. Lain halnya yang 1/2 pria, dia penuh kehati-hatian saat mengusap-usap mukanya." paparnya.
Kembali para hadirin tertawa dengan statement-statementnya yang mwnghibur.
Dan beliaupun menyimpulkan, jika anak perempuan anda dilamar oleh seorang pria, maka harus diketahui apakah ia benar-benar pria sejati atau 1/2 pria. Pastikan itu.
Dan pada akhirnya, penulis berharap, semoga kita, anak-anak kita terhindar dari penyakit LGBT yang merusak ini. Amiin
BMT Insan Mulia
Bismillah ...
Teruntuk sahabatku dimanapun jiwamu berada.. Semoga selalu dalam lindungan Allah subhanahu wta'ala.
Mohon maaf, lukman mau share info, boleh ya. Lukman ingin mempersembahkan sebuah informasi yang mungkin sangat berharga dan bermanfaat bagi umat. Mari luangkan 2 menit saja untuk membaca info dibawah ini. Dan mohon untuk diforward and share ya. Insya Allah berkah. amin.
***
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh...
๐๐. Kabar gembira dan yg ditunggu tunggu telah hadir menjadi solusi anda
BMT INSAN MULIA :
# Sebagai wadah ekonomi syariah
# Sebagai gerakan pemberdayaan
# Sebagai Solusi pembiayaan Umroh
Kami siapkan produk2 tabungan dan pembiayaan sebagai berikut :
1). SIRELA : SImpanan sukaRELA
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan wajib. : Rp 25.000/bulan
Simpanan bebas : Rp 500.000/min
2). TAUBAT : TAbungan Umroh bersahaBAT
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan DP : Rp 1 juta / sekali
Simpanan bebas : Rp 500.000/min
Cat : berangkat +- 40 hari stlh lunas dan
disesuaikan paket yg tersedia serta
disepakati oleh calon jamaah.
Misalnya : paket $1.475 dll
3). SIUMMAT : SImpanan UMroh heMAT
( Total Rp 18.8 juta ) diluar Romadhon
Paket A : 6 bulan berangkat
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan DP : Rp 5 juta / sekali
Simpanan wajib. : Rp 2.3 juta/bulan
Paket B : 12 bln berangkat
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan DP : Rp 5 juta / sekali
Simpanan wajib. : Rp 1.150rb/bulan
Paket C : 18 bln berangkat
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan DP. : Rp 5 juta / sekali
Simpanan wajib. : Rp 770rb / bulan
Dll seperti produk :
Simpanan Hari raya,
Simpanan Qurban
Simpanan Pernikahan
Simpanan Aqiqah
Simpanan pendidikan
( akan kami jlskan kali berikutnya )
Kami berhrp prdk2 kami dapat lbh memudahkan sgl urusan financial kita dan tentunya lbh berkah sesuai syari'ah Aamiinn
Motto kami BMT INSAN MULIA : PAS
Profesional (didukung IT dan tim USSI)
Aman (dgn payung hukum koperasi)
Syari'ah (diawasi pakar syari'ah/MUI)
Sekian dari Lukman. Untuk info lebih lanjut. Bisa tanya lukman langsung.
Barokallahu fiikum..
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh...
Teruntuk sahabatku dimanapun jiwamu berada.. Semoga selalu dalam lindungan Allah subhanahu wta'ala.
Mohon maaf, lukman mau share info, boleh ya. Lukman ingin mempersembahkan sebuah informasi yang mungkin sangat berharga dan bermanfaat bagi umat. Mari luangkan 2 menit saja untuk membaca info dibawah ini. Dan mohon untuk diforward and share ya. Insya Allah berkah. amin.
***
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh...
๐๐. Kabar gembira dan yg ditunggu tunggu telah hadir menjadi solusi anda
BMT INSAN MULIA :
# Sebagai wadah ekonomi syariah
# Sebagai gerakan pemberdayaan
# Sebagai Solusi pembiayaan Umroh
Kami siapkan produk2 tabungan dan pembiayaan sebagai berikut :
1). SIRELA : SImpanan sukaRELA
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan wajib. : Rp 25.000/bulan
Simpanan bebas : Rp 500.000/min
2). TAUBAT : TAbungan Umroh bersahaBAT
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan DP : Rp 1 juta / sekali
Simpanan bebas : Rp 500.000/min
Cat : berangkat +- 40 hari stlh lunas dan
disesuaikan paket yg tersedia serta
disepakati oleh calon jamaah.
Misalnya : paket $1.475 dll
3). SIUMMAT : SImpanan UMroh heMAT
( Total Rp 18.8 juta ) diluar Romadhon
Paket A : 6 bulan berangkat
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan DP : Rp 5 juta / sekali
Simpanan wajib. : Rp 2.3 juta/bulan
Paket B : 12 bln berangkat
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan DP : Rp 5 juta / sekali
Simpanan wajib. : Rp 1.150rb/bulan
Paket C : 18 bln berangkat
Simpanan pokok : Rp 50.000/sekali
Simpanan DP. : Rp 5 juta / sekali
Simpanan wajib. : Rp 770rb / bulan
Dll seperti produk :
Simpanan Hari raya,
Simpanan Qurban
Simpanan Pernikahan
Simpanan Aqiqah
Simpanan pendidikan
( akan kami jlskan kali berikutnya )
Kami berhrp prdk2 kami dapat lbh memudahkan sgl urusan financial kita dan tentunya lbh berkah sesuai syari'ah Aamiinn
Motto kami BMT INSAN MULIA : PAS
Profesional (didukung IT dan tim USSI)
Aman (dgn payung hukum koperasi)
Syari'ah (diawasi pakar syari'ah/MUI)
Sekian dari Lukman. Untuk info lebih lanjut. Bisa tanya lukman langsung.
Barokallahu fiikum..
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh...
Tidak ada istilah mantan guru
Oleh: Lukman
Tidak ada istilah mantan guru ataupun mantan murid.
Saat kita sudah tidak lagi belajar dengannya, tidak menimba ilmu darinya, karena mungkin sudah selesai program belajarnya, jenjang belajarnya, atau lulus dari suatu lembaga seperti sekolah, pesantren dan yang sejenisnya, maka tidak ada istilah "dulu, beliau adalah guru saya", "dulu, mereka adalah murid-murid saya", "beliau adalah mantan guru saya, bekas guru saya" dan sederet istilah lainnya.
Yang namanya guru, sampai kapanpun ya guru kita. Walaupun sudah terpisah ruang dan waktu. Dan yang namanya murid, sampai kapanpun ya tetap murid kita. Karenanya, adab seorang guru terhadap murid, pun adab murid terhadap guru harus selalu dijaga sampai kapanpun. Agar ilmu yang telah kita dapat darinya diberikan kemanfaatan dan keberkahan oleh Allah Subhanahu wata'ala. Insya Allah, amiin.
Bagaimana cara menjaga silaturrahim antara guru dan murid. Atau murid dengan guru..?
Disini lukman tidak membahasnya secara gamblang, hanya dua saja.
Biasanya seorang guru yang terbuka akan sangat senang jika dapat berbagi dengan murid-muridnya. Berbagi apa saja. Entah cerita, pengalaman penuh motivasi dan inspirasi, makanan, dan lain-lain. Dengan harapan si guru selalu dekat dengan muridnya. Walaupun sebenarnya saat ini tidak mengajar mereka lagi.
Atau misalnya, murid berpapasan dengan guru di jalan. Apa yang harus murid lakukan...?
A. Cuek bebek
B. Menyapanya dengan santun, kalau memungkinkan bersalaman dengan ta'dzim
C. Pura-pura ngga ngeliat
(Jawab saja dalam hati sambil intropeksi :) )
Disini, lukman tidak menyinggung siapapun. Sama sekali tidak. Hanya ingin mengingatkan, tanpa seorang guru, kita tidak ada apa-apanya. Kita bisa baca, siapa yang mengajarkan? Guru. Kita bisa nulis, siapa yang mengajarkan? Guru. Kita bisa hafal al-Quran, siapa yang membimbing kita? Guru. Siapapun guru kita, hormati ia, mulyakan ia, doakan kebaikan untuknya, jangan lupakan jasa-jasanya. Karena doa guru terhadap murid sangat dahsyat dan luar biasa. Ingat itu. Catat baik-baik.
Dari jauh, lukman turut mendoakan semoga kita senantiasa memulyakan guru-guru kita. amiiin...
Barokallahu fiikum
Tidak ada istilah mantan guru ataupun mantan murid.
Saat kita sudah tidak lagi belajar dengannya, tidak menimba ilmu darinya, karena mungkin sudah selesai program belajarnya, jenjang belajarnya, atau lulus dari suatu lembaga seperti sekolah, pesantren dan yang sejenisnya, maka tidak ada istilah "dulu, beliau adalah guru saya", "dulu, mereka adalah murid-murid saya", "beliau adalah mantan guru saya, bekas guru saya" dan sederet istilah lainnya.
Yang namanya guru, sampai kapanpun ya guru kita. Walaupun sudah terpisah ruang dan waktu. Dan yang namanya murid, sampai kapanpun ya tetap murid kita. Karenanya, adab seorang guru terhadap murid, pun adab murid terhadap guru harus selalu dijaga sampai kapanpun. Agar ilmu yang telah kita dapat darinya diberikan kemanfaatan dan keberkahan oleh Allah Subhanahu wata'ala. Insya Allah, amiin.
Bagaimana cara menjaga silaturrahim antara guru dan murid. Atau murid dengan guru..?
Disini lukman tidak membahasnya secara gamblang, hanya dua saja.
Biasanya seorang guru yang terbuka akan sangat senang jika dapat berbagi dengan murid-muridnya. Berbagi apa saja. Entah cerita, pengalaman penuh motivasi dan inspirasi, makanan, dan lain-lain. Dengan harapan si guru selalu dekat dengan muridnya. Walaupun sebenarnya saat ini tidak mengajar mereka lagi.
Atau misalnya, murid berpapasan dengan guru di jalan. Apa yang harus murid lakukan...?
A. Cuek bebek
B. Menyapanya dengan santun, kalau memungkinkan bersalaman dengan ta'dzim
C. Pura-pura ngga ngeliat
(Jawab saja dalam hati sambil intropeksi :) )
Disini, lukman tidak menyinggung siapapun. Sama sekali tidak. Hanya ingin mengingatkan, tanpa seorang guru, kita tidak ada apa-apanya. Kita bisa baca, siapa yang mengajarkan? Guru. Kita bisa nulis, siapa yang mengajarkan? Guru. Kita bisa hafal al-Quran, siapa yang membimbing kita? Guru. Siapapun guru kita, hormati ia, mulyakan ia, doakan kebaikan untuknya, jangan lupakan jasa-jasanya. Karena doa guru terhadap murid sangat dahsyat dan luar biasa. Ingat itu. Catat baik-baik.
Dari jauh, lukman turut mendoakan semoga kita senantiasa memulyakan guru-guru kita. amiiin...
Barokallahu fiikum
Beda pendapatan saja boleh, masa beda pendapat ga boleh
Oleh: Lukman
Suatu hari, seorang panitia tadabur alam meminta saya untuk membimbing halaqoh al-Quran untuk anak-anak para jamaah yang ikut pada acara tsb, sebut saja ke daerah puncak cisarua Bogor.
Saya pun menyetujinya, karena memang saya termasuk orang yang senang berjalan-jalan apa lagi ada kegiatan islam di dalamnya.
Tapi, kalau kita berbicara soal puncak, (maaf) kadang sebagian orang suka sensitif. Ada yang beranggapan disana adalah tempatnya orang syiah melakukan nikah mut'ah, zina berkedok agama, maksiat, dan lain-lain.
Namun kita selaku orang cerdas yang berpikiran positif, positif thinking aja keles. Hehe orang kesana bukan mau mut'ah, melainkan akan mengadakan pengajian di tempat yang indah, sejuk sambil menikmati alam ciptaan Allah Subhanahu wata'ala.
***
Tadi selepas dzuhur, alhamdulillah saya bertemu kembali dengan panitia yang mengajakku untuk ikut acaranya itu. Saya pun menyapanya dan mengobrol sebentar terkait tentang tadabur alam. Dan saya sampaikan bahwa tidak boleh melakukan perjalanan jauh (dalam rangka ibadah) kecuali ke 3 tempat, Masjidil Haram, Majidil Aqsa, dan Masjid Nabawi. Lalu saya mengutip sebuah hadits Nabi yang berbunyi,
Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Tidak boleh diadakan perjalan jauh kecuali kepada tiga masjid; masjidku ini dan masjidil haram dan masjid Al Aqsha”. (HR Bukhari dan Muslim)
Dan dalam shahih Muslim dengan redaksi larangan sebagai berikut
“Janganlah kamu mengadakan perjalan jauh kecuali kepada tiga masjid; masjidku ini dan masjidil haram dan masjid Al Aqsha”.
Mendengar apa yang saya sampaikan, beliau menjawab "boleh" sambil kebingungan, karena memang selama ini beliau dan para sahabatnya yang paling keras dalam menyuarakan itu.
***
Mereka memahami hadits tersebut secara dzahiriyyah atau memahaminya dengan makna dzahir yakni dilarang melakukan perjananan jauh kecuali hanya untuk tujuan tiga masjid tersebut, lalu mengambil kesimpulan bahwa ziarah kubur yang tidak termasuk dalam salah satu dari tiga masjid tersebut menjadi perbuatan tidak boleh bahkan ada yang mengatakan haram.
Begini, kedua hadits tersebut bukanlah larangan mengadakan perjalanan jauh (safar) secara umum termasuk larangan mengadakan perjalanan jauh untuk ziarah kubur.
Kalau hadits tersebut merupakan larangan mengadakan perjalanan jauh (safar) secara umum maka terlarang pula untuk mengadakan perjalanan jauh (safar) terkait acara yang saya paparkan di muka. Seperti menuntut ilmu, berdagang, wisata, berobat, berkunjung kepada saudara (silaturahhim) dan keperluan lainnya. Padahal secara logika, kalai mau ngaji di tempat yang dekat saja bisa, ngapain jauh-jauh. Ingat, ada kesan tersendiri yang tidak semua orang merasakannya.
Dan hadits tersebut hanya ingin menjelaskan, bahwa seseorang tidak usah berlelah-lelah (memaksakan diri) melakukan perjalanan jauh ke sebuah Masjid demi mencari kemuliaannya, kecuali menuju tiga masjid di atas. Nilai ibadah di semua Masjid selain ketiga masjid di atas adalah sama. Sekali lagi, S-A-M-A.
Kendati demikian, kita masih boleh mengunjungi sebuah Masjid yang berada jauh dari kita atau bahkan di luar negeri untuk mengenang sejarahnya.
***
Ibnu Hajar al-Haitamy menjelaskan bahwa maksud hadits tersebut adalah tidak melakukan perjalanan ke masjid-masjid karena ta’dhim dan taqarrub dengan masjid tersebut kecuali tiga masjid yang tersebut dalam hadits. (Ibnu Hajar al-Haitamy, al-Jauhar al-Munaddham, Dar al-Jawami’ al-Kalam, Kairo, Hal. 31)
Jadi, bukan berarti dilarang secara mutlaq semua perjalanan selain kepada tiga masjid yang disebut dalam hadits tersebut. Pemahaman ini sesuai pula dengan hadits riwayat berikut ini,
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Tidak sepatutnya seseorang yang berjalan melakukan perjalanan ke masjid untuk melakukan shalat dalamnya selain masjidil haram, masjid aqsha dan masjidku ini (H.R. Ahmad.)
Jadi kedua hadits tersebut hanyalah melarang bersusah payah mengadakan perjalanan untuk mendatangi masjid terkait dengan nilai keutamaan semata dan hukumnya pun tidak sampai haram (jika dilanggar berdosa)
***
Dikasih motivasi, katanya banyak teori. Ga ada bukti. Kalo cuma ngomong, semua orang juga bisa.
Dikasih bukti, katanya sombong, pamer, riya, dan lain-lain..
Walah.. Pripun niki.
***
Diajak wisata ke tempat yang sarat dengan sejarah islam, katanya banyak kesyirikan dan ga boleh melakukan perjalanan jauh, kecuali ke 3 tempat (Masjidil Haram, aqso dan masjid Nabi)
Giliran diajak ke Masjidil Harom, alasannya panjang kaya jalan tol. Pengen sih. Niat sih udah ada. Dan sederet alasan lainnya.
Tepuk jidat dah...
***
Andai tangan saya dapat muncul tiba-tiba di layar hp anda, ingin rasanya menepuk-nepuk bahu anda, seraya saya ucapkan;
Semoga Allah memberimu pemahaman yang lurus, tidak mudah menghukumi orang dan pikiran yang positiv.
Barokallahu fiikum..
Suatu hari, seorang panitia tadabur alam meminta saya untuk membimbing halaqoh al-Quran untuk anak-anak para jamaah yang ikut pada acara tsb, sebut saja ke daerah puncak cisarua Bogor.
Saya pun menyetujinya, karena memang saya termasuk orang yang senang berjalan-jalan apa lagi ada kegiatan islam di dalamnya.
Tapi, kalau kita berbicara soal puncak, (maaf) kadang sebagian orang suka sensitif. Ada yang beranggapan disana adalah tempatnya orang syiah melakukan nikah mut'ah, zina berkedok agama, maksiat, dan lain-lain.
Namun kita selaku orang cerdas yang berpikiran positif, positif thinking aja keles. Hehe orang kesana bukan mau mut'ah, melainkan akan mengadakan pengajian di tempat yang indah, sejuk sambil menikmati alam ciptaan Allah Subhanahu wata'ala.
***
Tadi selepas dzuhur, alhamdulillah saya bertemu kembali dengan panitia yang mengajakku untuk ikut acaranya itu. Saya pun menyapanya dan mengobrol sebentar terkait tentang tadabur alam. Dan saya sampaikan bahwa tidak boleh melakukan perjalanan jauh (dalam rangka ibadah) kecuali ke 3 tempat, Masjidil Haram, Majidil Aqsa, dan Masjid Nabawi. Lalu saya mengutip sebuah hadits Nabi yang berbunyi,
Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Tidak boleh diadakan perjalan jauh kecuali kepada tiga masjid; masjidku ini dan masjidil haram dan masjid Al Aqsha”. (HR Bukhari dan Muslim)
Dan dalam shahih Muslim dengan redaksi larangan sebagai berikut
“Janganlah kamu mengadakan perjalan jauh kecuali kepada tiga masjid; masjidku ini dan masjidil haram dan masjid Al Aqsha”.
Mendengar apa yang saya sampaikan, beliau menjawab "boleh" sambil kebingungan, karena memang selama ini beliau dan para sahabatnya yang paling keras dalam menyuarakan itu.
***
Mereka memahami hadits tersebut secara dzahiriyyah atau memahaminya dengan makna dzahir yakni dilarang melakukan perjananan jauh kecuali hanya untuk tujuan tiga masjid tersebut, lalu mengambil kesimpulan bahwa ziarah kubur yang tidak termasuk dalam salah satu dari tiga masjid tersebut menjadi perbuatan tidak boleh bahkan ada yang mengatakan haram.
Begini, kedua hadits tersebut bukanlah larangan mengadakan perjalanan jauh (safar) secara umum termasuk larangan mengadakan perjalanan jauh untuk ziarah kubur.
Kalau hadits tersebut merupakan larangan mengadakan perjalanan jauh (safar) secara umum maka terlarang pula untuk mengadakan perjalanan jauh (safar) terkait acara yang saya paparkan di muka. Seperti menuntut ilmu, berdagang, wisata, berobat, berkunjung kepada saudara (silaturahhim) dan keperluan lainnya. Padahal secara logika, kalai mau ngaji di tempat yang dekat saja bisa, ngapain jauh-jauh. Ingat, ada kesan tersendiri yang tidak semua orang merasakannya.
Dan hadits tersebut hanya ingin menjelaskan, bahwa seseorang tidak usah berlelah-lelah (memaksakan diri) melakukan perjalanan jauh ke sebuah Masjid demi mencari kemuliaannya, kecuali menuju tiga masjid di atas. Nilai ibadah di semua Masjid selain ketiga masjid di atas adalah sama. Sekali lagi, S-A-M-A.
Kendati demikian, kita masih boleh mengunjungi sebuah Masjid yang berada jauh dari kita atau bahkan di luar negeri untuk mengenang sejarahnya.
***
Ibnu Hajar al-Haitamy menjelaskan bahwa maksud hadits tersebut adalah tidak melakukan perjalanan ke masjid-masjid karena ta’dhim dan taqarrub dengan masjid tersebut kecuali tiga masjid yang tersebut dalam hadits. (Ibnu Hajar al-Haitamy, al-Jauhar al-Munaddham, Dar al-Jawami’ al-Kalam, Kairo, Hal. 31)
Jadi, bukan berarti dilarang secara mutlaq semua perjalanan selain kepada tiga masjid yang disebut dalam hadits tersebut. Pemahaman ini sesuai pula dengan hadits riwayat berikut ini,
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Tidak sepatutnya seseorang yang berjalan melakukan perjalanan ke masjid untuk melakukan shalat dalamnya selain masjidil haram, masjid aqsha dan masjidku ini (H.R. Ahmad.)
Jadi kedua hadits tersebut hanyalah melarang bersusah payah mengadakan perjalanan untuk mendatangi masjid terkait dengan nilai keutamaan semata dan hukumnya pun tidak sampai haram (jika dilanggar berdosa)
***
Dikasih motivasi, katanya banyak teori. Ga ada bukti. Kalo cuma ngomong, semua orang juga bisa.
Dikasih bukti, katanya sombong, pamer, riya, dan lain-lain..
Walah.. Pripun niki.
***
Diajak wisata ke tempat yang sarat dengan sejarah islam, katanya banyak kesyirikan dan ga boleh melakukan perjalanan jauh, kecuali ke 3 tempat (Masjidil Haram, aqso dan masjid Nabi)
Giliran diajak ke Masjidil Harom, alasannya panjang kaya jalan tol. Pengen sih. Niat sih udah ada. Dan sederet alasan lainnya.
Tepuk jidat dah...
***
Andai tangan saya dapat muncul tiba-tiba di layar hp anda, ingin rasanya menepuk-nepuk bahu anda, seraya saya ucapkan;
Semoga Allah memberimu pemahaman yang lurus, tidak mudah menghukumi orang dan pikiran yang positiv.
Barokallahu fiikum..
Pengantar tidur I
ุจِุณْู ِ ุงِّููู ุงูุฑَّุญْู َِู ุงูุฑَّุญِْูู ِ
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
Teruntuk sahabat - sahabatku, saudara-saudaraku, dimanapun jiwamu berada. Semoga Allah selalu melindungi dan merahmati kita dengan kasih sayangNya yang tak terhingga. Amiin..
***
Pada malam yang indah ini, izinkan lukman mengajak diri lukman pribadi, juga sahabatku semua, mari kita membiasakan tidur lebih awal dan bangun lebih awal. Awalnya memang berat, namun jika sudah dibiasakan maka akan terasa ringan. Insya Allah.
Sebelum tidur, pastikan kita sudah melakukan hal-hal berikut ini,
1. Berwudhu
2. Lebih utama shalat 2 raka'at
3. Beristighfar (min. 3x),
4. Memaafkan kesalahan dan kekhilafan saudaranya (maafin lukman ya ๐)
5. Berazam untuk bangun malam
6. Membaca do'a sebelum tidur,
7. Kumpulkan kedua telapak tangan didepan mulut kita, lalu baca al-mau'idzatain (3 Qul), tiupkan setiap baca 1 surat, dst. Lalu usap keseluruh tubuh. Jika ada yang dirasa sakit, maka daerah itu yang paling banyak diusap, sambil mohon kesembuhan kepada Allah.
Semoga dengan demikian, Allah angkat berbagai macam keluhan-keluhan, penyakit, energi negatif yang ada dalam tubuh kita. Dan yang teramat penting adalah semoga istirahat kita, aman, nyaman dan diberkahi oleh Allah Subhanahu wata'ala. Insya Allah. Amiin...
Salam, dari Lukman.
***
Agenda kegiatan Sabtu dan Ahad 20-21 Februari 2016
1. Kajian tadabbur al-Quran Bersama Ust. Bakhtiar Nashir, Lc di Masjid Baitul Ihsan (BI) pada hari sabtu pkl. 08.00 s/d selesai
2. Kajian bersama Ust. Zulkifli, Lc. MA (Tauhid akhir zaman) pada hari Ahad ba'da dzuhur s/d selesai di Masjid Adzikra depan Mall GGP villa Galaxy Bekasi
Silahkan bagi sahabat yang ada waktu luang agar berkenan hadir, semoga Allah meridhai kita semua. Amin.
***
INFO UMROH PLUS TURKI
(Paket 12 Hari)
Harga Paket ($ 2750 + Rp 1jt)
Berangkat 19 April 2016
Program 12 hari
Pesawat Turkish Airlines
Hotel *3/*4
Mekah : Mawaddah alBaraka
Madinah : Mawaddah alShafwa
Turki : Istanbul/setaraf
Barokallahu fiikum
Pengantar sebelum bobo
Oleh: Lukman
"Ketika kita memiliki impian yang ingin sekali terkabulkan, namun kita enggan bangun malam karena kalah dengan rasa kantuk yang mendalam, berarti impian kita hanya sebatas candaan."
Sebelum bobo, mari kita memaafkan kesalahan dan kekhilafan saudara-saudara kita. Baik yang disengaja maupun tidak. Pastikan tidak ada lagi beban apapun dalam qolbu kita. Dan senantiasalah berlindung kepada Allah dari gangguan makhluk yang tak bosan-bosan mengganggu kita dalam berbagai keadaan. Siapakah dia? Ya, dialah syaithon la'natullahi 'alaih. Musuh utama kita.
Terakhir, lukman mohon dimaafkan lahir dan bathin. Bukan barang kali tapi barang tentu, ada kesalahan, kekhilafan, yang lukman ngga ngeh. Karenanya, maafin ye. :)
Semoga dengan demikian, bobo kita selalu dalam keadaan aman, nyaman, berkah dan dalam penjagaan Allah subhanahu wata'ala. Amiiin...
----------
Update info terkini:
1. Umrah promo Awal desember Rp. 18750.000 (all in)
2. Umrah plus turki $2750+1jt April 2016
3. Tabungan Umrah (bagi yang mau buka, segera ya)
4. Tabungan Haji (bagi yang mau buka, ditunggu ya)
5. Jual aneka herba, seperti madu, jahe, habbat, dll
Hub. Lukman 085717657973 (wa, sms, tlp.
"Ketika kita memiliki impian yang ingin sekali terkabulkan, namun kita enggan bangun malam karena kalah dengan rasa kantuk yang mendalam, berarti impian kita hanya sebatas candaan."
Sebelum bobo, mari kita memaafkan kesalahan dan kekhilafan saudara-saudara kita. Baik yang disengaja maupun tidak. Pastikan tidak ada lagi beban apapun dalam qolbu kita. Dan senantiasalah berlindung kepada Allah dari gangguan makhluk yang tak bosan-bosan mengganggu kita dalam berbagai keadaan. Siapakah dia? Ya, dialah syaithon la'natullahi 'alaih. Musuh utama kita.
Terakhir, lukman mohon dimaafkan lahir dan bathin. Bukan barang kali tapi barang tentu, ada kesalahan, kekhilafan, yang lukman ngga ngeh. Karenanya, maafin ye. :)
Semoga dengan demikian, bobo kita selalu dalam keadaan aman, nyaman, berkah dan dalam penjagaan Allah subhanahu wata'ala. Amiiin...
----------
Update info terkini:
1. Umrah promo Awal desember Rp. 18750.000 (all in)
2. Umrah plus turki $2750+1jt April 2016
3. Tabungan Umrah (bagi yang mau buka, segera ya)
4. Tabungan Haji (bagi yang mau buka, ditunggu ya)
5. Jual aneka herba, seperti madu, jahe, habbat, dll
Hub. Lukman 085717657973 (wa, sms, tlp.
Minggu, 21 Februari 2016
Silent Hapemu
Oleh: Lukman
Sebagai supir masjid (baca: Imam Masjid), dodo selalu mengingatkan jamaahnya untuk mensilent atau menon aktivkan handphone ketika akan memulai shalat berjamaah.
Menurutnya, akan sangat mengganggu kehusyuan shalat jika ada suara handphone saat shalat berlangsung.
"Luruskan dan rapatkan shafnya. Yang bawa alat komunikasi harap disilent atau dinon aktivkan. Jika terdengar suara handphone berdering maka handphonenya harus rela dijadikan doorprize. Untuk disedekahkan ke Masjid yang kebetulan saat ini sedang membuat tempat wudhu." Begitu ungkapnya setiap shalat akan dimulai.
Dan para jamaah pun serentak menonaktivkan handphonenya. Khawatir handphone yang mereka sayangi diambil dan dijadikan doorprize.
Padahal, mau dijadikan doorprize atau tidak, yang namanya mensilent hp saat di tempat ibadah adalah suatu keniscayaan. Tidak boleh tidak. Harus.
Mari kita lihat penduduk Jepang. Kebanyakan dari mereka adalah Atheis. Tapi dari segi tatakrama, mereka lebih islami dari kita. Bisa kita ambil contoh saat ia masuk kereta, hape mereka semuanya silent. Tidak ada yang berdering. Bahkan tidak terlihat satupun yang pegang hape, yang ada mereka baca buku. Inilah kebiasaan baik mereka. Yang perlu kita tiru.
Kita..?
Jangankan di dalam kereta, saat seminarpun, di tempat ibadah pun, di mana pun, belum bisa mensilent hape. Perlu kita ketahui, sebenarnya orang-orang sekitar kita merasa terganggu saat hape kita berbunyi di tempat umum, hanya saja mereka tidak enak untuk menegurnya.
Oleh karenanya, mari mulai saat ini, kita silent hp kita di tempat-tempat yang memang seharusnya disilent.
Sebagai supir masjid (baca: Imam Masjid), dodo selalu mengingatkan jamaahnya untuk mensilent atau menon aktivkan handphone ketika akan memulai shalat berjamaah.
Menurutnya, akan sangat mengganggu kehusyuan shalat jika ada suara handphone saat shalat berlangsung.
"Luruskan dan rapatkan shafnya. Yang bawa alat komunikasi harap disilent atau dinon aktivkan. Jika terdengar suara handphone berdering maka handphonenya harus rela dijadikan doorprize. Untuk disedekahkan ke Masjid yang kebetulan saat ini sedang membuat tempat wudhu." Begitu ungkapnya setiap shalat akan dimulai.
Dan para jamaah pun serentak menonaktivkan handphonenya. Khawatir handphone yang mereka sayangi diambil dan dijadikan doorprize.
Padahal, mau dijadikan doorprize atau tidak, yang namanya mensilent hp saat di tempat ibadah adalah suatu keniscayaan. Tidak boleh tidak. Harus.
Mari kita lihat penduduk Jepang. Kebanyakan dari mereka adalah Atheis. Tapi dari segi tatakrama, mereka lebih islami dari kita. Bisa kita ambil contoh saat ia masuk kereta, hape mereka semuanya silent. Tidak ada yang berdering. Bahkan tidak terlihat satupun yang pegang hape, yang ada mereka baca buku. Inilah kebiasaan baik mereka. Yang perlu kita tiru.
Kita..?
Jangankan di dalam kereta, saat seminarpun, di tempat ibadah pun, di mana pun, belum bisa mensilent hape. Perlu kita ketahui, sebenarnya orang-orang sekitar kita merasa terganggu saat hape kita berbunyi di tempat umum, hanya saja mereka tidak enak untuk menegurnya.
Oleh karenanya, mari mulai saat ini, kita silent hp kita di tempat-tempat yang memang seharusnya disilent.
Shaum daud saja sudah cukup
Bismillah ...
Sahabatku Rahimakumullah...
Berikut ini ada pertanyaan dari hamba Allah terkait shaum daud yang digabung dengan shaum yang lain. Seperti senin kamis, ayamul bidh dll. Bolehkah? Mari kita simak bersama-sama. Semoga Allah senantiasa memberikan bimbingannya ke kita semua. Amiin..
***
Assalamualaikum.......
ustadz afwan saya mau tanya, besok kan waktunya shaum ayyamul bidh, sementara tadi saya sedang melaksanakan shaum daud, apa boleh besok saya niatkan untuk melaksanakan shaum ayyamul bidh smpe 3 hari k depan ? Syukron sebelumnya.
(Hamba Allah di Bandung)
Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh....
Sebaiknya kita pahami dulu shaum daud itu seperti apa tata caranya. Shaum daud itu sehari shaum sehari ngga. Jika mba hari ini shaum (daud), lalu besok hendak shaum lagi selama tiga hari, karena ingin mendapatkan fadhilah ayamul bidh, maka itu namanya bukan shaum daud. Tapi (maaf) shaum gado-gado. Campur-campur. Karena shaum daud itu pelaksanaannya sehari shaum, sehari ngga. Bukan dicampur-campur dengan shaum yang lain. Teruslah fokus. Tidak perlu diseling dengan yang lainnya. Kecuali jika mba sudah tidak mampu untuk meneruskan shaum daud, dan hanya ingin melaksanakan shaum sunnah biasa saja. Maka ini tidak mengapa.
Sekali lagi, jika kita sedang melaksanakan shaum daud, tidak perlu diseling dengan shaum lainnya. Karena shaum daud sendiri sudah mewakili semua shaum sunnah. Bahkan Nabi pun menyebutnya sebagai sebaik-baik shaum.
Sebagaimana hadits dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya,
ุฃَุญَุจُّ ุงูุตَّูุงَุฉِ ุฅَِูู ุงَِّููู ุตَูุงَุฉُ ุฏَุงُูุฏَ – ุนََِْููู ุงูุณَّูุงَู ُ – َูุฃَุญَุจُّ ุงูุตَِّูุงู ِ ุฅَِูู ุงَِّููู ุตَِูุงู ُ ุฏَุงُูุฏَ ، ََููุงَู ََููุงู ُ ِูุตَْู ุงَِّْูููู ََُููููู ُ ุซُُูุซَُู َََูููุงู ُ ุณُุฏُุณَُู ، ََููุตُูู ُ َْููู ًุง َُْูููุทِุฑُ َْููู ًุง
“Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.” (HR. Bukhari no. 1131).
Intinya, shaum daud saja sudah cukup. Meskipun kita tidak shaum senin kamis, ayyamul bidh, tasu'a, asyuro dan shaum sunnah lainnya.
Allahu ta'ala a'lam
***
Bagi sahabat yang terbiasa dengan shaum Reguler senin kamis, silahkan nanti malam sahur dan esoknya bershaum. Semoga barokah. Bonus reward ayamul bidh. Masya Allah.
Yang terbiasa dengan shaum daudnya, cukup shaum daud saja. Syukur jika jatuh pada esok hari. Jika tidak, maka tidak perlu diselang-seling dengan shaum ini itu. Ingat, Allah lebih mencintai suatu amalan yang sedikit tapi konsisten.
Semoga dengan melaksanakan shaum sunnah, semua toksin, racun, energi negativ yang ada dalam tubuh kita, Allah keluarkan. Sehingga tubuh kita terhindar dari berbagai jenis penyakit. Dan tentunya, kita niatkan sebagai sarana agar lebih dekat dengan Allah subhanahu wta'ala.. amiiin ya Robbal 'alamiin..
Barokallahu fiikum...
Salam dari Lukman.
***
Sekilas info:
Umrah April 2016 $1475+500rb (perlengkapan)
Umrah promo Des 2016
Rp. 18.750.000
Silahkan dipilih paketnya.
Atau mau buka tabungan umrah or haji di BMT Insan mulia? Insya Allah bisa. Karena visi dan misi kami tidak semata mencari keuntungan. Tidak. Melainkan adalah memudahkan kaum muslimin yang sudah ngebet ingin menunaikan ibadah umrah atau haji ke Baitullah. Itu saja. Tidak lebih. Beneran.
Dan pada akhirnya, dari jauh lukman turut mendoakan, semoga Allah mudahkan semua urusan lukman dan sahabat semua, rezekinya juga, dan yang lain-lainnya. Semoga Allah meridhai kita semua.. Amin ya Robbal 'alamiin..
Layanan umrah dan Haji, 085717657973 (tlp, sms dan Wa)
Allahu yubaarik fiikum..
Sahabatku Rahimakumullah...
Berikut ini ada pertanyaan dari hamba Allah terkait shaum daud yang digabung dengan shaum yang lain. Seperti senin kamis, ayamul bidh dll. Bolehkah? Mari kita simak bersama-sama. Semoga Allah senantiasa memberikan bimbingannya ke kita semua. Amiin..
***
Assalamualaikum.......
ustadz afwan saya mau tanya, besok kan waktunya shaum ayyamul bidh, sementara tadi saya sedang melaksanakan shaum daud, apa boleh besok saya niatkan untuk melaksanakan shaum ayyamul bidh smpe 3 hari k depan ? Syukron sebelumnya.
(Hamba Allah di Bandung)
Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh....
Sebaiknya kita pahami dulu shaum daud itu seperti apa tata caranya. Shaum daud itu sehari shaum sehari ngga. Jika mba hari ini shaum (daud), lalu besok hendak shaum lagi selama tiga hari, karena ingin mendapatkan fadhilah ayamul bidh, maka itu namanya bukan shaum daud. Tapi (maaf) shaum gado-gado. Campur-campur. Karena shaum daud itu pelaksanaannya sehari shaum, sehari ngga. Bukan dicampur-campur dengan shaum yang lain. Teruslah fokus. Tidak perlu diseling dengan yang lainnya. Kecuali jika mba sudah tidak mampu untuk meneruskan shaum daud, dan hanya ingin melaksanakan shaum sunnah biasa saja. Maka ini tidak mengapa.
Sekali lagi, jika kita sedang melaksanakan shaum daud, tidak perlu diseling dengan shaum lainnya. Karena shaum daud sendiri sudah mewakili semua shaum sunnah. Bahkan Nabi pun menyebutnya sebagai sebaik-baik shaum.
Sebagaimana hadits dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya,
ุฃَุญَุจُّ ุงูุตَّูุงَุฉِ ุฅَِูู ุงَِّููู ุตَูุงَุฉُ ุฏَุงُูุฏَ – ุนََِْููู ุงูุณَّูุงَู ُ – َูุฃَุญَุจُّ ุงูุตَِّูุงู ِ ุฅَِูู ุงَِّููู ุตَِูุงู ُ ุฏَุงُูุฏَ ، ََููุงَู ََููุงู ُ ِูุตَْู ุงَِّْูููู ََُููููู ُ ุซُُูุซَُู َََูููุงู ُ ุณُุฏُุณَُู ، ََููุตُูู ُ َْููู ًุง َُْูููุทِุฑُ َْููู ًุง
“Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.” (HR. Bukhari no. 1131).
Intinya, shaum daud saja sudah cukup. Meskipun kita tidak shaum senin kamis, ayyamul bidh, tasu'a, asyuro dan shaum sunnah lainnya.
Allahu ta'ala a'lam
***
Bagi sahabat yang terbiasa dengan shaum Reguler senin kamis, silahkan nanti malam sahur dan esoknya bershaum. Semoga barokah. Bonus reward ayamul bidh. Masya Allah.
Yang terbiasa dengan shaum daudnya, cukup shaum daud saja. Syukur jika jatuh pada esok hari. Jika tidak, maka tidak perlu diselang-seling dengan shaum ini itu. Ingat, Allah lebih mencintai suatu amalan yang sedikit tapi konsisten.
Semoga dengan melaksanakan shaum sunnah, semua toksin, racun, energi negativ yang ada dalam tubuh kita, Allah keluarkan. Sehingga tubuh kita terhindar dari berbagai jenis penyakit. Dan tentunya, kita niatkan sebagai sarana agar lebih dekat dengan Allah subhanahu wta'ala.. amiiin ya Robbal 'alamiin..
Barokallahu fiikum...
Salam dari Lukman.
***
Sekilas info:
Umrah April 2016 $1475+500rb (perlengkapan)
Umrah promo Des 2016
Rp. 18.750.000
Silahkan dipilih paketnya.
Atau mau buka tabungan umrah or haji di BMT Insan mulia? Insya Allah bisa. Karena visi dan misi kami tidak semata mencari keuntungan. Tidak. Melainkan adalah memudahkan kaum muslimin yang sudah ngebet ingin menunaikan ibadah umrah atau haji ke Baitullah. Itu saja. Tidak lebih. Beneran.
Dan pada akhirnya, dari jauh lukman turut mendoakan, semoga Allah mudahkan semua urusan lukman dan sahabat semua, rezekinya juga, dan yang lain-lainnya. Semoga Allah meridhai kita semua.. Amin ya Robbal 'alamiin..
Layanan umrah dan Haji, 085717657973 (tlp, sms dan Wa)
Allahu yubaarik fiikum..
Penyebab lemahnya iman
Oleh : Ust.Zulkifli M.Ali, Lc. MA
Kadangkala ada saat dimana kita melakukan shalat tidak dalam kekhusu’an, bahkan bisa terjadi dalam waktu yang lama. Kemudian kita merasa dan mulai lengah dalam menjaga waktu shalat, biasanya shalat dilakukan secara berjamaah pada awal waktu berangsur-angsur mulai dilakukan sendirian dan dilakukan pada akhir-akhir waktu. Sebelumnya kita biasa melakukan hal yang makhruh dan melakukan dosa-dosa kecil namun pada saat-saat tertentu tanpa kita sadaripun telah melakukan dosa-dosa besar dan dosa yang kita lakukan itupun tidak ada rasa penyesalan dan rasa bersalah dihadapan Allah. Pada saat sebelumnya kita terbiasa dengan pengajian dan majelis ilmu namun pada suatu ketika kita tidak lagi merasa perlu untuk menambah ilmu dan mendengar siraman rohani. Hari demi hari kita terjerumus kedalam lingkungan pergaulan yang rusak dan tidak lagi religious, padahal sebelumnya kita terbiasa hidup dan bergaul dalam jamaah sesama muslimin. Ini terus berlanjut dan terjadi tanpa kita sadari. Kelalaian-kelalaian tersebut kita jalani dan tidak disadari sebenarnya kita telah mengalami probelamatika iman dan melemahnya iman dalam hati ini.
Dari setiap perbuatan yang telah disebutkan tadi menunjukan adanya indikasi melemahnya iman dari dalam diri kita, sehingga tidak menimbulkan ghairah dan semangat dalam melakukan dan melaksanakan ibadah kepada Allah. Jika kondisi dan situasi seperti ini terus kita biarkan maka kemungkinan besar maka hidup ini akan jauh dari agama dan suatu pertanda bahwa kemunafikan itu mulai tertanam dalam diri kita…. Naudzubillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah
Iman itu dapat kita contohkan seperti tubuh manusia. Tubuh ini dapat lemah dan kadangkala kala kuat. Tentu ini ada penyebabnya.. kapan tubuh ini akan kuat ?. apabila tubuh ini diisi dengan makanan yang bergizi dan cukup vitamin serta melakukannya secara teratur dan kontiniu maka sudah pantas rasanya tubuh itu menjadi kuat dan tegar. Tapi apabila tubuh ini tidak mendapatkan gizi yang cukup, asupan vitaminnya kuran, suplemen tubuh yang tidak ada, olah raga juga nihil, maka tidak tertutup kemungkinan tubuh ini menjadi lemah dan sering mendapatkan penyakit.
Jika iman ini sudah lemah maka akan banyak timbul penyakit hati pada diri kita, jika iman sudah lemah maka kita akan merasa penyakit jiwa yang membuat kita menjadi tidak tenang, stress, selalu berada dalam tekanan, selalu merasa khawatir, selalu dalam kecemasan dan ketakutan yang berlebihan. Untuk itu marilah kita jaga kondisi kita agar tetap berada dalam keistiqomahan dan kondisi iman yang stabil.
Ma’asyiral Muslimin yang dimuliakan Allah
Apa saja faktor yang menjadi penyebab iman ini menjadi lemah, apa saja penyebab iman ini mengalami kemerosotan sehingga menjadi alas an bagi munculnya penyakit hati dan penyakit jiwa tersebut. Pada kesempatan kali ini akan kita uraikan satu persatu factor penyebab melemahnya iman.
1. Jauh dari lingkungan Islami dalam waktu yang lama
Lingkungan islami yang dimaksud adalah lingkungan teman-teman yang biasa dengan pembicaraan agama, lingkungan yang terbiasa dengan kebiasaan mendengar pengajian, serta lingkungan yang biasa dengan kegiatan dakwah dan sosial. Apabila kita jauh dari lingkungan tersebut maka akan sangat berpengaruh kepada iman dan ini menjadi penyebab lemahnya iman itu.
Salah seorang ulama mengatakan bahwa “ikhwan-ikhwan kami yang biasa memakmurkan mesjid bersama-sama, mendengar dan mengikuti pengajian bersama-sama, selalu bercerita tentang agama lebih mulia dan lebih mahal harganya dibandingkan dengan keluarga-keluarga kami, karena ikhwan-ikhwan tersebut selalu dan senantiasa menanyakan bagaimana ibadah kami, bagaimana iman kami, bagaimana persipan hari akhirat kami, dan selalu mengingatkan kami apabila lupa dan lalai dalam ibadah yang kami lakukan. Sementara keluarga kami lebih dominan mempertanyakan tentang dunia, bagaiamana usaha dan kerja kami, bagaimana harta kami, bagaimana anak dan istri kami, dan langka sekali mereka mempertanyakan agama kami, ibadah kami, akhirat kami.
Makanya orang-orang shaleh dahulu menganggap bahwa ikhwan yang selalu mengingatkan kepada dengan kehidupan akhirat, jauh lebih berharga dari pada keluarga-keluarga yang hanya peduli dengan kehidupan dunia ini. Untuk itu marilah kita jaga kondisi dimana agar selalu berada dalam lingkungan jamaah sehingga dapat menjaga keimanan ini selalu dalam kondisi yang stabil.
Ma’asyiral muslim yang dirahmati Allah
Faktor penyebab lemahnya iman yang kedua adalah
2. JAUH DARI MAJELIS-MAJELIS ILMU DALAM WAKTU YANG LAMA
Apabila kita jauh dari majelis syar’I yang didalamnya mengajarkan ilmu dan mentilawahkan ayat-ayat Allah dalam rentang waktu yang cukup lama maka ini juga bisa menjadi penyebab lemahnya iman seseorang. Dengan jauhnya dari majelis ilmu maka pasti iman ini akan mengalami degradasi, akan mengalami kemunduran dan akan terkikis secara perlahan-lahan. Siapapun kita membutuhkan cas untuk menambah keimanan dan cas iman itu adalah ilmu.
Majelis ilmu adalah seseuatu yang tidak dapat ditinggalkan bahkan tidak boleh untuk dihindarkan. Nabi shalallahualaihhi wasalam mengatakan bahwa setidak-tidaknya setiap muslim dalam satu minggu itu wajib mendengarkan pengajian ayat-ayat Allah minimal satu kali. Waktu yang dianjurkan oleh nabi adalah pada hari kamis pada malam jumat. Namun yang dianjurkan adalah pengajian yang bisa membangkitkan ghirah dan semangat dalam beragama dan beribadah. Tidak seperti Ta’lim kebanyakan yang ada sekarang yang menguraikan panjang lebar masalah agama dan hanya menambahkan pengetahuan dan ilmu bagi yang mendengarkannya.
Apabila keadaan ini dibiarkan bahkan lebih dari satu minggu akan menyebabkan lemahnya iman kita. Bila iman yang semakin hari semakin lemah tetap terus dibiarkan maka mempunyai efek yang sangat fatal terhadap ibadah dan amalan kita. Mula-mula ada rasa malas dalam melakukan ibadah, kemudian perlahan-lahan mulai mengurangi kadar ibadah, kemudian meninggalkan ibadah itu sendiri. Bukan keadaan ini sangat membahayakan kita semua, bukankah keadaan seperti akan menjauhkan kita dari amalan kebajikan, bukankah ini menjadi penyebab kita jauh dari amalan-amalan pahala. Lemahnya iman ini juga memancing kita untuk melalukan dosa-dosa kecil, setelah terbiasa dengan dosa-dosa kecil maka kita akan dipancing dan dibisikan oleh Syetan untuk melakukan perbuatan dosa-dosa besar…naudzubillah
Faktor berikutnya yang menjadi penyebab lemahnya Iman adalah
3. TIDAK MENDAPATKAN PANDUAN DAN TIDAK MENDAPATKAN CONTOH YANG SHAHIH
Tidak adanya teladan yang benar sebagai panduan dalam menjalankan, tidak adanya contoh orang yang berakhlak benar dalam beribadah, tidak ada panduan orang yang bagus dalam akhlaknya seperti ulama-ulama, ustadz-ustadz dan pemuka-pemuka agama lainnya. Namun yang jadi permasalah pada saat ini adalah bahwa sangat jarang sekali dan langka orang yang seperti itu sekarang ini, jarang kita jumpai orang yang ilmu banyak, akhlaknya mulia, ibadahnya gak pernah ketinggalan, puasanya rutin dan sebagainya..sangat jarang sekali kita jumpai orang seperti…. Lalu bagaimana solusinya ?... sekarang ini zaman sudah makin maju, apapun yang kita butuhkan bisa didapat. Jika memang tidak ada contoh secara riil yang menjadi panduan kita maka kita mengacu kepada Rasulullah. Rasulullah saw adalah Contoh terbaik di muka bumi sepanjang masa, kita bisa temukan sirah dan sejarah hidup beliau baik melalui buku, majalah, tabloid, bahkan di internetpun sudah bertebaran kisah-kisah dan sejarah perjalanan hidup Rasulullah shalallahu alaihi wasalam. Namun demikian tidak hanya itu saja, perjalanan dan sejarah hidup para sahabat-sahabat yang mulia, sejarah dan perjuangan hidup para ulama shalafus shaleh juga dapat dijadikan sebagai panduan.
Alangkah baiknya kita membaca kisah-kisah sejarah para Rasul, sahabat dan ulama-ulama shalaf karena itu semua dapat membangkitkan semangat dan ghirah kita, dengan membaca sejarah tersebut maka akan dapat menambah keimanan kita, dengan membaca sejarah tersebut maka kita akan terhindar dari degradasi dan pengikisan iman.
Sekali-kali janganlah kita mencari kelemahan dan mencari alasan untuk tidak melakukan dan mencontoh akhlak yang baik… kadang banyak diantara kita yang berkata…” bagaimana kita mau berakhlak sementara ulama kita, ustadz, pemuka agama kita seperti itu. Ini adalah salah satu jebakan syaitan dalam mengalahkan kita untuk berbuat amal kebajikan. Maka dari itu jauhilah prasangka-prasangka seperti itu, jauhilan pandangan-pandangan yang membuat kita membatalkan niat bahkan membatalkan untuk berbuat amal kebajikan.
4. TENGGELAM DALAM MENGURUSI DUNIA, MENGURUS KELUARGA, DAN MENGURUSI USAHA DAN HARTANYA.
Siapa yang habis semua waktunya hanya untuk mengurus dunianya itu maka sudah dapat dipastikan bahwa imannya akan mengalami lemah dan mengalami kemerosotan.
Dalam surat Ali Imran ayat 14 Allah berfirman
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak[186] dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)”.
Kecintaan seperti itu adalah sesuatu yang normal dan wajar. Namun apabila kita terjebak sepenuhnya terhadap kecintaan kepada dunia tersebut maka kita akan jauh dari kegiatan-kegiatan ibadah, kita akan mengalami iman yang gersang, kita akan mengalami kegoncangan dan ketidakstabilan iman, dan kita akan tenggelam dalam kekeringan iman.
Kaum muslimin….ketahuilah
Tidak sedikit orang meninggalkan shalat berjamaan, hanya karena sibuk untuk mengurus barang dagangannya, tidak sedikit orang yang meninggalkan majelis ta’lim hanya karena mengurusi keluarga dan anak-anaknya, berapa banyak orang yang terhanyut dalam aktivitas kantornya, disibukan dengan kegiatan bisnisnya namun mereka mengalami krisis iman yang membuat hidupnya jauh dari ketenangan. Bahkan Banyak orang meninggalkan agamanya hanya karena kekurangan harta, mereka menjual agamanya hanya karena diberi harta… naudzubillah
Ketahuilah bahwa istri dan anak-anak kamu harta-harta kamu, pekerjaan-pekerjaan kamu adalah fitnah untuk kamu.
banyak kita lihat hanya karena anak, orang tua berjuang mati-matian mencari nafkah agar anaknya dapat mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Hanya karena istri, sang suami rela menghabiskan waktu dengan usaha dan pekerjaan agar dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan istrinya. Hanya karena harta, mereka terkuras habis-habisan untuk melakukan kesibukan dengan tujuan bahwa dengan banyaknya harta itu maka mereka akan merasa tenang dan bahagia. Tapi sangat disayangkan sekali, mereka terlepas dari agama yang akan menjadikan mereka itu sebenarnya mendapatkan kenyaman dan ketentraman dalam hidup.
Kadangkala ada saat dimana kita melakukan shalat tidak dalam kekhusu’an, bahkan bisa terjadi dalam waktu yang lama. Kemudian kita merasa dan mulai lengah dalam menjaga waktu shalat, biasanya shalat dilakukan secara berjamaah pada awal waktu berangsur-angsur mulai dilakukan sendirian dan dilakukan pada akhir-akhir waktu. Sebelumnya kita biasa melakukan hal yang makhruh dan melakukan dosa-dosa kecil namun pada saat-saat tertentu tanpa kita sadaripun telah melakukan dosa-dosa besar dan dosa yang kita lakukan itupun tidak ada rasa penyesalan dan rasa bersalah dihadapan Allah. Pada saat sebelumnya kita terbiasa dengan pengajian dan majelis ilmu namun pada suatu ketika kita tidak lagi merasa perlu untuk menambah ilmu dan mendengar siraman rohani. Hari demi hari kita terjerumus kedalam lingkungan pergaulan yang rusak dan tidak lagi religious, padahal sebelumnya kita terbiasa hidup dan bergaul dalam jamaah sesama muslimin. Ini terus berlanjut dan terjadi tanpa kita sadari. Kelalaian-kelalaian tersebut kita jalani dan tidak disadari sebenarnya kita telah mengalami probelamatika iman dan melemahnya iman dalam hati ini.
Dari setiap perbuatan yang telah disebutkan tadi menunjukan adanya indikasi melemahnya iman dari dalam diri kita, sehingga tidak menimbulkan ghairah dan semangat dalam melakukan dan melaksanakan ibadah kepada Allah. Jika kondisi dan situasi seperti ini terus kita biarkan maka kemungkinan besar maka hidup ini akan jauh dari agama dan suatu pertanda bahwa kemunafikan itu mulai tertanam dalam diri kita…. Naudzubillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah
Iman itu dapat kita contohkan seperti tubuh manusia. Tubuh ini dapat lemah dan kadangkala kala kuat. Tentu ini ada penyebabnya.. kapan tubuh ini akan kuat ?. apabila tubuh ini diisi dengan makanan yang bergizi dan cukup vitamin serta melakukannya secara teratur dan kontiniu maka sudah pantas rasanya tubuh itu menjadi kuat dan tegar. Tapi apabila tubuh ini tidak mendapatkan gizi yang cukup, asupan vitaminnya kuran, suplemen tubuh yang tidak ada, olah raga juga nihil, maka tidak tertutup kemungkinan tubuh ini menjadi lemah dan sering mendapatkan penyakit.
Jika iman ini sudah lemah maka akan banyak timbul penyakit hati pada diri kita, jika iman sudah lemah maka kita akan merasa penyakit jiwa yang membuat kita menjadi tidak tenang, stress, selalu berada dalam tekanan, selalu merasa khawatir, selalu dalam kecemasan dan ketakutan yang berlebihan. Untuk itu marilah kita jaga kondisi kita agar tetap berada dalam keistiqomahan dan kondisi iman yang stabil.
Ma’asyiral Muslimin yang dimuliakan Allah
Apa saja faktor yang menjadi penyebab iman ini menjadi lemah, apa saja penyebab iman ini mengalami kemerosotan sehingga menjadi alas an bagi munculnya penyakit hati dan penyakit jiwa tersebut. Pada kesempatan kali ini akan kita uraikan satu persatu factor penyebab melemahnya iman.
1. Jauh dari lingkungan Islami dalam waktu yang lama
Lingkungan islami yang dimaksud adalah lingkungan teman-teman yang biasa dengan pembicaraan agama, lingkungan yang terbiasa dengan kebiasaan mendengar pengajian, serta lingkungan yang biasa dengan kegiatan dakwah dan sosial. Apabila kita jauh dari lingkungan tersebut maka akan sangat berpengaruh kepada iman dan ini menjadi penyebab lemahnya iman itu.
Salah seorang ulama mengatakan bahwa “ikhwan-ikhwan kami yang biasa memakmurkan mesjid bersama-sama, mendengar dan mengikuti pengajian bersama-sama, selalu bercerita tentang agama lebih mulia dan lebih mahal harganya dibandingkan dengan keluarga-keluarga kami, karena ikhwan-ikhwan tersebut selalu dan senantiasa menanyakan bagaimana ibadah kami, bagaimana iman kami, bagaimana persipan hari akhirat kami, dan selalu mengingatkan kami apabila lupa dan lalai dalam ibadah yang kami lakukan. Sementara keluarga kami lebih dominan mempertanyakan tentang dunia, bagaiamana usaha dan kerja kami, bagaimana harta kami, bagaimana anak dan istri kami, dan langka sekali mereka mempertanyakan agama kami, ibadah kami, akhirat kami.
Makanya orang-orang shaleh dahulu menganggap bahwa ikhwan yang selalu mengingatkan kepada dengan kehidupan akhirat, jauh lebih berharga dari pada keluarga-keluarga yang hanya peduli dengan kehidupan dunia ini. Untuk itu marilah kita jaga kondisi dimana agar selalu berada dalam lingkungan jamaah sehingga dapat menjaga keimanan ini selalu dalam kondisi yang stabil.
Ma’asyiral muslim yang dirahmati Allah
Faktor penyebab lemahnya iman yang kedua adalah
2. JAUH DARI MAJELIS-MAJELIS ILMU DALAM WAKTU YANG LAMA
Apabila kita jauh dari majelis syar’I yang didalamnya mengajarkan ilmu dan mentilawahkan ayat-ayat Allah dalam rentang waktu yang cukup lama maka ini juga bisa menjadi penyebab lemahnya iman seseorang. Dengan jauhnya dari majelis ilmu maka pasti iman ini akan mengalami degradasi, akan mengalami kemunduran dan akan terkikis secara perlahan-lahan. Siapapun kita membutuhkan cas untuk menambah keimanan dan cas iman itu adalah ilmu.
Majelis ilmu adalah seseuatu yang tidak dapat ditinggalkan bahkan tidak boleh untuk dihindarkan. Nabi shalallahualaihhi wasalam mengatakan bahwa setidak-tidaknya setiap muslim dalam satu minggu itu wajib mendengarkan pengajian ayat-ayat Allah minimal satu kali. Waktu yang dianjurkan oleh nabi adalah pada hari kamis pada malam jumat. Namun yang dianjurkan adalah pengajian yang bisa membangkitkan ghirah dan semangat dalam beragama dan beribadah. Tidak seperti Ta’lim kebanyakan yang ada sekarang yang menguraikan panjang lebar masalah agama dan hanya menambahkan pengetahuan dan ilmu bagi yang mendengarkannya.
Apabila keadaan ini dibiarkan bahkan lebih dari satu minggu akan menyebabkan lemahnya iman kita. Bila iman yang semakin hari semakin lemah tetap terus dibiarkan maka mempunyai efek yang sangat fatal terhadap ibadah dan amalan kita. Mula-mula ada rasa malas dalam melakukan ibadah, kemudian perlahan-lahan mulai mengurangi kadar ibadah, kemudian meninggalkan ibadah itu sendiri. Bukan keadaan ini sangat membahayakan kita semua, bukankah keadaan seperti akan menjauhkan kita dari amalan kebajikan, bukankah ini menjadi penyebab kita jauh dari amalan-amalan pahala. Lemahnya iman ini juga memancing kita untuk melalukan dosa-dosa kecil, setelah terbiasa dengan dosa-dosa kecil maka kita akan dipancing dan dibisikan oleh Syetan untuk melakukan perbuatan dosa-dosa besar…naudzubillah
Faktor berikutnya yang menjadi penyebab lemahnya Iman adalah
3. TIDAK MENDAPATKAN PANDUAN DAN TIDAK MENDAPATKAN CONTOH YANG SHAHIH
Tidak adanya teladan yang benar sebagai panduan dalam menjalankan, tidak adanya contoh orang yang berakhlak benar dalam beribadah, tidak ada panduan orang yang bagus dalam akhlaknya seperti ulama-ulama, ustadz-ustadz dan pemuka-pemuka agama lainnya. Namun yang jadi permasalah pada saat ini adalah bahwa sangat jarang sekali dan langka orang yang seperti itu sekarang ini, jarang kita jumpai orang yang ilmu banyak, akhlaknya mulia, ibadahnya gak pernah ketinggalan, puasanya rutin dan sebagainya..sangat jarang sekali kita jumpai orang seperti…. Lalu bagaimana solusinya ?... sekarang ini zaman sudah makin maju, apapun yang kita butuhkan bisa didapat. Jika memang tidak ada contoh secara riil yang menjadi panduan kita maka kita mengacu kepada Rasulullah. Rasulullah saw adalah Contoh terbaik di muka bumi sepanjang masa, kita bisa temukan sirah dan sejarah hidup beliau baik melalui buku, majalah, tabloid, bahkan di internetpun sudah bertebaran kisah-kisah dan sejarah perjalanan hidup Rasulullah shalallahu alaihi wasalam. Namun demikian tidak hanya itu saja, perjalanan dan sejarah hidup para sahabat-sahabat yang mulia, sejarah dan perjuangan hidup para ulama shalafus shaleh juga dapat dijadikan sebagai panduan.
Alangkah baiknya kita membaca kisah-kisah sejarah para Rasul, sahabat dan ulama-ulama shalaf karena itu semua dapat membangkitkan semangat dan ghirah kita, dengan membaca sejarah tersebut maka akan dapat menambah keimanan kita, dengan membaca sejarah tersebut maka kita akan terhindar dari degradasi dan pengikisan iman.
Sekali-kali janganlah kita mencari kelemahan dan mencari alasan untuk tidak melakukan dan mencontoh akhlak yang baik… kadang banyak diantara kita yang berkata…” bagaimana kita mau berakhlak sementara ulama kita, ustadz, pemuka agama kita seperti itu. Ini adalah salah satu jebakan syaitan dalam mengalahkan kita untuk berbuat amal kebajikan. Maka dari itu jauhilah prasangka-prasangka seperti itu, jauhilan pandangan-pandangan yang membuat kita membatalkan niat bahkan membatalkan untuk berbuat amal kebajikan.
4. TENGGELAM DALAM MENGURUSI DUNIA, MENGURUS KELUARGA, DAN MENGURUSI USAHA DAN HARTANYA.
Siapa yang habis semua waktunya hanya untuk mengurus dunianya itu maka sudah dapat dipastikan bahwa imannya akan mengalami lemah dan mengalami kemerosotan.
Dalam surat Ali Imran ayat 14 Allah berfirman
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak[186] dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)”.
Kecintaan seperti itu adalah sesuatu yang normal dan wajar. Namun apabila kita terjebak sepenuhnya terhadap kecintaan kepada dunia tersebut maka kita akan jauh dari kegiatan-kegiatan ibadah, kita akan mengalami iman yang gersang, kita akan mengalami kegoncangan dan ketidakstabilan iman, dan kita akan tenggelam dalam kekeringan iman.
Kaum muslimin….ketahuilah
Tidak sedikit orang meninggalkan shalat berjamaan, hanya karena sibuk untuk mengurus barang dagangannya, tidak sedikit orang yang meninggalkan majelis ta’lim hanya karena mengurusi keluarga dan anak-anaknya, berapa banyak orang yang terhanyut dalam aktivitas kantornya, disibukan dengan kegiatan bisnisnya namun mereka mengalami krisis iman yang membuat hidupnya jauh dari ketenangan. Bahkan Banyak orang meninggalkan agamanya hanya karena kekurangan harta, mereka menjual agamanya hanya karena diberi harta… naudzubillah
Ketahuilah bahwa istri dan anak-anak kamu harta-harta kamu, pekerjaan-pekerjaan kamu adalah fitnah untuk kamu.
banyak kita lihat hanya karena anak, orang tua berjuang mati-matian mencari nafkah agar anaknya dapat mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Hanya karena istri, sang suami rela menghabiskan waktu dengan usaha dan pekerjaan agar dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan istrinya. Hanya karena harta, mereka terkuras habis-habisan untuk melakukan kesibukan dengan tujuan bahwa dengan banyaknya harta itu maka mereka akan merasa tenang dan bahagia. Tapi sangat disayangkan sekali, mereka terlepas dari agama yang akan menjadikan mereka itu sebenarnya mendapatkan kenyaman dan ketentraman dalam hidup.
Sabtu, 20 Februari 2016
Doa untuk di Baitullah
Doa-doa pribadi saat di Baitullah
Akhirat (secara umum)
1. Dikuatkan Iman Islam
2. Istiqomah dalam beribadah dan amal sholeh
3. Luas rezeki
4. Dijauhkan dari syirik (aku, keluarga dan lainnya)
5. Mati khusnul Khatimah
6. Mudah semua urusan
Akhirat secara khusus
1. Ingin umrah ramadhan
2. Umrah bareng ibu, bapak, anak, adik, guru dll
3. Umrah minimal setahun 3x (tidak mesti dengan IM, dg cara-Nya)
4. Kuat hafalan Quran
5. Lancar bahasa Arab dan Inggris
6. Paham ilmu agama
7. Intinya bermanfaat bagi umat
8. Ahli shodaqoh (qurban, yatim, umrah, haji dll)
9. Ingin hajikan orang tua
10. Usaha orang tua diberi kelancaran
11. Kuat iman islam ibu dan bapak, adik, saudara, dll
12. Menikah dengan akhwat sholehah
Dunia
1. Jamaah umrah / haji semakin banyak
2. Lunas motor, Dp+angsuran rumah, bisa tebus emas di pegadaian,
3. Pendapatan tidak kurang dari 5jt/minggu
4. Mobil Ertiga (niatkan untuk ibadah)
5. Ingin punya ladang sawah
6.
Doa orang lain
1. Siti : suami yang sholeh
2. Bambang : segera nyusul
3. Pak H. lingkar : idem kalo bisa bareng
4. Zainul : idem
5. Ahmad Z : idem
6. Deni : Idem
7.
Akhirat (secara umum)
1. Dikuatkan Iman Islam
2. Istiqomah dalam beribadah dan amal sholeh
3. Luas rezeki
4. Dijauhkan dari syirik (aku, keluarga dan lainnya)
5. Mati khusnul Khatimah
6. Mudah semua urusan
Akhirat secara khusus
1. Ingin umrah ramadhan
2. Umrah bareng ibu, bapak, anak, adik, guru dll
3. Umrah minimal setahun 3x (tidak mesti dengan IM, dg cara-Nya)
4. Kuat hafalan Quran
5. Lancar bahasa Arab dan Inggris
6. Paham ilmu agama
7. Intinya bermanfaat bagi umat
8. Ahli shodaqoh (qurban, yatim, umrah, haji dll)
9. Ingin hajikan orang tua
10. Usaha orang tua diberi kelancaran
11. Kuat iman islam ibu dan bapak, adik, saudara, dll
12. Menikah dengan akhwat sholehah
Dunia
1. Jamaah umrah / haji semakin banyak
2. Lunas motor, Dp+angsuran rumah, bisa tebus emas di pegadaian,
3. Pendapatan tidak kurang dari 5jt/minggu
4. Mobil Ertiga (niatkan untuk ibadah)
5. Ingin punya ladang sawah
6.
Doa orang lain
1. Siti : suami yang sholeh
2. Bambang : segera nyusul
3. Pak H. lingkar : idem kalo bisa bareng
4. Zainul : idem
5. Ahmad Z : idem
6. Deni : Idem
7.
Manasik
Manasik
Sabtu 20 Februari pertama kali mengikuti kegiatan manasik umrah. Impianku beberapa tahun yang lalu, kini telah terwujud atas izin Allah. Ya, atas Izin Allah. Kalau Allah belum mengizinkan, mustahil semua ini terjadi.
Senang hati ini saat melihat gambar ka'bah di slide saat manasik tadi siang, tak lama lagi aku akan mengunjungi suatu tempat yang dimana jika kita berdoa di tempat itu maka akan mustajab, dimana jika kita shalat ditempat itu maka pahalanya 100.000x shalat di masjid biasa, tempat tersebut adalah BAITULLAH. Ya, Baitullah. Tempat yang selama ini aku impi-impikan bahkan sangat ku rindukan.
Namun disatu sisi aku bersedih, karena belum dapat mengajak ibuku untuk berumah bersama. Semoga di lain kesempatan aku dapat berumrah dengannya. Amiin.
Yang bersyukur,
Lukman
Sabtu 20 Februari pertama kali mengikuti kegiatan manasik umrah. Impianku beberapa tahun yang lalu, kini telah terwujud atas izin Allah. Ya, atas Izin Allah. Kalau Allah belum mengizinkan, mustahil semua ini terjadi.
Senang hati ini saat melihat gambar ka'bah di slide saat manasik tadi siang, tak lama lagi aku akan mengunjungi suatu tempat yang dimana jika kita berdoa di tempat itu maka akan mustajab, dimana jika kita shalat ditempat itu maka pahalanya 100.000x shalat di masjid biasa, tempat tersebut adalah BAITULLAH. Ya, Baitullah. Tempat yang selama ini aku impi-impikan bahkan sangat ku rindukan.
Namun disatu sisi aku bersedih, karena belum dapat mengajak ibuku untuk berumah bersama. Semoga di lain kesempatan aku dapat berumrah dengannya. Amiin.
Yang bersyukur,
Lukman
Impianmu harus diperjuangkan
Oleh: Lukman
Bismillah ...
Tulislah daftar impianmu diatas kertas, lalu bawa ke atas sajadah, dan mohonlah agar Allah mengabulkan one by one dan step by step. Tentunya, disertai dengan ikhtiar-ikhtiar yang sesuai.
Contoh:
Bulan Dzulhijjah tahun ini ingin berkurban. Ikhtiarnya ya harus menabung dari sekarang.
Tahun ini ingin beli rumah. Ikhitiarnya, mesti menabung juga dari sekarang, cari info rumah dijual yang sesuai dengan budget kita.
Ingin punya istri sholehah/suami sholeh. Pantaskan diri menjadi pribadi yang sholeh/sholehah.
Nanti Allah pertemukan dg yang sholeh/ah.
Tahun ini ingin ke tanah suci. Ikhtiarnya ya niatnya yang kuat, perbanyak doa, pantaskan diri, buka rekening umrah, booking seat, lalu hubungi lukman tour untuk booking seatnya ๐.
Yakinlah, nanti Allah yang bantu mencukupkan. Dengan catatan sungguh-sungguh ingin berumrah. Pun impian-impian yang lainnya.
Dan yang teramat penting, selain melakukan ikhtiar seperti diatas, sisihkan sebagian rezeki kita untuk mereka yang membutuhkan. Yang telah Allah sebutkan dalam Qs. At-Taubah:60 (silahkan buka. Agar tangan kita beramal sholeh ๐). Berapa saja. Sebisa kita. Semampu kita. Mulai dari yang kecil. Perlahan-lahan akan menjadi besar. Percayalah.
Ada sebagian orang bertanya, kenapa yatim tidak disebut pada ayat itu? Begini, yatim itu tidak layak dan tidak pantas disejajarkan dengan orang-orang yang Allah sebutkan diayat itu. Yatim itu spesial. Khusus. Harus diistimewakan. Harus dimulyakan.
Buktinya, secara khusus yatim disebut terpisah pada surat yang lain. Yaitu surat al-Ma'un. Siapa yang menghardik anak yatim, artinya enggan berbagi, menyantuni dan yang semacamnya, maka dicap sebagai pendusta agama.
Karenanya, mari kita bahagiakan mereka, maka kita akan bahagia. Kita mulyakan mereka, maka kita akan dimulyakan oleh-Nya. Sungguh doa mereka luar biasa dan teramat dahsyat.
Jangan sampai kita beralasan "Ustadz, bukannya sedekah tidak harus uang...? Bukannya rezeki tidak harus uang...? Dan sederet alasan lainnya.
Betul sekali dengan alasan-alasan itu. Tidak ada yang salah sama sekali. Bahwa rezeki tidak harus uang. Sedekah tidak harus uang. Namun kita pun jangan marah dan mengeluh, saat rezeki yang kita pinta bukan berbentuk uang, melainkan yang lebih berharga dari uang, seperti kesehatan, relasi yang banyak dan baik, anak istri yang taat dan sholeh. Bukannya itu rezeki juga. Dengan semua itu, uang akan mudah didapat. Hanya saja, terkadang kita ngga ngeh (tidak menyadarinya).
Pada akhirnya, dari jauh lukman turut mendoakan, semoga lukman dan sahabat pembaca sekalian senantiasa dimudahkan segala urusannya, rezekinya, dan yang lain-lainnya.
Amin.
Sekian dari lukman.
Selamat berakhir pekan.
Barokallahu fiikum...
Bismillah...
Bismillah ...
Tulislah daftar impianmu diatas kertas, lalu bawa ke atas sajadah, dan mohonlah agar Allah mengabulkan one by one dan step by step. Tentunya, disertai dengan ikhtiar-ikhtiar yang sesuai.
Contoh:
Bulan Dzulhijjah tahun ini ingin berkurban. Ikhtiarnya ya harus menabung dari sekarang.
Tahun ini ingin beli rumah. Ikhitiarnya, mesti menabung juga dari sekarang, cari info rumah dijual yang sesuai dengan budget kita.
Ingin punya istri sholehah/suami sholeh. Pantaskan diri menjadi pribadi yang sholeh/sholehah.
Nanti Allah pertemukan dg yang sholeh/ah.
Tahun ini ingin ke tanah suci. Ikhtiarnya ya niatnya yang kuat, perbanyak doa, pantaskan diri, buka rekening umrah, booking seat, lalu hubungi lukman tour untuk booking seatnya ๐.
Yakinlah, nanti Allah yang bantu mencukupkan. Dengan catatan sungguh-sungguh ingin berumrah. Pun impian-impian yang lainnya.
Dan yang teramat penting, selain melakukan ikhtiar seperti diatas, sisihkan sebagian rezeki kita untuk mereka yang membutuhkan. Yang telah Allah sebutkan dalam Qs. At-Taubah:60 (silahkan buka. Agar tangan kita beramal sholeh ๐). Berapa saja. Sebisa kita. Semampu kita. Mulai dari yang kecil. Perlahan-lahan akan menjadi besar. Percayalah.
Ada sebagian orang bertanya, kenapa yatim tidak disebut pada ayat itu? Begini, yatim itu tidak layak dan tidak pantas disejajarkan dengan orang-orang yang Allah sebutkan diayat itu. Yatim itu spesial. Khusus. Harus diistimewakan. Harus dimulyakan.
Buktinya, secara khusus yatim disebut terpisah pada surat yang lain. Yaitu surat al-Ma'un. Siapa yang menghardik anak yatim, artinya enggan berbagi, menyantuni dan yang semacamnya, maka dicap sebagai pendusta agama.
Karenanya, mari kita bahagiakan mereka, maka kita akan bahagia. Kita mulyakan mereka, maka kita akan dimulyakan oleh-Nya. Sungguh doa mereka luar biasa dan teramat dahsyat.
Jangan sampai kita beralasan "Ustadz, bukannya sedekah tidak harus uang...? Bukannya rezeki tidak harus uang...? Dan sederet alasan lainnya.
Betul sekali dengan alasan-alasan itu. Tidak ada yang salah sama sekali. Bahwa rezeki tidak harus uang. Sedekah tidak harus uang. Namun kita pun jangan marah dan mengeluh, saat rezeki yang kita pinta bukan berbentuk uang, melainkan yang lebih berharga dari uang, seperti kesehatan, relasi yang banyak dan baik, anak istri yang taat dan sholeh. Bukannya itu rezeki juga. Dengan semua itu, uang akan mudah didapat. Hanya saja, terkadang kita ngga ngeh (tidak menyadarinya).
Pada akhirnya, dari jauh lukman turut mendoakan, semoga lukman dan sahabat pembaca sekalian senantiasa dimudahkan segala urusannya, rezekinya, dan yang lain-lainnya.
Amin.
Sekian dari lukman.
Selamat berakhir pekan.
Barokallahu fiikum...
Bismillah...
Minggu, 14 Februari 2016
Catatan hati yang tersakiti
Catatan hati yang tersakiti
=====================
Oleh: Lukman
Beberapa bulan yang lalu, ada seorang mantan preman yang ingin mengaji al-Quran. Awal dia mengenalku melalui akun facebook, lalu meng-inbox dan minta bertemu.
Saat awal bertemu, dia mengaku menyesal dengan masa lalunya dan ingin sekali bertaubat. Disela-sela waktu kosongnya dia rajin sekali ke masjid agar bisa belajar al-Quran seusai shalat berjamaah. Dan rutinitasnya itu berlangsung cukup lama. Senang dan bahagia melihatnya saat melihat seseorang yang berhijrah dari masa lalunya yang tak tentu arah menjadi terarah.
Sampai suatu ketika, dia meminta izin hendak pulang ke kampung halamannya, dengan alasan orang tuanya akan menikahkannya dengan seorang gadis di desanya. Akupun memepersilahkan dan berharap semoga semuanya dimudahkan.
Setelah kepulangannya itu, sepi tak terdengar lagi suara mengaji. Dan selama beberapa bulan kemudian pun tak ada kabar sama sekali. Baik lewat sms, tlp, wa, ataupun inbox. Di wa, ceklis 1. Ditlp, tidak tersambung. Disms, tidak ada balasan. Ah, mungkin sedang sibuk. Ah mungkin sedang tidak pegang hp dll. Begitu pikirku waktu itu. Sebenarnya tidak ada hal penting yang ingin disampaikan, sekedar ingin tahu kabar saja. Tidak lebih.
Dan beberapa hari yang lalu, sempat melihat status facebooknya melintas di berandaku. Entah isinya apa, lupa lagi. Dan yang membuatku miris adalah sebuah pengakuan temanku yang saat ini bekerja di luar negeri, dia mengaku mendapatkan kiriman gambar yang sangat tidak senonoh via inbox. Aku seperti tersentak dan tak habis pikir. Orang yang selama ini sudah ku anggap baik dan bertaubat dari masa lalunya, ternyata berbuat demikian.
Tanpa pikir panjang, aku cari nama dia di daftar pertemananku, setelah ketemu, aku kirim tulisan nasihat via wall facebook dengan cara menandainya. Namun privasi tidak publik melainkan hanya saya. Ini bermaksud, agar hanya aku dan dia yang dapat membacanya.
Isi pesanya kurang lebih agar dia segera meminta maaf dengan yang bersangkutan. Meminta maaf kepada Allah, menyesalinya dan jangan pernah mengulangi lagi. Juga mengingatkan bahwa dia sudah beristri, tidak layak seseorang sudah beristri mengirim gambar jorok ke wanita yang bukan istrinya. Tapi sampai saat ini belum ada respon darinya. Entah ia malu karena perbuatannya ketahuan olehku atau bagaimana aku tak tau.
Barusan aku coba buka lagi, sekedar ingin tahu apakah sudah ada balasan berupa penyesalan atau sekedar dibaca dan diabaikan, atau ia melakukan hal lain dengan akun facebook-ku. Setelah ku buka, tidak ada balasan apa-apa dan tidak ada lagi tanda (tag) dengan nama dia lagi, lalu aku klik namanya di kolom pencarian pun tidak dapat terbuka. Dan ternyata benar, dia memblokir akun facebook-ku.
Pertanyaanku adalah, apakah ini yang dinamakan lelaki? Sama sekali bukan. Lelaki itu harus berani. Berani mengakui kesalahan. Dan meminta maaf kepada yang bersangkutan.
Bukan seperti ini cara menyelesaikan persoalan. Memblokir sama dengan memutus silaturrahim antar teman. Ya, karena kita berada di tempat yang berbeda dan berjauhan.
Salam, Lukman
=====================
Oleh: Lukman
Beberapa bulan yang lalu, ada seorang mantan preman yang ingin mengaji al-Quran. Awal dia mengenalku melalui akun facebook, lalu meng-inbox dan minta bertemu.
Saat awal bertemu, dia mengaku menyesal dengan masa lalunya dan ingin sekali bertaubat. Disela-sela waktu kosongnya dia rajin sekali ke masjid agar bisa belajar al-Quran seusai shalat berjamaah. Dan rutinitasnya itu berlangsung cukup lama. Senang dan bahagia melihatnya saat melihat seseorang yang berhijrah dari masa lalunya yang tak tentu arah menjadi terarah.
Sampai suatu ketika, dia meminta izin hendak pulang ke kampung halamannya, dengan alasan orang tuanya akan menikahkannya dengan seorang gadis di desanya. Akupun memepersilahkan dan berharap semoga semuanya dimudahkan.
Setelah kepulangannya itu, sepi tak terdengar lagi suara mengaji. Dan selama beberapa bulan kemudian pun tak ada kabar sama sekali. Baik lewat sms, tlp, wa, ataupun inbox. Di wa, ceklis 1. Ditlp, tidak tersambung. Disms, tidak ada balasan. Ah, mungkin sedang sibuk. Ah mungkin sedang tidak pegang hp dll. Begitu pikirku waktu itu. Sebenarnya tidak ada hal penting yang ingin disampaikan, sekedar ingin tahu kabar saja. Tidak lebih.
Dan beberapa hari yang lalu, sempat melihat status facebooknya melintas di berandaku. Entah isinya apa, lupa lagi. Dan yang membuatku miris adalah sebuah pengakuan temanku yang saat ini bekerja di luar negeri, dia mengaku mendapatkan kiriman gambar yang sangat tidak senonoh via inbox. Aku seperti tersentak dan tak habis pikir. Orang yang selama ini sudah ku anggap baik dan bertaubat dari masa lalunya, ternyata berbuat demikian.
Tanpa pikir panjang, aku cari nama dia di daftar pertemananku, setelah ketemu, aku kirim tulisan nasihat via wall facebook dengan cara menandainya. Namun privasi tidak publik melainkan hanya saya. Ini bermaksud, agar hanya aku dan dia yang dapat membacanya.
Isi pesanya kurang lebih agar dia segera meminta maaf dengan yang bersangkutan. Meminta maaf kepada Allah, menyesalinya dan jangan pernah mengulangi lagi. Juga mengingatkan bahwa dia sudah beristri, tidak layak seseorang sudah beristri mengirim gambar jorok ke wanita yang bukan istrinya. Tapi sampai saat ini belum ada respon darinya. Entah ia malu karena perbuatannya ketahuan olehku atau bagaimana aku tak tau.
Barusan aku coba buka lagi, sekedar ingin tahu apakah sudah ada balasan berupa penyesalan atau sekedar dibaca dan diabaikan, atau ia melakukan hal lain dengan akun facebook-ku. Setelah ku buka, tidak ada balasan apa-apa dan tidak ada lagi tanda (tag) dengan nama dia lagi, lalu aku klik namanya di kolom pencarian pun tidak dapat terbuka. Dan ternyata benar, dia memblokir akun facebook-ku.
Pertanyaanku adalah, apakah ini yang dinamakan lelaki? Sama sekali bukan. Lelaki itu harus berani. Berani mengakui kesalahan. Dan meminta maaf kepada yang bersangkutan.
Bukan seperti ini cara menyelesaikan persoalan. Memblokir sama dengan memutus silaturrahim antar teman. Ya, karena kita berada di tempat yang berbeda dan berjauhan.
Salam, Lukman
Sabtu, 13 Februari 2016
Apakah anda ingin berangkat ke tanah suci? Betul-betul ingin? Mungkin ini jawabannya.
Seorang anak ingin punya sepeda. Lalu apa tanggapan ayahnya?
1. Pantaskan ilmunya. Artinya, belajarlah bersepeda, walaupun belum punya sepeda.
2. Pantaskan uangnya. Artinya, menabunglah. Rutinkan tiap minggu atau tiap bulan, walaupun tabungan selama setahun belum cukup untuk membeli sebuah sepeda.
3. Memang, tabungan itu tidak cukup, bahkan tidak akan pernah cukup. Namun, karena melihat kesungguhan si anak dalam belajar bersepeda dan menabung, maka sang ayahlah yang kemudian mencukupkan.
Begitu juga bagi kita yang ingin berangkat ke tanah suci.
1. Pantaskan ilmunya. Pertama-tama, baca buku-buku tentang umrah dan haji. Kedua, tanyai orang-orang yang sudah pergi kesana. Ketiga, minta brosur dan keterangan di biro perjalanan dan instansi terkait. Keempat, ikuti manasik.
2. Pantaskan uangnya. Pertama, buka rekening khusus untuk umrah dan haji, walaupun cuma 500rb. Kedua, rutinkan nabung tiap bulan, walaupun cuma Rp. 100rb.
3. Pantaskan pahalanya. Nabi mengajarkan, Siapa yang shalat shubuh berjamaah, lalu duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu shalat 2 rakaat, maka pahala baginya seperti umrah dan haji ke baitullah dengan sempurna. Istilah saya, kalau kita belum bisa umrah betulan, cobalah ini, umrah rumahan, gratis.
Kerahkan doa sepasang bidadari dan ketuklah pintu langit.
Baik sangka terus sama Allah.
Selanjutnya, biarlah Allah yang mencukupkan.
Btw, siapa sih yang nyuruh umrah? Allah kan? Nah, Dia pasti tanggung jawab. Allah pasti mencukupkan. Dengan izinnya, Niscaya kita akan menginjakkan kaki di tanah suci. Yakin.
Seorang anak ingin punya sepeda. Lalu apa tanggapan ayahnya?
1. Pantaskan ilmunya. Artinya, belajarlah bersepeda, walaupun belum punya sepeda.
2. Pantaskan uangnya. Artinya, menabunglah. Rutinkan tiap minggu atau tiap bulan, walaupun tabungan selama setahun belum cukup untuk membeli sebuah sepeda.
3. Memang, tabungan itu tidak cukup, bahkan tidak akan pernah cukup. Namun, karena melihat kesungguhan si anak dalam belajar bersepeda dan menabung, maka sang ayahlah yang kemudian mencukupkan.
Begitu juga bagi kita yang ingin berangkat ke tanah suci.
1. Pantaskan ilmunya. Pertama-tama, baca buku-buku tentang umrah dan haji. Kedua, tanyai orang-orang yang sudah pergi kesana. Ketiga, minta brosur dan keterangan di biro perjalanan dan instansi terkait. Keempat, ikuti manasik.
2. Pantaskan uangnya. Pertama, buka rekening khusus untuk umrah dan haji, walaupun cuma 500rb. Kedua, rutinkan nabung tiap bulan, walaupun cuma Rp. 100rb.
3. Pantaskan pahalanya. Nabi mengajarkan, Siapa yang shalat shubuh berjamaah, lalu duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu shalat 2 rakaat, maka pahala baginya seperti umrah dan haji ke baitullah dengan sempurna. Istilah saya, kalau kita belum bisa umrah betulan, cobalah ini, umrah rumahan, gratis.
Kerahkan doa sepasang bidadari dan ketuklah pintu langit.
Baik sangka terus sama Allah.
Selanjutnya, biarlah Allah yang mencukupkan.
Btw, siapa sih yang nyuruh umrah? Allah kan? Nah, Dia pasti tanggung jawab. Allah pasti mencukupkan. Dengan izinnya, Niscaya kita akan menginjakkan kaki di tanah suci. Yakin.
Rabu, 10 Februari 2016
Kabar bahagia di hari Selasa 9 Feb 16
๐ดCatatan hati perindu Baitullah
==============================
✒Oleh: Lukman
Bismillah...
Tadi pagi, terlihat ada pesan WA masuk ke hp saya. Saya buka, ternyata yang mengirim pesan adalah Dirut Insan Mulia. Yth Pak H. Nali Abd. Rahman Hafidzahullah (semoga Allah menjaganya). Beliau mengawali dengan salam kemudian bertanya tentang saya, mulai nama lengkap, tempat tinggal, kegiatan dll. Tanpa berpikir ada apa gerangan bertanya demikian, saya pun jawab seadanya, dan apa adanya. Karena memang saat itu saya sedang bersiap-siap akan pergi ke Kantor Insan Mulia untuk mengikuti Training BMT yang diadakan disana.
Sekitar pkl. 10.15, saat acara training BMT berlangsung di ruangan yang biasa digunakan infokus dan ngarab, beberapa sahabat IM yang duduk disamping saya membisikkan bahwa saya terpilih sebagai orang yang akan di umrohkan oleh IMG. Dan mereka pun mengucapkan selamat disertai senyum penuh kebahagiaan.
Kaget, terharu, bahagia, bersyukur, dan bertanya dalam hati apakah saya sudah layak atau pantas diundang ke Baitullah, dan aneka perasaan lainnya menyertai saya saat itu. Yang pasti saya sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu wata'ala atas nikmat terindah ini, juga berterimakasih kepada Dirut IMG beserta jajarannya, para PC, sahabat IM-ku tercinta yang tidak bisa saya sebutkan satu persatunya, namun tidak mengurangi rasa hormat dan ta'dzim saya.
Dengan segala kerendahan hati, saya ucapkan syukron katsiiron, jazaakumullahu ahsanal jazaa, dan semoga Insan Mulia Grup semakin berjaya. Amiiin ya Robbal 'alamiin
***
Saya jadi teringat pesan singkat dari Al-Imam asy-Syafi'i yang maknanya begitu dalam,
Begini isi pesannya;
"Ketika kita sudah berada di jalur menuju Allah, maka BERLARILAH....
Jika itu terlalu sulit bagimu, maka BERLARI KECILLAH...
Jika Lelah, BERJALANLAH...
Dan Jika itupun tak bisa, maka MERANGKAKLAH...
Namun jangan pernah berbalik arah ataupun berhenti. " (Imam Syafii)
Sahabatku yang baik hatinya... (Afwan, pinjam sapaannya om mario teguh)
Mungkin saya termasuk orang yang merangkak dalam menjemput undangan ke tanah suci ini. Bagaimana tidak, hanya berbekal niat, pasport, do'a, umroh rumahan dan doa yang diselaraskan dengan orang-orang terdekat. Mengingat uang tabungan belum cukup untuk dp umroh, hanya itu yang dapat saya lakukan.
Setiap kali ada sahabat atau saudara yang berumroh, tidak jarang saya menitip doa kepada mereka, berharap agar
layak/pantas diundang kesana. Hanya itu.
Selebihnya mengembalikan semuanya (tawakkal) hanya kepada Allah Subhanahu wata'ala, kapan saya harus menjadi tamu-Nya. Semoga Allah mudahkan semuanya.
Jika niat kita tulus, maka usaha berjalan mulus. Begitu kata guru saya setiap saya menginginkan sesuatu.
***
Mas ippho Santosa, seorang pakar otak kanan dan penulis buku mega best seller, juga salah satu mentor bisnis saya, pernah mengajarkan bagaimana agar bisa pergi ke tanah suci. Perlu niat. Perlu action. Dan doa yang tiada henti. Ujarnya.
"Lukman... Jika kamu ingin berhaji namun belum mampu, umroh aja dulu. Umroh kan biayanya lebih murah dari pada haji. Lakukan saja apa yang bisa.
Jika biaya untuk umroh pun belum ada, dp aja dulu seadanya, bukti bahwa kamu sungguh-sungguh ingin kesana. Lakukan saja apa yang bisa.
Jika untuk Dp pun belum ada, bikin pasport aja dulu, pasport kan hanya 300rban, sebagai implementasi niatmu. karena ketika orang membuat pasport, 70% pasti berangkat ke luar negeri. Entah kapan waktunya, pasti berangkat. Lakukan saja apa yang bisa.
Jika biaya untuk buat pasport pun belum ada, pantaskan saja dirimu dihadapan-Nya agar layak diundang menjadi tamu-Nya, itu jauh lebih baik.
Ketika kita belum bisa umroh beneran, ngga ada salahnya kita umroh Rumahan. Maksudnya, rutinkan shalat sunnah Isyroq (saat terbit matahari), yang Nabi infokan bahwa balasannya seperti orang yang melaksanakan umroh dan Haji ke baitullah dengan sempurna.
Tingkatkan ketaatan kita kepada-Nya, lalu bertanyalah dalam hati, sudah pantaskah aku diundang kesana, karena seseungguhnya umroh atau pun haji bukan hak orang kaya, orang banyak harta, pejabat, konglomerat, pengusaha, bisnisman, ustadz, kiyai, MUI dll. Melainkan hak orang-orang yang dimampukan dan dipantaskan oleh Allah subhanahu wata'ala, entah itu orang kaya atau tidak. Banyak buktinya. Tukang beca, pemulung, tukang bubur pun bisa. Kita? Pasti bisa. Insya Allah.
Mulai saat ini, lakukan apa yang bisa. Bisanya Dp, lakukan Dp. Bisanya closing jamaah, perbanyak closing. Bisanya doa, perbanyak doa. Pantaskan diri. Semoga Allah meridhoi. Tandasnya.
***
Terakhir, sekali lagi saya ucapkan terima kasih tak terhingga kepada IMG, all PC, dan sahabat lainnya, atas amanah yang telah diberikan kepada saya. Semoga saya bisa menjalankan amanah ini sebaik-baiknya.
Barokallahu fiikum jamii'an
Dari saudaramu yang tengah bersyukur,
Al-Faqir ilaa rohmati rabbih, Lukmanul Hakim ๐๐ผ
--------------------
==============================
✒Oleh: Lukman
Bismillah...
Tadi pagi, terlihat ada pesan WA masuk ke hp saya. Saya buka, ternyata yang mengirim pesan adalah Dirut Insan Mulia. Yth Pak H. Nali Abd. Rahman Hafidzahullah (semoga Allah menjaganya). Beliau mengawali dengan salam kemudian bertanya tentang saya, mulai nama lengkap, tempat tinggal, kegiatan dll. Tanpa berpikir ada apa gerangan bertanya demikian, saya pun jawab seadanya, dan apa adanya. Karena memang saat itu saya sedang bersiap-siap akan pergi ke Kantor Insan Mulia untuk mengikuti Training BMT yang diadakan disana.
Sekitar pkl. 10.15, saat acara training BMT berlangsung di ruangan yang biasa digunakan infokus dan ngarab, beberapa sahabat IM yang duduk disamping saya membisikkan bahwa saya terpilih sebagai orang yang akan di umrohkan oleh IMG. Dan mereka pun mengucapkan selamat disertai senyum penuh kebahagiaan.
Kaget, terharu, bahagia, bersyukur, dan bertanya dalam hati apakah saya sudah layak atau pantas diundang ke Baitullah, dan aneka perasaan lainnya menyertai saya saat itu. Yang pasti saya sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu wata'ala atas nikmat terindah ini, juga berterimakasih kepada Dirut IMG beserta jajarannya, para PC, sahabat IM-ku tercinta yang tidak bisa saya sebutkan satu persatunya, namun tidak mengurangi rasa hormat dan ta'dzim saya.
Dengan segala kerendahan hati, saya ucapkan syukron katsiiron, jazaakumullahu ahsanal jazaa, dan semoga Insan Mulia Grup semakin berjaya. Amiiin ya Robbal 'alamiin
***
Saya jadi teringat pesan singkat dari Al-Imam asy-Syafi'i yang maknanya begitu dalam,
Begini isi pesannya;
"Ketika kita sudah berada di jalur menuju Allah, maka BERLARILAH....
Jika itu terlalu sulit bagimu, maka BERLARI KECILLAH...
Jika Lelah, BERJALANLAH...
Dan Jika itupun tak bisa, maka MERANGKAKLAH...
Namun jangan pernah berbalik arah ataupun berhenti. " (Imam Syafii)
Sahabatku yang baik hatinya... (Afwan, pinjam sapaannya om mario teguh)
Mungkin saya termasuk orang yang merangkak dalam menjemput undangan ke tanah suci ini. Bagaimana tidak, hanya berbekal niat, pasport, do'a, umroh rumahan dan doa yang diselaraskan dengan orang-orang terdekat. Mengingat uang tabungan belum cukup untuk dp umroh, hanya itu yang dapat saya lakukan.
Setiap kali ada sahabat atau saudara yang berumroh, tidak jarang saya menitip doa kepada mereka, berharap agar
layak/pantas diundang kesana. Hanya itu.
Selebihnya mengembalikan semuanya (tawakkal) hanya kepada Allah Subhanahu wata'ala, kapan saya harus menjadi tamu-Nya. Semoga Allah mudahkan semuanya.
Jika niat kita tulus, maka usaha berjalan mulus. Begitu kata guru saya setiap saya menginginkan sesuatu.
***
Mas ippho Santosa, seorang pakar otak kanan dan penulis buku mega best seller, juga salah satu mentor bisnis saya, pernah mengajarkan bagaimana agar bisa pergi ke tanah suci. Perlu niat. Perlu action. Dan doa yang tiada henti. Ujarnya.
"Lukman... Jika kamu ingin berhaji namun belum mampu, umroh aja dulu. Umroh kan biayanya lebih murah dari pada haji. Lakukan saja apa yang bisa.
Jika biaya untuk umroh pun belum ada, dp aja dulu seadanya, bukti bahwa kamu sungguh-sungguh ingin kesana. Lakukan saja apa yang bisa.
Jika untuk Dp pun belum ada, bikin pasport aja dulu, pasport kan hanya 300rban, sebagai implementasi niatmu. karena ketika orang membuat pasport, 70% pasti berangkat ke luar negeri. Entah kapan waktunya, pasti berangkat. Lakukan saja apa yang bisa.
Jika biaya untuk buat pasport pun belum ada, pantaskan saja dirimu dihadapan-Nya agar layak diundang menjadi tamu-Nya, itu jauh lebih baik.
Ketika kita belum bisa umroh beneran, ngga ada salahnya kita umroh Rumahan. Maksudnya, rutinkan shalat sunnah Isyroq (saat terbit matahari), yang Nabi infokan bahwa balasannya seperti orang yang melaksanakan umroh dan Haji ke baitullah dengan sempurna.
Tingkatkan ketaatan kita kepada-Nya, lalu bertanyalah dalam hati, sudah pantaskah aku diundang kesana, karena seseungguhnya umroh atau pun haji bukan hak orang kaya, orang banyak harta, pejabat, konglomerat, pengusaha, bisnisman, ustadz, kiyai, MUI dll. Melainkan hak orang-orang yang dimampukan dan dipantaskan oleh Allah subhanahu wata'ala, entah itu orang kaya atau tidak. Banyak buktinya. Tukang beca, pemulung, tukang bubur pun bisa. Kita? Pasti bisa. Insya Allah.
Mulai saat ini, lakukan apa yang bisa. Bisanya Dp, lakukan Dp. Bisanya closing jamaah, perbanyak closing. Bisanya doa, perbanyak doa. Pantaskan diri. Semoga Allah meridhoi. Tandasnya.
***
Terakhir, sekali lagi saya ucapkan terima kasih tak terhingga kepada IMG, all PC, dan sahabat lainnya, atas amanah yang telah diberikan kepada saya. Semoga saya bisa menjalankan amanah ini sebaik-baiknya.
Barokallahu fiikum jamii'an
Dari saudaramu yang tengah bersyukur,
Al-Faqir ilaa rohmati rabbih, Lukmanul Hakim ๐๐ผ
--------------------
Jumat, 05 Februari 2016
Lakukan apa yang bisa
Lakukan apa yang bisa
===================
Guru saya sering berpesan, jika punya impian maka perjuangkan impianmu. Jangan lembek. Semuanya berproses, nikmatilah prosesnya itu.
Misalkan, kita ingin nikah, tapi pasangannya belum ada. Biayanya pun belum ada. Tempat tinggal untuk pasangan pun belum ada. Lalu harus bagaimana? Lakukan saja apa yang bisa.
Memantaskan diri bisa? Insya Allah bisa ya. Pantaskan diri menjadi yang terbaik aja, agar Allah datangkan orang baik juga. Berdoa memohon yang terbaik bisa? Insya Allah bisa ya. Berdoalah agar Allah berikan yang terbaik. Mensisihkan sebagian uang untuk bekal nikah, bisa? Bisa. Sisihkanlah semampunya. Sampai akhirnya cukup. Cari pasangan yang ngga neko-neko. Yang Qona'ah. Yang serius. Yang paham keadaanmu. Karenanya, teramat penting yang namanya Shalat Istikhoroh. Hasilnya dahsyat dan akurat.
Misalnya lagi, kita pengen umroh. Tapi dana belum ada. Niat sudah ada kan? alhamdulillah. Paspor sudah ada kan? Belum. Hah belum? Berarti belum niat kalau belum ada paspor. Kalau ada rezeki, segera bikin paspor. Kenapa? karena kalau kita sudah punya paspor, 70% pasti berangkat ke luar negeri. Entah kapan berangkatnya, insya Allah pasti berangkat.
Lakukan apa yang bisa. Nyicil. Berdoa bisa? Bisa. Lakukan doa sebanyak-banyak ya. Kalau bisa setiap ada orang berangkat ke tanah suci, titiplah doa ke mereka agar kita pun bisa berangkat juga. Dengan segala kekuasaan-Nya, Allah akan mudahkan langkah kita. Insya Allah.
Niat lurus, usaha mulus.
Temen-temen Yakin...? Harus Yakin.
------------------------
===================
Guru saya sering berpesan, jika punya impian maka perjuangkan impianmu. Jangan lembek. Semuanya berproses, nikmatilah prosesnya itu.
Misalkan, kita ingin nikah, tapi pasangannya belum ada. Biayanya pun belum ada. Tempat tinggal untuk pasangan pun belum ada. Lalu harus bagaimana? Lakukan saja apa yang bisa.
Memantaskan diri bisa? Insya Allah bisa ya. Pantaskan diri menjadi yang terbaik aja, agar Allah datangkan orang baik juga. Berdoa memohon yang terbaik bisa? Insya Allah bisa ya. Berdoalah agar Allah berikan yang terbaik. Mensisihkan sebagian uang untuk bekal nikah, bisa? Bisa. Sisihkanlah semampunya. Sampai akhirnya cukup. Cari pasangan yang ngga neko-neko. Yang Qona'ah. Yang serius. Yang paham keadaanmu. Karenanya, teramat penting yang namanya Shalat Istikhoroh. Hasilnya dahsyat dan akurat.
Misalnya lagi, kita pengen umroh. Tapi dana belum ada. Niat sudah ada kan? alhamdulillah. Paspor sudah ada kan? Belum. Hah belum? Berarti belum niat kalau belum ada paspor. Kalau ada rezeki, segera bikin paspor. Kenapa? karena kalau kita sudah punya paspor, 70% pasti berangkat ke luar negeri. Entah kapan berangkatnya, insya Allah pasti berangkat.
Lakukan apa yang bisa. Nyicil. Berdoa bisa? Bisa. Lakukan doa sebanyak-banyak ya. Kalau bisa setiap ada orang berangkat ke tanah suci, titiplah doa ke mereka agar kita pun bisa berangkat juga. Dengan segala kekuasaan-Nya, Allah akan mudahkan langkah kita. Insya Allah.
Niat lurus, usaha mulus.
Temen-temen Yakin...? Harus Yakin.
------------------------
Minggu, 31 Januari 2016
10 Tips saat anak sakit
Inilah 10 tips yang dilakukan orang tua ketika anaknya sakit...
1. Demam
Untuk mengatasi demam pada anak berikan baju tipis, kompres air hangat, balur tubuh dengan bawang merah, berikan madu dan air kelapa muda.
2. Pilek dan hidung tersumbat
Hirup uap air panas yang ditetesi minyak telon/minyak kayu putih. Jaga ruangan kamar agar tetap lembab dengan mematikan AC dan menyiapkan ember yang berisi air panas yang ditetesi minyak telon di sudut kamar. Untuk bayi bisa ditempeli di pelipisnya pala bubuk yang ditetesi minyak telon.
3. Batuk
Untuk mengatasi batuk pada anak bisa diberikan jeruk nipis dan madu, atau bunga belimbing ditambah madu, atau kencur yang diperas dan diberi madu
4. Sakit tenggorokan
Ketika terjadi sakit tenggorokan anak akan cenderung susah makan karena sakit untuk menelan makanan. Untuk anak yang sudah besar bisa berkumur menggunakan air hangat yang dicampur dengan garam, air garam mampu membunuh kuman dan mencegah peradangan. Meminum air hangat dengan perasan jeruk nipis dan madu mampu mengobati sakit tenggorokan akibat peradangan.
5. Diare
Ketika menghadapi anak diare yang harus dilakukan adalah member minum sebanyak-banyaknya untuk menggantikan cairan yang keluar sehingga tidak terjadi dehidrasi. Bisa diberikan oralit campuran air, garam dan gula. Daun jambu biji muda juga dipercaya mampu mengatasi diare. Lakukan diet BRATY (banana, rice, applesauce, toast=roti, yogurt).
6. Sariawan
Sariawan pada anak bisa disebabkan oleh kuman dan kurangnya kebersihan mulut, untuk mengatasi sariawan bisa menggunakan daun saga yang ditumbuk dan ditetesi madu lalu ditempelkan pada sariawan.
7. Cacingan
Cacingan banyak dialami oleh anak-anak, selain menggunakan obat cacing ternyata ada cara alami yang bisa digunakan untuk membunuh cacing dalam perut yaitu petai, kandungan belerang dan tannin pada petai mampu membunuh cacing dalam perut dan mengeluarkannya melalui tinja anak.
8. Mengobati luka lecet
Dari yang tersayat pisau saat memotong bahan-bahan makanan di dapur, atau lecet karena terjatuh bisa disembuhkan dengan madu. Selain kaya nutrisi, madu murni juga berkhasiat sebagai desinfektan. Oleskan sedikit madu murni pada bagian yang luka, diamkan selama beberapa menit lalu ulangi mengoleskannya beberapa kali dalam sehari.
9. Bisul
Untuk mengatasi bisul pada anak bisa menggunakan daun bayam duri yang digiling dan ditambahkan madu lalu tempelkan pada bisul. Setelah bisul kering oleskan putih telur dan madu untuk menghilangkan bekas bisul sehingga kulit mulus kembali.
10. Mengatasi anak susah makan
Untuk mengatasi anak susah makan berikan herbal berupa temulawak, temulawak mampu merangsang nafsu makan pada anak.
1. Demam
Untuk mengatasi demam pada anak berikan baju tipis, kompres air hangat, balur tubuh dengan bawang merah, berikan madu dan air kelapa muda.
2. Pilek dan hidung tersumbat
Hirup uap air panas yang ditetesi minyak telon/minyak kayu putih. Jaga ruangan kamar agar tetap lembab dengan mematikan AC dan menyiapkan ember yang berisi air panas yang ditetesi minyak telon di sudut kamar. Untuk bayi bisa ditempeli di pelipisnya pala bubuk yang ditetesi minyak telon.
3. Batuk
Untuk mengatasi batuk pada anak bisa diberikan jeruk nipis dan madu, atau bunga belimbing ditambah madu, atau kencur yang diperas dan diberi madu
4. Sakit tenggorokan
Ketika terjadi sakit tenggorokan anak akan cenderung susah makan karena sakit untuk menelan makanan. Untuk anak yang sudah besar bisa berkumur menggunakan air hangat yang dicampur dengan garam, air garam mampu membunuh kuman dan mencegah peradangan. Meminum air hangat dengan perasan jeruk nipis dan madu mampu mengobati sakit tenggorokan akibat peradangan.
5. Diare
Ketika menghadapi anak diare yang harus dilakukan adalah member minum sebanyak-banyaknya untuk menggantikan cairan yang keluar sehingga tidak terjadi dehidrasi. Bisa diberikan oralit campuran air, garam dan gula. Daun jambu biji muda juga dipercaya mampu mengatasi diare. Lakukan diet BRATY (banana, rice, applesauce, toast=roti, yogurt).
6. Sariawan
Sariawan pada anak bisa disebabkan oleh kuman dan kurangnya kebersihan mulut, untuk mengatasi sariawan bisa menggunakan daun saga yang ditumbuk dan ditetesi madu lalu ditempelkan pada sariawan.
7. Cacingan
Cacingan banyak dialami oleh anak-anak, selain menggunakan obat cacing ternyata ada cara alami yang bisa digunakan untuk membunuh cacing dalam perut yaitu petai, kandungan belerang dan tannin pada petai mampu membunuh cacing dalam perut dan mengeluarkannya melalui tinja anak.
8. Mengobati luka lecet
Dari yang tersayat pisau saat memotong bahan-bahan makanan di dapur, atau lecet karena terjatuh bisa disembuhkan dengan madu. Selain kaya nutrisi, madu murni juga berkhasiat sebagai desinfektan. Oleskan sedikit madu murni pada bagian yang luka, diamkan selama beberapa menit lalu ulangi mengoleskannya beberapa kali dalam sehari.
9. Bisul
Untuk mengatasi bisul pada anak bisa menggunakan daun bayam duri yang digiling dan ditambahkan madu lalu tempelkan pada bisul. Setelah bisul kering oleskan putih telur dan madu untuk menghilangkan bekas bisul sehingga kulit mulus kembali.
10. Mengatasi anak susah makan
Untuk mengatasi anak susah makan berikan herbal berupa temulawak, temulawak mampu merangsang nafsu makan pada anak.
Kemunculan al-Mahdi
(Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016)
✒Oleh: Ust. Zulkifli Muhammad Ali, Lc
Bismillah...
Sahabat MTO Rahimakumullah...
Kita saat ini telah berada di penghujung zaman. Kita sekarang telah berada di akhir-akhir periode keempat dari lima periodisasi umat islam.
Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam dalam haditsnya menyatakan bahwa zaman umat islam akan dibagi menjadi 5 periode:
1. Periode Kenabian. Periode ini telah berakhir sejak wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam
2. Periode Kekhalifahan dimana umat islam dipimpin Khalifah dengan sistem kenabian. Periode ini telah berakhir sejak wafatnya khalifah Ali bin Abi Thalib.
3. Periode kekhalifahan dengan sistem kerajaan. Menurut pakar sejarah, periode ini telah berakhir sejak diruntuhkannya kekhalifahan Usmaniyah di Turki tgl 13 Maret 1924 oleh Kemal At Taturk.
4. Periode pemimpin yg diktator. Ini periode dimana saat ini kita berada. Pada periode ini umat islam mengalami masa masa yg paling gelap dalam sejarah karena tdk punya kepemimpinan dan dunia dikuasai oleh bangsa bangsa kafir.
5. Sebelum akhir zaman akan muncul kembali periode terakhir yaitu kekhalifahan seperti sistem kenabian dimana umat islam akan kembali memimpin dunia. Periode kelima ini tidak akan berlangsung lama karena satu atau dua periode setelah itu akan muncul tanda tanda kiamat besar.
CIA, Badan intelejen USA membuat prediksi bahwa mulai kemunculan kembali zaman kekhalifahan umat islam yaitu pada tahun 2020 sedangkan KGB, badan intel Rusia memprediksinya terjadi pada tahun 2025.
Sepuluh tanda-tanda kiamat, dimana poin 1-4 akan terjadi di periode keempat kita saat ini yaitu:
1. Munculnya Dajjal
2. Nabi Isa 'alaihis salaam
3. Munculnya Ya'juj dan Majuj dalam jumlah banyak. Sebagai perbandingan,
saat itu 1 manusia berbanding dg 999 Ya’juj dan Ma’juj
4. Masa-masa aman saat dunia kembali dipimpin oleh khalifah islam.
5. Matahari terbit dari barat
6. Keluar binatang besar
7. Angin lembut yg mematikan seluruh umat islam sehingga dunia hanya dipenuhi oleh orang-orang kafir saja.
Selanjutnya tanda-tanda besar kiamat ke 8, 9 & 10 hanya dirasakan oleh orang-orang kafir karena orang-orang mukmin sudah dimatikan oleh Allah Subhanahu wata'ala
Salah satu tanda Dajjall akan muncul adalah ketika sungai/danau tiberias kering. Dan menurut informasi, saat ini debit airnya sudah menurun terus menerus.
Sebelum turun Dajjal, maka Al Mahdi akan muncul terlebih dahulu.
Siapa Al Mahdi
Al Mahdi berasal dari keturunan kandung Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam dari keturunan Fatimah yaitu dari Hasan bin Ali Radhiyallahu 'anhu
Namanya mirip nama Nabi yaitu Muhammad dan nama ayahnya juga sama dengan nama ayah Nabi yaitu bernama Abdullah.
Tanda-tanda akan segera muncul Al Mahdi
1. Salju turun di Arab
Ini sudah terjadi sejak 2009 dan hari ini salju juga sedang turun di Arab Saudi.
2. Bumi akan dipenuhi huru hara dan peperangan dan kedzaliman yg semakim lama semakin meningkat sehingga hari hari kedepan akan terasa semakin berat. Banyak terjadi pembunuhan² seperti di yg saat ini terjadi di Yaman, Suriah, Palestina, Mesir dll.
3. Banyak fitnah²/kedzaliman² yg terjadi di negeri Syam seperti yg terjadi saat ini di Suriah oleh rezim Basar As’ad atau kekejaman di Palestina oleh Israel
4. Wafatnya seorang Raja Arab lalu 3 putera mahkotanya saling ribut/gaduh.
Saat ini Raja Abdullah di Arab Saudi telah wafat dan 3 putra mahkota berikutnya saling gaduh karena memiliki perbedaan perbedaan prinsip dan karakter. 3 putra mahkota tersebut yaitu Raja Salman, Thalal dan Mukrim.
Salman termasuk orang sholeh dan anti maksiat. Beliau hafidz Quran.
Sedangkan Thalal memiliki ekonomi terkuat bahkan salah satu orang terkaya dunia. Namun ia ahli maksiat. Sementara itu Mukrim loyalitasnya lebih ke Yahudi dan Amerika.
Sepeninggal Raja Abdullah, Arab Saudi saat ini dipimpin oleh Raja Salman. Raja Salman telah mengusir Thalal dari kerajaan sedangkan Raja Salman membiarkan Mukrim tetap di kerajaan namun telah mencabut hak beliau sebagai raja berikutnya.
5. Mengeringnya sungai eufrat.
NASA pernah merilis bahwa 2014 sungai eufrat akan habis total. Dan terbukti bahwa pada April 2014 sungai eufrat sudah kering total.
6. Muncul gunung emas di Irak lalu org akan berbondong² memperebutkan disana dan dari 100 org laki-laki yg berperang disana maka 99 org akan mati. Amerika nampaknya sudah meyakini keberadaan gununh emas tsb. Olehkarenanya mereka telah mempersiapkan strategi utk “mengamankan” (merampas) gunung emas tsb.
7. Muncul Ad Dukhon yaitu asap kabut yg sangat tebal 40 hari 40 mlm sampai sampai asapnya membuat kita tidak bisa melihat lagi. Dunia akan terasa gelap gulita.
Para ahli meyakini bahwa hal ini terjadi akibat adanya benturan besar asteroid atau meteor ke bumi.
Para peneliti NASA menyebutkan bahwa rentang 2013-2016 dunia akan masuk dalam jalur sungai meteor dimana akan terdapat 1300 meteor yg akan membentur bumi dg kecepatan 120.000 km/jam. Tahun 2013 baru terjadi tiga kali yaitu di Siberia, Argentina dan Amerika. Sisanya mungkin bisa terjadi di tahun ini atau tahun tahun mendatang.
Wallahu A’lam.
Munculnya Dukhon merupakan akhir dari era teknologi karena semuanya tidak akan berfungsi akibat dari efek elektromagnetik dari benturan meteor² tsb. Sehingga zaman akan kembali seperti zaman dahulu kala.
Setelah itu Al mahdi akan muncul di dekat Kabah. Ia akan dibaiat oleh 7 ulama besar yg membawa pengikut sekitar 300 an orang (jumlahnya mirip pasukan perang badar). Awalnya ia selalu menolak tapi Allah SWT akhirnya mengokohkannya sehingga mau menjadi pemimpin umat islam saat itu.
Ada penjelasan lain bahwa Ad Dukhon dan hujan meteor akan segera datang apabila ketiga tanda ini sudah terjadi:
– banyak muncul penyanyi² wanita
– banyaknya musik dan alat² musik
– banyaknya orang meminum khamr atau minuman yg memabukkan.
Saat dukhon terjadi maka keadaan manusia sama seperti ketika Nabi Yunus berada dlm perut ikan. Gelap, tdk ada oksigen, tdk ada makanan.
Maka Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kita agar saat itu kita berzikir seperti zikirnya Nabi Yunus yaitu La ilaha illa anta subhanaka inkuntu minadzolimin.
Dengan iman dihati kita dan doa zikir tersebut maka pengaruh Dukhon tersebut seolah olah hanya membuat kita lemas sedikit seperti terserang flu.
Negara-negara kafir nampaknya sangat percaya akan munculnya hujan meteor ini. Oleh karenanya Amerika, Rusia, Singapura dll saat ini telah membuat bunker-bunker raksasa yg bisa menampung ratusan ribu orang dengan fasilitas dan persediaan makanan cukup utk bbrp bulan.
Setelah Al mahdi turun maka kita akan kembali ke uang emas dan perak (dinar dan dirham) karena uang kertas pasti sudah tidak akan ada gunanya
Al Mahdi akan memimpin umat islam utk membebaskan seluruh bumi sehingga seluruh dunia (tanpa kecuali) akan dipimpin oleh umat islam melalui sistem kekhalifahan yg berbasis kenabian.
Negara² yang ditaklukan akan disatukan kembali dan diberi nama yg sama persis ketika zaman Nabi misalnya negara Yaman, Suriah, Lebanon dan Palestina akan disatukan dan diganti nama menjadi Negeri Syams.
Bila sdh terjadi huru hara di negeri Syams, maka Nabi menyarankan agar kita segera berlomba² utk beramal baik karena akhir zaman semakin dekat. Misalnya sholat jamaah di masjid, sedekah, puasa, tahajud, baca Quran, hafal quran dsb.
Sesuai hadits Nabi, umat islam juga diperintahkan utk mahir berkuda, memanah dan berenang. Ini mungkin hikmahnya karena saat itu era teknologi sudah berakhir.
Hanya iman dan amal sholeh yg akan menyelamatkan kita
Al Mahdi akan muncul saat tahun-tahun dimana banyak gempa terjadi susul menyusul di Arab pada bulan Ramadhan dan kerajaan Arab gaduh sesama mereka maka tahun itu meteor jatuh, dukhon terjadi dan jamaah haji akan dibantai di mina pada bulan Dzulhijjah. Lalu Al Mahdi akan muncul di bulan Muharamnya.
Saat Al Mahdi sudah muncul di Mekah, semua orang mukmin wajib datang ke Mekah dan membaiat Al Mahdi sebagai pemimpin Umat Islam.
Lalu bagaimana cara kita ke Mekah utk bertemu dan membaiat Al Mahdi sementara zaman teknologi sudah berakhir?
Wallahu A’lam.
Semoga ini menambah keyakinan kita terhadap akan datangnya hari akhir dan semakin membuat kita bersemangat untuk melakukan amal-amal kebaikan di dunia.
๐ MT Online, 31 Januari 2016
✒Oleh: Ust. Zulkifli Muhammad Ali, Lc
Bismillah...
Sahabat MTO Rahimakumullah...
Kita saat ini telah berada di penghujung zaman. Kita sekarang telah berada di akhir-akhir periode keempat dari lima periodisasi umat islam.
Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam dalam haditsnya menyatakan bahwa zaman umat islam akan dibagi menjadi 5 periode:
1. Periode Kenabian. Periode ini telah berakhir sejak wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam
2. Periode Kekhalifahan dimana umat islam dipimpin Khalifah dengan sistem kenabian. Periode ini telah berakhir sejak wafatnya khalifah Ali bin Abi Thalib.
3. Periode kekhalifahan dengan sistem kerajaan. Menurut pakar sejarah, periode ini telah berakhir sejak diruntuhkannya kekhalifahan Usmaniyah di Turki tgl 13 Maret 1924 oleh Kemal At Taturk.
4. Periode pemimpin yg diktator. Ini periode dimana saat ini kita berada. Pada periode ini umat islam mengalami masa masa yg paling gelap dalam sejarah karena tdk punya kepemimpinan dan dunia dikuasai oleh bangsa bangsa kafir.
5. Sebelum akhir zaman akan muncul kembali periode terakhir yaitu kekhalifahan seperti sistem kenabian dimana umat islam akan kembali memimpin dunia. Periode kelima ini tidak akan berlangsung lama karena satu atau dua periode setelah itu akan muncul tanda tanda kiamat besar.
CIA, Badan intelejen USA membuat prediksi bahwa mulai kemunculan kembali zaman kekhalifahan umat islam yaitu pada tahun 2020 sedangkan KGB, badan intel Rusia memprediksinya terjadi pada tahun 2025.
Sepuluh tanda-tanda kiamat, dimana poin 1-4 akan terjadi di periode keempat kita saat ini yaitu:
1. Munculnya Dajjal
2. Nabi Isa 'alaihis salaam
3. Munculnya Ya'juj dan Majuj dalam jumlah banyak. Sebagai perbandingan,
saat itu 1 manusia berbanding dg 999 Ya’juj dan Ma’juj
4. Masa-masa aman saat dunia kembali dipimpin oleh khalifah islam.
5. Matahari terbit dari barat
6. Keluar binatang besar
7. Angin lembut yg mematikan seluruh umat islam sehingga dunia hanya dipenuhi oleh orang-orang kafir saja.
Selanjutnya tanda-tanda besar kiamat ke 8, 9 & 10 hanya dirasakan oleh orang-orang kafir karena orang-orang mukmin sudah dimatikan oleh Allah Subhanahu wata'ala
Salah satu tanda Dajjall akan muncul adalah ketika sungai/danau tiberias kering. Dan menurut informasi, saat ini debit airnya sudah menurun terus menerus.
Sebelum turun Dajjal, maka Al Mahdi akan muncul terlebih dahulu.
Siapa Al Mahdi
Al Mahdi berasal dari keturunan kandung Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam dari keturunan Fatimah yaitu dari Hasan bin Ali Radhiyallahu 'anhu
Namanya mirip nama Nabi yaitu Muhammad dan nama ayahnya juga sama dengan nama ayah Nabi yaitu bernama Abdullah.
Tanda-tanda akan segera muncul Al Mahdi
1. Salju turun di Arab
Ini sudah terjadi sejak 2009 dan hari ini salju juga sedang turun di Arab Saudi.
2. Bumi akan dipenuhi huru hara dan peperangan dan kedzaliman yg semakim lama semakin meningkat sehingga hari hari kedepan akan terasa semakin berat. Banyak terjadi pembunuhan² seperti di yg saat ini terjadi di Yaman, Suriah, Palestina, Mesir dll.
3. Banyak fitnah²/kedzaliman² yg terjadi di negeri Syam seperti yg terjadi saat ini di Suriah oleh rezim Basar As’ad atau kekejaman di Palestina oleh Israel
4. Wafatnya seorang Raja Arab lalu 3 putera mahkotanya saling ribut/gaduh.
Saat ini Raja Abdullah di Arab Saudi telah wafat dan 3 putra mahkota berikutnya saling gaduh karena memiliki perbedaan perbedaan prinsip dan karakter. 3 putra mahkota tersebut yaitu Raja Salman, Thalal dan Mukrim.
Salman termasuk orang sholeh dan anti maksiat. Beliau hafidz Quran.
Sedangkan Thalal memiliki ekonomi terkuat bahkan salah satu orang terkaya dunia. Namun ia ahli maksiat. Sementara itu Mukrim loyalitasnya lebih ke Yahudi dan Amerika.
Sepeninggal Raja Abdullah, Arab Saudi saat ini dipimpin oleh Raja Salman. Raja Salman telah mengusir Thalal dari kerajaan sedangkan Raja Salman membiarkan Mukrim tetap di kerajaan namun telah mencabut hak beliau sebagai raja berikutnya.
5. Mengeringnya sungai eufrat.
NASA pernah merilis bahwa 2014 sungai eufrat akan habis total. Dan terbukti bahwa pada April 2014 sungai eufrat sudah kering total.
6. Muncul gunung emas di Irak lalu org akan berbondong² memperebutkan disana dan dari 100 org laki-laki yg berperang disana maka 99 org akan mati. Amerika nampaknya sudah meyakini keberadaan gununh emas tsb. Olehkarenanya mereka telah mempersiapkan strategi utk “mengamankan” (merampas) gunung emas tsb.
7. Muncul Ad Dukhon yaitu asap kabut yg sangat tebal 40 hari 40 mlm sampai sampai asapnya membuat kita tidak bisa melihat lagi. Dunia akan terasa gelap gulita.
Para ahli meyakini bahwa hal ini terjadi akibat adanya benturan besar asteroid atau meteor ke bumi.
Para peneliti NASA menyebutkan bahwa rentang 2013-2016 dunia akan masuk dalam jalur sungai meteor dimana akan terdapat 1300 meteor yg akan membentur bumi dg kecepatan 120.000 km/jam. Tahun 2013 baru terjadi tiga kali yaitu di Siberia, Argentina dan Amerika. Sisanya mungkin bisa terjadi di tahun ini atau tahun tahun mendatang.
Wallahu A’lam.
Munculnya Dukhon merupakan akhir dari era teknologi karena semuanya tidak akan berfungsi akibat dari efek elektromagnetik dari benturan meteor² tsb. Sehingga zaman akan kembali seperti zaman dahulu kala.
Setelah itu Al mahdi akan muncul di dekat Kabah. Ia akan dibaiat oleh 7 ulama besar yg membawa pengikut sekitar 300 an orang (jumlahnya mirip pasukan perang badar). Awalnya ia selalu menolak tapi Allah SWT akhirnya mengokohkannya sehingga mau menjadi pemimpin umat islam saat itu.
Ada penjelasan lain bahwa Ad Dukhon dan hujan meteor akan segera datang apabila ketiga tanda ini sudah terjadi:
– banyak muncul penyanyi² wanita
– banyaknya musik dan alat² musik
– banyaknya orang meminum khamr atau minuman yg memabukkan.
Saat dukhon terjadi maka keadaan manusia sama seperti ketika Nabi Yunus berada dlm perut ikan. Gelap, tdk ada oksigen, tdk ada makanan.
Maka Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kita agar saat itu kita berzikir seperti zikirnya Nabi Yunus yaitu La ilaha illa anta subhanaka inkuntu minadzolimin.
Dengan iman dihati kita dan doa zikir tersebut maka pengaruh Dukhon tersebut seolah olah hanya membuat kita lemas sedikit seperti terserang flu.
Negara-negara kafir nampaknya sangat percaya akan munculnya hujan meteor ini. Oleh karenanya Amerika, Rusia, Singapura dll saat ini telah membuat bunker-bunker raksasa yg bisa menampung ratusan ribu orang dengan fasilitas dan persediaan makanan cukup utk bbrp bulan.
Setelah Al mahdi turun maka kita akan kembali ke uang emas dan perak (dinar dan dirham) karena uang kertas pasti sudah tidak akan ada gunanya
Al Mahdi akan memimpin umat islam utk membebaskan seluruh bumi sehingga seluruh dunia (tanpa kecuali) akan dipimpin oleh umat islam melalui sistem kekhalifahan yg berbasis kenabian.
Negara² yang ditaklukan akan disatukan kembali dan diberi nama yg sama persis ketika zaman Nabi misalnya negara Yaman, Suriah, Lebanon dan Palestina akan disatukan dan diganti nama menjadi Negeri Syams.
Bila sdh terjadi huru hara di negeri Syams, maka Nabi menyarankan agar kita segera berlomba² utk beramal baik karena akhir zaman semakin dekat. Misalnya sholat jamaah di masjid, sedekah, puasa, tahajud, baca Quran, hafal quran dsb.
Sesuai hadits Nabi, umat islam juga diperintahkan utk mahir berkuda, memanah dan berenang. Ini mungkin hikmahnya karena saat itu era teknologi sudah berakhir.
Hanya iman dan amal sholeh yg akan menyelamatkan kita
Al Mahdi akan muncul saat tahun-tahun dimana banyak gempa terjadi susul menyusul di Arab pada bulan Ramadhan dan kerajaan Arab gaduh sesama mereka maka tahun itu meteor jatuh, dukhon terjadi dan jamaah haji akan dibantai di mina pada bulan Dzulhijjah. Lalu Al Mahdi akan muncul di bulan Muharamnya.
Saat Al Mahdi sudah muncul di Mekah, semua orang mukmin wajib datang ke Mekah dan membaiat Al Mahdi sebagai pemimpin Umat Islam.
Lalu bagaimana cara kita ke Mekah utk bertemu dan membaiat Al Mahdi sementara zaman teknologi sudah berakhir?
Wallahu A’lam.
Semoga ini menambah keyakinan kita terhadap akan datangnya hari akhir dan semakin membuat kita bersemangat untuk melakukan amal-amal kebaikan di dunia.
๐ MT Online, 31 Januari 2016
Tidak ada pasien datang ke klinik
SUBHANALLAH !!!
Inilah Rahasia mengapa di Mekkah rumah sakit sangat sepi, jarang sekali pasien yang datang
Ada seorang doktor membuka klinik di Tanah Suci (Makkah Mukarramah). Selama 6 bulan amalan, tidak ada seorang pasien pun yang datang untuk berobat. Hingga beliau merasa heran, apakah orang-orang di sini tidak pernah sakit?
Akhirnya beliau dapati jawabannya, dari salah seorang muslim di sana:
Bila kami sakit,
ikhtiar pertama yg kami lakukan ialah
solat dua rakaat, dan memohon kesehatan kpd Allah. Insyaa Allaah sembuh dengan izin dan kasih sayangNya.
Kalau belum sembuh,
Ikhtiar ke-dua.
Yaitu baca Al Fatihah / surat2 lain, tiupkan pada air dan minum. Dan alhamdulillaah kami akan sehat. Inilah Ruqyah utk diri sendiri.
Tapi kalau belum sihat juga, kami lakukan ikhtiar yg ke-tiga.
Yaitu bersedekah, dengan niat mendapatkan pahala kebaikan, & dijadikan jalan penyembuh sakit kami. Insyaa Allah akan sembuh.
Kalau tidak sembuh juga, kami akan tempuh ikhtiar yg ke-empat.
Yaitu banyak2 istighfar, untuk bertaubat. Sebab, Nabi ุตู ุงููู ุนููู ูุณูู beritahu kami, bahwa sakit adalah salah satu sebab diampuninya dosa2.
Kalau belum sembuh juga, baru kami lakukan ikhtiar yg ke-lima.
Yaitu minum madu dan habbatussauda '.
Ikhtiar yg ke-enam yaitu dengan mengambil makanan herba, seperti bawang putih, buah tin, zaitun, kurma, dan lain-lain, seperti disebut dalam Al-Quran.
Dan, Alhamdulillah. Laa hawlaa wa laa quwwataa illaa billaah. Jika belum sembuh, baru kami ikhtiar ke-tujuh iaitu pergi ke dokter muslim yg soleh.
In syaa Allah akan diberi kesembuhan dari Allah SWT. Aamiin ..
Wallaahu a'lam ..
Inilah Rahasia mengapa di Mekkah rumah sakit sangat sepi, jarang sekali pasien yang datang
Ada seorang doktor membuka klinik di Tanah Suci (Makkah Mukarramah). Selama 6 bulan amalan, tidak ada seorang pasien pun yang datang untuk berobat. Hingga beliau merasa heran, apakah orang-orang di sini tidak pernah sakit?
Akhirnya beliau dapati jawabannya, dari salah seorang muslim di sana:
Bila kami sakit,
ikhtiar pertama yg kami lakukan ialah
solat dua rakaat, dan memohon kesehatan kpd Allah. Insyaa Allaah sembuh dengan izin dan kasih sayangNya.
Kalau belum sembuh,
Ikhtiar ke-dua.
Yaitu baca Al Fatihah / surat2 lain, tiupkan pada air dan minum. Dan alhamdulillaah kami akan sehat. Inilah Ruqyah utk diri sendiri.
Tapi kalau belum sihat juga, kami lakukan ikhtiar yg ke-tiga.
Yaitu bersedekah, dengan niat mendapatkan pahala kebaikan, & dijadikan jalan penyembuh sakit kami. Insyaa Allah akan sembuh.
Kalau tidak sembuh juga, kami akan tempuh ikhtiar yg ke-empat.
Yaitu banyak2 istighfar, untuk bertaubat. Sebab, Nabi ุตู ุงููู ุนููู ูุณูู beritahu kami, bahwa sakit adalah salah satu sebab diampuninya dosa2.
Kalau belum sembuh juga, baru kami lakukan ikhtiar yg ke-lima.
Yaitu minum madu dan habbatussauda '.
Ikhtiar yg ke-enam yaitu dengan mengambil makanan herba, seperti bawang putih, buah tin, zaitun, kurma, dan lain-lain, seperti disebut dalam Al-Quran.
Dan, Alhamdulillah. Laa hawlaa wa laa quwwataa illaa billaah. Jika belum sembuh, baru kami ikhtiar ke-tujuh iaitu pergi ke dokter muslim yg soleh.
In syaa Allah akan diberi kesembuhan dari Allah SWT. Aamiin ..
Wallaahu a'lam ..
Jalan-jalan ke luar negeri haram?
24 notification
============
Baru sempat nengok grup, sudah 24 notification yang belum kebaca.
***
Sebenarnya jalan-jalan kemanapun jika hanya untuk menghambur-hamburkan uang, mubadzir, maksiat dll haram hukumnya. Tidak mesti ke luar negeri/negara kafir saja. Ke Bali pun, ke taman anggrek pun, ke cililitan pun, jika niat dan tujuan kita seperti yang saya sebutkan tadi, maka haram hukumnya. Yee anak TK juga tau...
Pergi atau menetap di negara kafir memang sangat beresiko. Apa lagi mereka yang keilmuan dan keimanannya lemah. Sangat beresiko. Bagaimana tidak? Disana kita dihadapkan dengan pemandangan-pemandangan yang sangat tidak islami, aurat bisa dilihat dimana-mana, bercampur baur antara lelaki dan wanita adalah hal biasa, belum lagi gaya hidup yang waah. Jika bisa menahan, it's ok. Jika tidak? Maka taruhannya adalah iman kita.
Saya jadi teringat sebuah hadits Nabi, namun lupa siapa riwayatnya, coba nanti saya cek lagi, kurang lebih bagini;
“Aku berlepas diri dari setiap muslim yang tinggal di tengah-tengah kaum musyrikin.”
Dan satu lagi,
“Allah tidak akan menerima amal dari seorang musyrik yang mempersekutukan setelah ia masuk Islam kecuali ia memisahkan diri dari kaum musyrikin dan menuju kepada kaum muslimin.”
Demikian tanggapan saya terkait dialog diatas.
Salam dari sahabatmu, Lukman ๐๐ผ
============
Baru sempat nengok grup, sudah 24 notification yang belum kebaca.
***
Sebenarnya jalan-jalan kemanapun jika hanya untuk menghambur-hamburkan uang, mubadzir, maksiat dll haram hukumnya. Tidak mesti ke luar negeri/negara kafir saja. Ke Bali pun, ke taman anggrek pun, ke cililitan pun, jika niat dan tujuan kita seperti yang saya sebutkan tadi, maka haram hukumnya. Yee anak TK juga tau...
Pergi atau menetap di negara kafir memang sangat beresiko. Apa lagi mereka yang keilmuan dan keimanannya lemah. Sangat beresiko. Bagaimana tidak? Disana kita dihadapkan dengan pemandangan-pemandangan yang sangat tidak islami, aurat bisa dilihat dimana-mana, bercampur baur antara lelaki dan wanita adalah hal biasa, belum lagi gaya hidup yang waah. Jika bisa menahan, it's ok. Jika tidak? Maka taruhannya adalah iman kita.
Saya jadi teringat sebuah hadits Nabi, namun lupa siapa riwayatnya, coba nanti saya cek lagi, kurang lebih bagini;
“Aku berlepas diri dari setiap muslim yang tinggal di tengah-tengah kaum musyrikin.”
Dan satu lagi,
“Allah tidak akan menerima amal dari seorang musyrik yang mempersekutukan setelah ia masuk Islam kecuali ia memisahkan diri dari kaum musyrikin dan menuju kepada kaum muslimin.”
Demikian tanggapan saya terkait dialog diatas.
Salam dari sahabatmu, Lukman ๐๐ผ
Kisah mengenal Febrin
Febrin, adalah seorang akhwat yang bekerja sebagai bidan di Klinik Bunda Auni. Usianya, kalau saya tebak sekitar 24 tahunan. Pertama saya bertemu dengannya, saat dia menanyakan apakah saya shaum atau tidak, karena jika sedang tida shaum, dia akan membuatkan segelas teh untuk menjamu saya yang akan mengajar Azka yang merupakan anak dari bubda Auni.
Saya bertanya kepada Azka, "itu siapa namanya?"
Azka jawab "Kak Febrin"
"Owh" kata saya lirih.
Ternyata diam-diam saya suka. Saya menaruh hati. Saya berniat ingin berta'aruf. Tapi bagaimana caranya.
Hari berganti hari. Sampai akhirnya saya chat dengan Bunda Auni, saya sampaikan bahwa saya ingin berta'aruf dengan karyawannya yang bernama Febrin. Dan beliau pun siap untuk membantu saya.
Beberapa hari kemudian, saya dapat kabar bahwa Bunda Auni sudah menanyakan kepada Febrin apakah sudah mempunyai calon ataukah belum. Dia jawab belum. Dan bunda bertanya lagi, apakah mau bunda kenalkan dengan seorang ikhwan. Dan dia pun menyetujuinya. Lalu bunda memintanya untuk membuat biodata.
Beberapa hari setelah itu, bunda Auni pergi umroh bersama suaminya. Sepulang umroh saya belum berani menanyakannya lagi. Namun beberapa hari kemudian saya menanyakan tentang Febrin, apakah dia sudah membuat biodatanya. Bunda jawab, bahwa Febrin sudah memberikannya ke Deni. Deni adalah salah satu kawan di Klinik Bunda Auni, juga orang yang dibesarkan di Bunda Auni. "Owh begitu ya" jawab saya. "Coba bunda telp Deni dulu" kata Bunda.
Bunda Auni pun menelpon Deni, dan inti dari dialog bunda dengan Deni adalah, bahwa Deni sudah menyampaikan bahwa dia menawarkan seorang ikhwan untuk ditaarufkan dengan Febrin. Hanya itu tidak lebih.
Lagi-lagi biodata. Sampai akhirnya, Deni menyarankan saya yang membuat dan memberikan biodata lebih dulu. Saran itu saya sepakati tanpa pikir panjang. Bismillah saya buat biodata sore itu. Dan setelah selesai, saya kirim ke Deni selaku mediator. Malamnya Deni mengirimkan biodata saya ke Febrin via email juga.
Besoknya dapat kabar, bahwa Febrin sudah menerima dan membaca biodata yang saya buat. Tapi untuk balasannya entah kapan. Berhari-hari dengan sabar menunggu, berharap kabar baik. Setiap dapat kabar, alasannya masih bingung. Masih istikhoroh dan lain-lain. Sampai tadi sore, 31-1-16, saya menerima pesan dari dia yang mungkin terakhir, bahwa dia sudah memilih ikhwan lain. Allahu Akbar. Alhamdulillahi 'alaa kulli haal..
Semoga Allah siapkan yang lebih baik untuk saya. Selama ini saya berdoa untuk menjadi yang dipilih, namun Allah berkehendak lain. Semoga Allah siapkan yang lebih baik darinya.
Lukman
------------
Orang yang 2 kali tertolak oleh akhwat
Saya bertanya kepada Azka, "itu siapa namanya?"
Azka jawab "Kak Febrin"
"Owh" kata saya lirih.
Ternyata diam-diam saya suka. Saya menaruh hati. Saya berniat ingin berta'aruf. Tapi bagaimana caranya.
Hari berganti hari. Sampai akhirnya saya chat dengan Bunda Auni, saya sampaikan bahwa saya ingin berta'aruf dengan karyawannya yang bernama Febrin. Dan beliau pun siap untuk membantu saya.
Beberapa hari kemudian, saya dapat kabar bahwa Bunda Auni sudah menanyakan kepada Febrin apakah sudah mempunyai calon ataukah belum. Dia jawab belum. Dan bunda bertanya lagi, apakah mau bunda kenalkan dengan seorang ikhwan. Dan dia pun menyetujuinya. Lalu bunda memintanya untuk membuat biodata.
Beberapa hari setelah itu, bunda Auni pergi umroh bersama suaminya. Sepulang umroh saya belum berani menanyakannya lagi. Namun beberapa hari kemudian saya menanyakan tentang Febrin, apakah dia sudah membuat biodatanya. Bunda jawab, bahwa Febrin sudah memberikannya ke Deni. Deni adalah salah satu kawan di Klinik Bunda Auni, juga orang yang dibesarkan di Bunda Auni. "Owh begitu ya" jawab saya. "Coba bunda telp Deni dulu" kata Bunda.
Bunda Auni pun menelpon Deni, dan inti dari dialog bunda dengan Deni adalah, bahwa Deni sudah menyampaikan bahwa dia menawarkan seorang ikhwan untuk ditaarufkan dengan Febrin. Hanya itu tidak lebih.
Lagi-lagi biodata. Sampai akhirnya, Deni menyarankan saya yang membuat dan memberikan biodata lebih dulu. Saran itu saya sepakati tanpa pikir panjang. Bismillah saya buat biodata sore itu. Dan setelah selesai, saya kirim ke Deni selaku mediator. Malamnya Deni mengirimkan biodata saya ke Febrin via email juga.
Besoknya dapat kabar, bahwa Febrin sudah menerima dan membaca biodata yang saya buat. Tapi untuk balasannya entah kapan. Berhari-hari dengan sabar menunggu, berharap kabar baik. Setiap dapat kabar, alasannya masih bingung. Masih istikhoroh dan lain-lain. Sampai tadi sore, 31-1-16, saya menerima pesan dari dia yang mungkin terakhir, bahwa dia sudah memilih ikhwan lain. Allahu Akbar. Alhamdulillahi 'alaa kulli haal..
Semoga Allah siapkan yang lebih baik untuk saya. Selama ini saya berdoa untuk menjadi yang dipilih, namun Allah berkehendak lain. Semoga Allah siapkan yang lebih baik darinya.
Lukman
------------
Orang yang 2 kali tertolak oleh akhwat
From mba Febi 31-01-16
Assalamualaikum
Mas lukman, maaf sekali kemarin gk sempet bales WAnya. Krn sya sdg kurang sehat.
#Langsung saja
Saya harap mas lukman tdk perlu menunggu sya lg. Krn sya sdh memastikan dgn shalat istikhoroh, in sya Alloh sya yakin dgn ikhwan itu. Dan sya sdh memberikan biodata sya sma ikhwan itu.
Maafkan sya sekali lagi krn kejujuran sya. Krn sya tdk mau mas lukman hrs "menunggu".
Semoga Alloh memberikan mas lukman jodoh yg lebih baik lg, lebih sholihah.
Mas lukman, maaf sekali kemarin gk sempet bales WAnya. Krn sya sdg kurang sehat.
#Langsung saja
Saya harap mas lukman tdk perlu menunggu sya lg. Krn sya sdh memastikan dgn shalat istikhoroh, in sya Alloh sya yakin dgn ikhwan itu. Dan sya sdh memberikan biodata sya sma ikhwan itu.
Maafkan sya sekali lagi krn kejujuran sya. Krn sya tdk mau mas lukman hrs "menunggu".
Semoga Alloh memberikan mas lukman jodoh yg lebih baik lg, lebih sholihah.
Jumat, 29 Januari 2016
Fadhilah merantau
Oleh: Lukmanul Hakim
Bismillah...
Hari selasa kemarin (6 Okt 15) saya mendapat tugas mengisi sebuah acara wisuda mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) Bunda Auni di Taman Mini Indonesia Indah-Jakarta. Acara yang sangat luar biasa dan mengesankan. Bagaimana tidak? ternyata mereka yang mampu menyelesaikan studinya, kebanyakan anak perantauan dari daerah yang cukup jauh, yaitu lampung. Saya pun turut mendoakan dan ikut bahagia atas kesuksesan yang telah diraihnya.
Guru saya pernah menyampaikan bahwa salah satu resep kesuksesan yaitu dengan merantau. Tapi tidak semua begitu. Ada juga yang berhasil di daerah sendiri. Relatif.
Jauh-jauh hari Imam Syafii telah menyerukan itu, “Pergilah dari rumahmu demi lima faedah, yaitu menghilangkan kejenuhan, mencari bekal hidup, mencari ilmu, mencari teman, dan belajar tatakrama.” Bukan sekedar menganjurkan, Imam Syafii juga melakukan. Terlahir di Palestina, kemudian ia hijrah ke Madinah, Irak, dan Mesir"
Menyikapi merantau, Imam Syafii pernah menuliskan seuntai perumpamaan yang indah, “Air akan bening dan layak minum, jika ia mengalir. Singa akan beroleh mangsa, jika ia meninggalkan sarangnya. Anak panah akan beroleh sasaran, jika ia meninggalkan busurnya. Nah, manusia akan beroleh derajat mulia, jika ia meninggalkan tempat aslinya dan mendapatkan tempat barunya. Bagaikan emas yang terangkat dari tempat asalnya.”
Ingatlah, rezeki itu perlu dijemput.
- Kadang rezeki orang di negeri kita.
- Kadang rezeki kita di negeri orang.
Saya pribadi, terlahir di Cikarang, kemudian tumbuh dan besar di Karawang, merantau ke Bumi Ayu, Bogor, Kediri Balik lagi ke Cikarang dan sekarang menetap di Bekasi.
Jadi, saya orang mana? Yang jelas, saya orang baik-baik, hehehe.
Pesan-Nya, manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal. Pesan kebaikan ini teramat sulit untuk dilaksanakan sekiranya tidak ada yang merantau.
Bismillah...
Hari selasa kemarin (6 Okt 15) saya mendapat tugas mengisi sebuah acara wisuda mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) Bunda Auni di Taman Mini Indonesia Indah-Jakarta. Acara yang sangat luar biasa dan mengesankan. Bagaimana tidak? ternyata mereka yang mampu menyelesaikan studinya, kebanyakan anak perantauan dari daerah yang cukup jauh, yaitu lampung. Saya pun turut mendoakan dan ikut bahagia atas kesuksesan yang telah diraihnya.
Guru saya pernah menyampaikan bahwa salah satu resep kesuksesan yaitu dengan merantau. Tapi tidak semua begitu. Ada juga yang berhasil di daerah sendiri. Relatif.
Jauh-jauh hari Imam Syafii telah menyerukan itu, “Pergilah dari rumahmu demi lima faedah, yaitu menghilangkan kejenuhan, mencari bekal hidup, mencari ilmu, mencari teman, dan belajar tatakrama.” Bukan sekedar menganjurkan, Imam Syafii juga melakukan. Terlahir di Palestina, kemudian ia hijrah ke Madinah, Irak, dan Mesir"
Menyikapi merantau, Imam Syafii pernah menuliskan seuntai perumpamaan yang indah, “Air akan bening dan layak minum, jika ia mengalir. Singa akan beroleh mangsa, jika ia meninggalkan sarangnya. Anak panah akan beroleh sasaran, jika ia meninggalkan busurnya. Nah, manusia akan beroleh derajat mulia, jika ia meninggalkan tempat aslinya dan mendapatkan tempat barunya. Bagaikan emas yang terangkat dari tempat asalnya.”
Ingatlah, rezeki itu perlu dijemput.
- Kadang rezeki orang di negeri kita.
- Kadang rezeki kita di negeri orang.
Saya pribadi, terlahir di Cikarang, kemudian tumbuh dan besar di Karawang, merantau ke Bumi Ayu, Bogor, Kediri Balik lagi ke Cikarang dan sekarang menetap di Bekasi.
Jadi, saya orang mana? Yang jelas, saya orang baik-baik, hehehe.
Pesan-Nya, manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal. Pesan kebaikan ini teramat sulit untuk dilaksanakan sekiranya tidak ada yang merantau.
Dengarkanlah bacaan al-Quran
Bismillah ....
Saudaraku,
Suatu saat, mungkin rongga-rongga hati kita terasa sesak oleh gelombang kehidupan. Barangkali, jiwa kita merasakan bosan pada gersangnya keadaan dan kita didera suasana yang memunculkan kesedihan. Maka, mulailah membuka jalan menuju kebahagiaan dengan kalamullah, Al-Qur’an.
Mari perhatikan potongan kata demi kata dalam munajat yang diucapkan Rasulullah saw, “….
Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang jadi milik-Mu yang Engkau namakan dengan diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau simpan dalam perbendaharaan ghaib di sisi Mu…”
Apa yang Rasulullah minta setelah menguraikan redaksi begitu detail dan dalam tentang kesempurnaan Allah melalui nama dan sifat-Nya yang mulia itu? Rasulullah mengatakan,
“… jadikanlah Al-Qur’an yang mulia kesuburan hatiku dan cahaya dadaku serta menjadi tempat melepaskan segala kesukaranku dan menhilangkan dukacitaku…”
Saudaraku,
Renungkanlah do’a itu. Lukiskanlah dalam benak hati kita, bagaimana Rasulullah saw memiliki perasaan yang amat kuat dengan Al-Qur’an terkait dengan kondisi jiwanya. Dalam do’a itu, Rasulullah meminta agar Al-Qur’an menjadi saluran kasih sayang Allah yang berwujud cahaya dalam jiwa, pelipur lar, pengusir kesedihan, dan penyembuh semua ketidaknyamanan yang bersarang dalam hati. Sangat indah sekali, ketika di akhir haditds riwayat Ahmad tersebut Rasul mengatakan,
“Tidaklah seorang hamba membaca do’a tersebut melainkan akan Allah hilangkan rasa sedihnya, dan akan menggantikannya dengan kegembiraan.”
Subhanallah… Alhamdulillah… atas segala rahmat dan kasih sayang Allah…
Saudaraku,
Al-Qur’an mampu memberi pengaruh besar dalam jiwa. Pernahkah kita mendengar bagaimana reaksi orang-orang kafir dahulu saat mendengar ayat-ayat Al-Qur’an? Seorang pemuka Quraisy bernama Abdul Walid pernah mendatangi Rasulullah saw untuk menentangnya. Setelah ia puas mencaci maki, Rasulullah saw balik bertanya, “Sudah selesaikah wahai Abdul Walid? Sekarang dengarkanlah dariku,” kata Rasulullah saw dilanjutkan dengan bacaan surat Fushilat ayat 1 hingga 13. Abdul Walid tiba-tiba meletakkan tangannya di mulut Rasulullah, tanda agar Rasulullah tidak menyempurnakan bacaannya. Ia lalu kembali ke kaumnya dengan kondisi yang berbeda dibandingkan saat ia pergi menemui Rasulullah. Dan ia menyatakan beriman kepada seruan Rasulullah saw.
Mereka begitu tersentuh dan terguncang jiwanya saat mendengar ayat-ayat Al-Qur’an. Mereka mengatakan Al-Qur’an seperti sihir yang menguasai hati dan jiwa bila didengarkan. Karena khawatir terpengaruh, di antara orang-orang kafir itu bahkan memerintahkan teman-temannya untuk memunculkan kegaduhan bila terdengar bacaan Al-Qur’an.
“Dan berkatalah orang-orang kafir, janganlah kalian mendengarkan AlQur’an dan munculkanlah hiruk pikuk (saat pembacaannya), supaya kamu dapat mengalahkan (mereka).” (QS. Fushilat: 12).
Seperti itulah sikap orang-orang kafir karena pengaruh yang dimunculkan oleh Al Qur’an dalam jiwa mereka.
Saudaraku,
Ternyata mendengarkan Al Qur’an begitu luar biasa pengaruhnya dalam jiwa. Mendengarkan pembacaan ayat-ayat Al Qur’an begitu merasuk kedalam hati. Kita menjadi lebih mengerti, mengapa Rasulullah saw pun suka bila dibacakan di hadapannya ayat-ayat Al Qur’an, meskipun ayat-ayat itu turun kepada dirinya. Seperti permintaannya kepada Ibnu Mas’ud agar dibacakan Al Qur’an, lalu Rasulullah berucap, “cukup…cukup…”, saat Ibnu Mas’ud rahimahullah sampai pada ayat 14 surat An Nisa. Dan mata Rasullah terlihat berlinang air mata.
Ibnu Bathal menguraikan penjelasannya dari hadits ini, seperti dikutip dalam Fath Al Bari, “Mungkin Rasulullah lebih suka diperdengarkan Al Qur’an dari orang lain, untuk lebih dapat dirasakan. Atau agar ia lebih dalam mentadabburi dan memahami isinya. Orang yang mendengarkan Al Qur’an biasanya lebih kuat tadabburnya. Jiwanya lebih serius mengikuti bacaan ketimbang orang yang membacanya, karena disibukkan dengan membaca dan hukum-hukum bacaan.”
Saudaraku,
Pengaruh mendengarkan bacaan Al Quran tidak hanya mempengaruhi jiwa dan hati manusia. Karena bacaan Al Qur’an juga sangat mempengaruhi jin. Perhatikan baik-baik apa yang disampaikan Al Qur’an tentang hal ini.
“Dan (ingatlah) ketika kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Qur’an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan (nya) lalu mereka berkata, ‘Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)’. Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan.” (QS. Al Ahqaf: 29)
Saudaraku,
semoga Al Qur’an menjadi cahaya dalam hati kita, Jika kita ingin mendapatkan ketenangan, dengarkanlah bacaan ayat-ayat Al Qur’an. Mintalah seorang saudara untuk membacakan ayat-ayat Al Qur’an. Rasul saw memberi nasehat pendek tentang siapa orang yang bisa memberi pengaruh pada jiwa saat ia membaca Al Qur’an. Suatu ketika ia ditanya,
“Siapakah manusia yang paling baik suaranya membaca Al Qur’an dan paling baik bacaannya?” Rasul menjawab, “Yaitu orang yang jika engkau mendengarkannya, engkau lihat dirinya takut kepada Allah swt.” (HR. Muslim)
Saudaraku,
Jika kita mendapatkan seseorang yang takut kepada Allah, mintalah dirinya untuk membacakan ayat-ayat Al Qur’an untuk kita. Duduklah dihadapannya, konsentrasilah dan renungkah bacaannya. Sesungguhnya, mendengarkan Al Qur’an bisa menjadi saluran energi yang mencerahkan jiwa kita. Itulah salah satu bentuk rahmat Allah swt dari mendengarkan Al Qur’an. Sebagaimana firman-Nya,
“Apabila dibacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah agar kalian mendapat rahmat.” (QS. Al A’raf : 204)
Dengarkanlah bacaan Al Qur’an dari lisannya. Lalu rasakanlah bagaimana suasana jiwa kita setelah mendengarkannya.
Saudaraku,
Suatu saat, mungkin rongga-rongga hati kita terasa sesak oleh gelombang kehidupan. Barangkali, jiwa kita merasakan bosan pada gersangnya keadaan dan kita didera suasana yang memunculkan kesedihan. Maka, mulailah membuka jalan menuju kebahagiaan dengan kalamullah, Al-Qur’an.
Mari perhatikan potongan kata demi kata dalam munajat yang diucapkan Rasulullah saw, “….
Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang jadi milik-Mu yang Engkau namakan dengan diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau simpan dalam perbendaharaan ghaib di sisi Mu…”
Apa yang Rasulullah minta setelah menguraikan redaksi begitu detail dan dalam tentang kesempurnaan Allah melalui nama dan sifat-Nya yang mulia itu? Rasulullah mengatakan,
“… jadikanlah Al-Qur’an yang mulia kesuburan hatiku dan cahaya dadaku serta menjadi tempat melepaskan segala kesukaranku dan menhilangkan dukacitaku…”
Saudaraku,
Renungkanlah do’a itu. Lukiskanlah dalam benak hati kita, bagaimana Rasulullah saw memiliki perasaan yang amat kuat dengan Al-Qur’an terkait dengan kondisi jiwanya. Dalam do’a itu, Rasulullah meminta agar Al-Qur’an menjadi saluran kasih sayang Allah yang berwujud cahaya dalam jiwa, pelipur lar, pengusir kesedihan, dan penyembuh semua ketidaknyamanan yang bersarang dalam hati. Sangat indah sekali, ketika di akhir haditds riwayat Ahmad tersebut Rasul mengatakan,
“Tidaklah seorang hamba membaca do’a tersebut melainkan akan Allah hilangkan rasa sedihnya, dan akan menggantikannya dengan kegembiraan.”
Subhanallah… Alhamdulillah… atas segala rahmat dan kasih sayang Allah…
Saudaraku,
Al-Qur’an mampu memberi pengaruh besar dalam jiwa. Pernahkah kita mendengar bagaimana reaksi orang-orang kafir dahulu saat mendengar ayat-ayat Al-Qur’an? Seorang pemuka Quraisy bernama Abdul Walid pernah mendatangi Rasulullah saw untuk menentangnya. Setelah ia puas mencaci maki, Rasulullah saw balik bertanya, “Sudah selesaikah wahai Abdul Walid? Sekarang dengarkanlah dariku,” kata Rasulullah saw dilanjutkan dengan bacaan surat Fushilat ayat 1 hingga 13. Abdul Walid tiba-tiba meletakkan tangannya di mulut Rasulullah, tanda agar Rasulullah tidak menyempurnakan bacaannya. Ia lalu kembali ke kaumnya dengan kondisi yang berbeda dibandingkan saat ia pergi menemui Rasulullah. Dan ia menyatakan beriman kepada seruan Rasulullah saw.
Mereka begitu tersentuh dan terguncang jiwanya saat mendengar ayat-ayat Al-Qur’an. Mereka mengatakan Al-Qur’an seperti sihir yang menguasai hati dan jiwa bila didengarkan. Karena khawatir terpengaruh, di antara orang-orang kafir itu bahkan memerintahkan teman-temannya untuk memunculkan kegaduhan bila terdengar bacaan Al-Qur’an.
“Dan berkatalah orang-orang kafir, janganlah kalian mendengarkan AlQur’an dan munculkanlah hiruk pikuk (saat pembacaannya), supaya kamu dapat mengalahkan (mereka).” (QS. Fushilat: 12).
Seperti itulah sikap orang-orang kafir karena pengaruh yang dimunculkan oleh Al Qur’an dalam jiwa mereka.
Saudaraku,
Ternyata mendengarkan Al Qur’an begitu luar biasa pengaruhnya dalam jiwa. Mendengarkan pembacaan ayat-ayat Al Qur’an begitu merasuk kedalam hati. Kita menjadi lebih mengerti, mengapa Rasulullah saw pun suka bila dibacakan di hadapannya ayat-ayat Al Qur’an, meskipun ayat-ayat itu turun kepada dirinya. Seperti permintaannya kepada Ibnu Mas’ud agar dibacakan Al Qur’an, lalu Rasulullah berucap, “cukup…cukup…”, saat Ibnu Mas’ud rahimahullah sampai pada ayat 14 surat An Nisa. Dan mata Rasullah terlihat berlinang air mata.
Ibnu Bathal menguraikan penjelasannya dari hadits ini, seperti dikutip dalam Fath Al Bari, “Mungkin Rasulullah lebih suka diperdengarkan Al Qur’an dari orang lain, untuk lebih dapat dirasakan. Atau agar ia lebih dalam mentadabburi dan memahami isinya. Orang yang mendengarkan Al Qur’an biasanya lebih kuat tadabburnya. Jiwanya lebih serius mengikuti bacaan ketimbang orang yang membacanya, karena disibukkan dengan membaca dan hukum-hukum bacaan.”
Saudaraku,
Pengaruh mendengarkan bacaan Al Quran tidak hanya mempengaruhi jiwa dan hati manusia. Karena bacaan Al Qur’an juga sangat mempengaruhi jin. Perhatikan baik-baik apa yang disampaikan Al Qur’an tentang hal ini.
“Dan (ingatlah) ketika kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Qur’an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan (nya) lalu mereka berkata, ‘Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)’. Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan.” (QS. Al Ahqaf: 29)
Saudaraku,
semoga Al Qur’an menjadi cahaya dalam hati kita, Jika kita ingin mendapatkan ketenangan, dengarkanlah bacaan ayat-ayat Al Qur’an. Mintalah seorang saudara untuk membacakan ayat-ayat Al Qur’an. Rasul saw memberi nasehat pendek tentang siapa orang yang bisa memberi pengaruh pada jiwa saat ia membaca Al Qur’an. Suatu ketika ia ditanya,
“Siapakah manusia yang paling baik suaranya membaca Al Qur’an dan paling baik bacaannya?” Rasul menjawab, “Yaitu orang yang jika engkau mendengarkannya, engkau lihat dirinya takut kepada Allah swt.” (HR. Muslim)
Saudaraku,
Jika kita mendapatkan seseorang yang takut kepada Allah, mintalah dirinya untuk membacakan ayat-ayat Al Qur’an untuk kita. Duduklah dihadapannya, konsentrasilah dan renungkah bacaannya. Sesungguhnya, mendengarkan Al Qur’an bisa menjadi saluran energi yang mencerahkan jiwa kita. Itulah salah satu bentuk rahmat Allah swt dari mendengarkan Al Qur’an. Sebagaimana firman-Nya,
“Apabila dibacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah agar kalian mendapat rahmat.” (QS. Al A’raf : 204)
Dengarkanlah bacaan Al Qur’an dari lisannya. Lalu rasakanlah bagaimana suasana jiwa kita setelah mendengarkannya.
Hemat beda dengan pelit
Ketika orang melihat foto saya di beberapa negara, sebagian mereka langsung menuduh saya itu boros. Hehe, biar sajalah...
Toh, kebahagiaan saya tidak bergantung pada tuduhan dan penilaian mereka. Btw, saya jalan-jalan ke berbagai negara biasanya karena diundang. Hemat, alhamdulillah hehe.
Sebenarnya, ilmu keuangan mendasar yang saya yakini ialah BERHEMAT. Ini kayaknya gampang, akan tetapi betapa banyak orang yang gagal karena tidak mampu mengendalikan dirinya.
Kadang orang kaya pun bisa jatuh miskin karena gagal berhemat. Beneran. Si kaya saja bisa jatuh miskin, apalagi si miskin? Mau jatuh ke mana lagi? Hehe.
Sekali lagi, amat penting untuk berhemat. Anda sepakat? Di mana baiknya anda mengeluarkan uang secara cermat, hanya untuk sesuatu yang bermanfaat...
Simple-nya begini. Barang Rp10juta, kalau memang perlu, yah anda beli. Barang Rp1juta kalau nggak perlu, jangan anda beli. Intinya pada keperluan dan kebermanfaatan...
Fyi, ponsel saya itu Samsung yang rada lama dan low-end. Ponsel istri saya? iPhone yang rada lama dan rada gores. Kedua-duanya nggak mahal. Tapi bagi kami, saat ini, alhamdulillah itu sudah cukup alias memadai.
Kalaupun orang lain punya ponsel yang high-end, baru, dan mahal, yah biar saja. Mungkin memang itu kebutuhannya. Ngapain saya pusingin? Apalagi belinya nggak pakai uang saya, hehe.
Perlu ditegaskan di sini, hemat bukan berarti serba murah atau nggak boleh spending... Boleh. Sekali lagi, boleh... Semua tergantung tujuan... Sebagian orang gagal paham. Hemat dipikirnya harus serba murah atau nggak boleh spending...
Itu keliru. Saya pun pernah membeli barang yang rada mahal (setidaknya mahal menurut asumsi orang rata-rata) karena memang saya perlukan.
Lebih lanjut, boleh-boleh saja anda punya ini-itu, macam-macam... Hemat, sederhana, dan zuhud bukan berarti anda harus hidup pas-pasan...
Sudah menjadi rahasia umum, kebanyakan orang menganggap hemat dan sederhana itu identik dengan hidup pas-pasan. Padahal bukan begitu.
Akhirnya saya kembali berpesan, biasakan diri kita untuk berhemat. Pada apa saja. Kecuali untuk sedekah, ilmu, dan barang produktif. Silakan spending.
Misalnya, anda punya masalah. Ya sedekah! KUHP, Kasih Uang Habis Perkara, hehe. Kalau untuk hal-hal yang perlu dan bermanfaat, anda malah menahan uang anda, itu namanya bukan hemat. Tapi pelit!
Toh, kebahagiaan saya tidak bergantung pada tuduhan dan penilaian mereka. Btw, saya jalan-jalan ke berbagai negara biasanya karena diundang. Hemat, alhamdulillah hehe.
Sebenarnya, ilmu keuangan mendasar yang saya yakini ialah BERHEMAT. Ini kayaknya gampang, akan tetapi betapa banyak orang yang gagal karena tidak mampu mengendalikan dirinya.
Kadang orang kaya pun bisa jatuh miskin karena gagal berhemat. Beneran. Si kaya saja bisa jatuh miskin, apalagi si miskin? Mau jatuh ke mana lagi? Hehe.
Sekali lagi, amat penting untuk berhemat. Anda sepakat? Di mana baiknya anda mengeluarkan uang secara cermat, hanya untuk sesuatu yang bermanfaat...
Simple-nya begini. Barang Rp10juta, kalau memang perlu, yah anda beli. Barang Rp1juta kalau nggak perlu, jangan anda beli. Intinya pada keperluan dan kebermanfaatan...
Fyi, ponsel saya itu Samsung yang rada lama dan low-end. Ponsel istri saya? iPhone yang rada lama dan rada gores. Kedua-duanya nggak mahal. Tapi bagi kami, saat ini, alhamdulillah itu sudah cukup alias memadai.
Kalaupun orang lain punya ponsel yang high-end, baru, dan mahal, yah biar saja. Mungkin memang itu kebutuhannya. Ngapain saya pusingin? Apalagi belinya nggak pakai uang saya, hehe.
Perlu ditegaskan di sini, hemat bukan berarti serba murah atau nggak boleh spending... Boleh. Sekali lagi, boleh... Semua tergantung tujuan... Sebagian orang gagal paham. Hemat dipikirnya harus serba murah atau nggak boleh spending...
Itu keliru. Saya pun pernah membeli barang yang rada mahal (setidaknya mahal menurut asumsi orang rata-rata) karena memang saya perlukan.
Lebih lanjut, boleh-boleh saja anda punya ini-itu, macam-macam... Hemat, sederhana, dan zuhud bukan berarti anda harus hidup pas-pasan...
Sudah menjadi rahasia umum, kebanyakan orang menganggap hemat dan sederhana itu identik dengan hidup pas-pasan. Padahal bukan begitu.
Akhirnya saya kembali berpesan, biasakan diri kita untuk berhemat. Pada apa saja. Kecuali untuk sedekah, ilmu, dan barang produktif. Silakan spending.
Misalnya, anda punya masalah. Ya sedekah! KUHP, Kasih Uang Habis Perkara, hehe. Kalau untuk hal-hal yang perlu dan bermanfaat, anda malah menahan uang anda, itu namanya bukan hemat. Tapi pelit!
Langganan:
Postingan (Atom)